MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Komisi I DPR RI Oleh Soleh mengecam keras tindakan tentara Israel yang memasang spanduk bertuliskan 'Rising Lion' di Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina. Oleh menilai tindakan tersebut sebagai bentuk provokasi yang tidak dapat dibenarkan, sekaligus mencederai nilai-nilai kemanusiaan.
Ia menegaskan penggunaan fasilitas kesehatan untuk kepentingan propaganda militer merupakan tindakan yang sangat tidak pantas.
“Ini merupakan tindakan provokatif yang sangat disayangkan. Tentara Israel telah menggunakan Rumah Sakit Indonesia sebagai alat propaganda mereka yang jahat,” ujar Oleh dalam keterangannya, Jumat (24/4).
Ia menekankan rumah sakit merupakan tempat pelayanan kemanusiaan yang harus dijaga netralitas dan keamanannya, bukan dijadikan alat kepentingan militer atau simbol kekuatan. Lebih lanjut, Oleh meminta pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah tegas dengan mendesak Israel agar segera menghentikan segala bentuk propaganda di fasilitas kesehatan tersebut.
“Pemerintah Indonesia harus mendesak Israel untuk menghentikan tindakan ini. Rumah sakit merupakan tempat untuk menyelamatkan nyawa, bukan untuk kepentingan propaganda militer,” tegasnya.
Baca juga:
Kemlu RI Kecam Israel Pasang Spanduk di Reruntuhan RS Indonesia Gaza
Oleh juga menilai tindakan tersebut merupakan bentuk pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional, yang secara jelas melindungi fasilitas medis dalam situasi konflik bersenjata. Ia mendorong Indonesia untuk aktif menggalang dukungan dari komunitas internasional agar bersama-sama mengutuk tindakan Israel tersebut. Tidak boleh ada pembiaran terhadap pelanggaran hukum internasional, apalagi yang menyasar fasilitas kemanusiaan.
Oleh menegaskan Israel tidak boleh menggunakan Rumah Sakit Indonesia di Gaza untuk kepentingan apa pun yang bertentangan dengan prinsip kemanusiaan. “Rumah Sakit Indonesia merupakan simbol solidaritas kemanusiaan. Israel tidak boleh menggunakannya untuk misi jahat mereka dalam bentuk apa pun,” pungkasnya.
Sebelumnya, gambar spanduk baru tersebut mulai beredar di saluran Telegram Israel sejak Senin (20/4) lalu. Gambar itu disertai narasi Batalyon 9208 Brigade Negev sedang bersiap untuk Hari Peringatan dan Hari Kemerdekaan di Rumah Sakit Indonesia, Jabalia.(Pon)
Baca juga:
Prabowo Temui Putin, DPR RI Sebut Momentum Indonesia Ikut Andil Hentikan Konflik Iran Vs AS-Israel