Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Komisi X DPR-RI Restui Naturalisasi Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 04 Desember 2023
Komisi X DPR-RI Restui Naturalisasi Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On

Jay Idzes bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi X DPR-RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, serta PSSI di Gedung Nusantara I, Senin (4/12).

Dalam raker tersebut, Komisi X menyetujui proses naturalisasi terhadap dua pemain keturunan, yakni Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On.

Baca Juga

Gayung Bersambut, Indonesia Siap Calonkan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2025 Bersama Singapura

"Komisi X DPR-RI memutuskan menyetujui rekomendasi kewarganegaraan Republik Indonesia atas nama saudara Jay Noah Idzes dan saudara Nathan Noel Romejo Tjoe-a-on dengan catatan bahwa penetapan kewarganegaraan RI ditetapkan oleh instansi yang berwenang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Wakil Ketua Komisi X DPR-RI Hetifah Sjaifudian.

Atas keputusan Komisi X ini, Menpora Dito Ariotedjo menyampaikan apresiasinya. Saat ini rapat dilanjutkan dengan Komisi III. Namun, agenda itu berlangsung tertutup.

Baca Juga

Semarang Ingin Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-16 atau U-19 2024

Jika Komisi III merestui, maka selanjutnya pembahasan dilanjutkan di sidang paripurna untuk disetujui. Rapat paripurna dijadwalkan berlangsung pada Selasa (5/12).

"Semoga (bisa untuk Piala Asia), makanya kami maraton dan semoga bisa mengejar," ujar Dito.

Sementara itu, kata Dito, untuk naturalisasi Ragnar Oratmangoen akan diproyeksikan untuk tahun 2024. Dengan demikian, proses pemberian kewarganegaraan ini hanya untuk Nathan dan Jay.

"Prosesnya (Ragnar) masih belum siap seperti dua atlet ini, jadi sementara baru Jay dan Nathan dan mungkin Ragnar kita proyeksi di tahun depan," tutur Dito. (Bolaskor)

Baca Juga

Singapura Ajak Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 atau U-17 Tahun 2025

#Komisi X DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Komisi X DPR akan Panggil Kemendiktisaintek, Minta Penjelasan Pendirian Universitas Republik Indonesia
Pembahasan mengenai URI belum pernah dilakukan bersama DPR.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Komisi X DPR akan Panggil Kemendiktisaintek, Minta Penjelasan Pendirian Universitas Republik Indonesia
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Jelaskan Rencana Pembentukan Universitas Republik Indonesia, Belum Pernah di Rapatkan
Komisi X akan meminta penjelasan langsung kepada pemerintah dalam rapat kerja bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi setelah DPR memasuki masa sidang berikutnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Juli 2026
DPR Desak Pemerintah Jelaskan Rencana Pembentukan Universitas Republik Indonesia, Belum Pernah di Rapatkan
Indonesia
Banyak Warga tak Mampu Sulit Kuliah, DPR Minta Evaluasi Total Parameter Penentu Desil Penerima KIP
Negara tidak boleh menyerahkan nasib anak-anak dari keluarga miskin hanya kepada perhitungan algoritma yang berpotensi mengabaikan realitas di lapangan.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Banyak Warga tak Mampu Sulit Kuliah, DPR Minta Evaluasi Total Parameter Penentu Desil Penerima KIP
Indonesia
Komisi X DPR Ingatkan MPLS 2026 Harus Bebas Perploncoan dan Perundungan
Anggota Komisi X DPR RI Dedi Wahidi meminta pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 bebas dari perploncoan, kekerasan, dan perundungan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Komisi X DPR Ingatkan MPLS 2026 Harus Bebas Perploncoan dan Perundungan
Indonesia
Siswa SMP Tewas Diduga Jadi Korban Bullying di Lumajang, DPR Minta Evaluasi Total Sekolah
DPR menyoroti kasus tewasnya siswa SMP di Lumajang yang menjadi korban bullying. Tragedi ini menjadi alarm pendidikan.
Soffi Amira - Jumat, 03 Juli 2026
Siswa SMP Tewas Diduga Jadi Korban Bullying di Lumajang, DPR Minta Evaluasi Total Sekolah
Indonesia
DPR Dukung Tambahan Anggaran Perpusnas Rp 357,77 Miliar, Literasi Dinilai Investasi Masa Depan Bangsa
Anggota Komisi X DPR RI dukung usulan tambahan anggaran Perpusnas Rp 357,77 miliar untuk perkuat layanan perpustakaan hingga pemerataan literasi daerah 3T.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
DPR Dukung Tambahan Anggaran Perpusnas Rp 357,77 Miliar, Literasi Dinilai Investasi Masa Depan Bangsa
Indonesia
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Ingatkan Pemerintah Soal Program Peningkatan Kualitas Guru
Dukung kenaikan tunjangan guru non-ASN dan ASN, DPR mengingatkan pemerintah agar peningkatan kualitas guru dan mutu pendidikan tetap menjadi prioritas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Juni 2026
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Ingatkan Pemerintah Soal Program Peningkatan Kualitas Guru
Indonesia
Daripada Wajibkan Belajar Bahasa Prancis, DPR Minta Prabowo Fokus Benahi Persoalan Pendidikan Tanah Air
Kebijakan tersebut masih perlu dikaji termasuk kajian terhadap perangkat guru yang akan mengajar.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Daripada Wajibkan Belajar Bahasa Prancis, DPR Minta Prabowo Fokus Benahi Persoalan Pendidikan Tanah Air
Indonesia
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Wakil Ketua Komisi X DPR RI mendukung program 150 ribu beasiswa D4 dan S1 untuk guru. DPR juga mengusulkan penambahan kuota serta penyederhanaan proses seleksi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Indonesia
Respons Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis Masuk Sekolah, DPR Minta Penjelasan ke Kemendikdasmen
Komisi X DPR meminta Kemendikdasmen menjelaskan kesiapan implementasi hingga roadmap implementasi instruksi sekolah Indonesia ajarkan Bahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Respons Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis Masuk Sekolah, DPR Minta Penjelasan ke Kemendikdasmen
Bagikan