Kolaborasi Virgin Galactic dan Rolls-Royce Hasilkan Pesawat Komersial Supersonik

Leonard Leonard - Kamis, 06 Agustus 2020
Kolaborasi Virgin Galactic dan Rolls-Royce Hasilkan Pesawat Komersial Supersonik

Mengajak Rolls-Royce untuk merancang dan mengembangkan bagian mesin. (Foto: somagnews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

VIRGIN Galactic telah memilih konsep untuk sebuah jet komersial terbarunya. Dengan kemampuan terbang tiga kali kecepatan suara, pesawat bersayap delta telah melewati Mission Concept Review (MCR).

Virgin Galactic juga menandatangani MOU yang tidak mengikat dengan Rolls-Royce untuk merancang dan mengembangkan mesin penggerak.

Baca juga:

Sukses, SpaceX Membawa Pulang Dua Astronautnya Kembali ke Bumi

Sejak Anglo-France Concorde pensiun pada tahun tahun 2003, penerbangan komersial supersonik mengalami mati suri selama 17 tahun dan terus bertambah.

Saat ini, ada sejumlah inisiatif pihak swasta dan pemerintah untuk mengembangkan generasi supersonik penumpang dan pesawat angkut berikutnya. Termasuk Virgin Galactic yang saat ini dapat dimasukkan ke dalam daftar.

1
Mampu membawa penumpang 9 hingga 19 orang. (Foto: flipboard)

MCR dikerjakan Virgin Galactic bersama Pusat Federal Aviation Administration (FAA) untuk Konsep dan Inovasi Baru dan NASA. Mereka telah menetapkan ruang lingkup desain pesawat yang diusulkan dan menguraikan kerangka untuk sertifikasi.

Pada dasarnya, pesawat Mach 3 akan membawa sembilan hingga 19 penumpang dan mampu beroperasi pada ketinggian di atas 60.000 kaki (18.000 meter).

Bagian interior pesawat dapat dikonfigurasi untuk disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, seperti penganturan berbagai tempat duduk Bisnis dan Kelas Satu. Pesawat ini juga akan menggunakan bakar bahan bakar, teknologi, dan teknik yang sustainable.

Menurut Virgin Galactic, penyelesaian MCR berarti bahwa sekarang konsep dapat diteruskan ke tahap desain selanjutnya. Tahap desain akan melibatkan mendefinisikan arsitektur dan konfigurasi sistem tertentu, serta memilih bahan untuk konstruksi pesawat.

Baca juga:

Super Kencang, Jet Supersonik Terbaru Akan Diluncurkan

2
menggunakan bakar bahan bakar canggih yang sustainable. (Foto: deezen)

Selain dapat menerbangkan rute penerbangan jarak jauh dan menyediakan layanan lainnya, laman Science Alert mengatakan konsep baru ini akan melakukan pendaratan dan lepas landas. Seperti pesawat subsonik konvensional dan dapat beroperasi dengan bandara saat ini di wilayah udara internasional.

"Kami senang dapat bekerja sama dengan tim inovatif di Rolls-Royce dan kami juga senang dapat bekerja sama dengan FAA untuk memastikan desain kami dapat membuat dampak praktis dari awal," ungkap George Whitesides, Chief Space Officer, Virgin Galactic. (lgi)

Baca juga:

Sensasi Terbang ala Astronaut dalam Penerbangan tanpa Gravitasi

#Pesawat
Bagikan
Ditulis Oleh

Leonard

Berita Terkait

Indonesia
Bandara Kertajati Jadi Pusat Perawatan Pesawat Hercules di Asia, Kemenhub Siapkan Lahan
Menhub juga membuka peluang hadirnya fasilitas MRO yang melibatkan Lockheed Martin maupun pihak lain di kawasan Kertajati.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Bandara Kertajati Jadi Pusat Perawatan Pesawat Hercules di Asia, Kemenhub Siapkan Lahan
Indonesia
AHY Sebut Tidak Mudah Putuskan Kenaikan Batas Atas Harga Tiket Pesawat Jelang Libur Panjang Sekolah
Konflik dan ketegangan dunia berdampak langsung terhadap kenaikan harga energi global yang kemudian mempengaruhi biaya operasional sektor transportasi udara dan layanan penerbangan nasiona
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
AHY Sebut Tidak Mudah Putuskan Kenaikan Batas Atas Harga Tiket Pesawat Jelang Libur Panjang Sekolah
Indonesia
Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Kemenhub Segera Berlakukan Fuel Surcharge hingga 50 Persen
Harga tiket pesawat berpotensi naik akibat melonjaknya avtur. Maskapai penerbangan pun diperbolehkan mengenakan biaya tambahan hingga 50 persen.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Kemenhub Segera Berlakukan Fuel Surcharge hingga 50 Persen
Indonesia
Indonesia Diyakini Bakal Layani 690 Juta Penumpang Pesawat di 2045
Indonesia menurut IATA diproyeksikan menjadi pasar penerbangan terbesar keempat di dunia pada tahu2030.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Indonesia Diyakini Bakal Layani 690 Juta Penumpang Pesawat di 2045
Indonesia
Izin Overflight AS di Indonesia Disorot, Jadi Ancaman bagi Kedaulatan dan Netralitas
Amerika Serikat kabarnya berencana melintasi wilayah udara Indonesia. Namun, hal itu dikecam oleh pengamat kebijakan publik.
Soffi Amira - Selasa, 28 April 2026
Izin Overflight AS di Indonesia Disorot, Jadi Ancaman bagi Kedaulatan dan Netralitas
Indonesia
Turunkan Harga Tiket Pesawat, Pemerintah Tanggung PPN Selama 60 Hari
Melalui kebijakan tersebut, PPN atas tarif dasar dan fuel surcharge ditanggung oleh pemerintah, sehingga beban harga tiket yang dibayar masyarakat dapat ditekan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Turunkan Harga Tiket Pesawat, Pemerintah Tanggung PPN Selama 60 Hari
Indonesia
Pemerintah Tanggung PPN Selama 60 Hari, Tiket Pesawat Ekonomi Lebih Murah
Pemerintah menanggung PPN tiket pesawat ekonomi selama 60 hari. Harga tiket pun menjadi lebih murah di tengah lonjakan harga avtur.
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
Pemerintah Tanggung PPN Selama 60 Hari, Tiket Pesawat Ekonomi Lebih Murah
Indonesia
Kemhan Pastikan Tak Ada Izin Bebas Pesawat AS Melintas di Langit Indonesia
Kemenhan menegaskan isu izin lintas udara pesawat AS tidak termasuk dalam kesepakatan MDCP. Pemerintah prioritaskan kedaulatan negara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Kemhan Pastikan Tak Ada Izin Bebas Pesawat AS Melintas di Langit Indonesia
Indonesia
Harga Avtur Naik, Pemerintah Nolkan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat
Pemerintah nolkan bea masuk suku cadang pesawat untuk tekan biaya maskapai akibat kenaikan harga avtur. Tiket pesawat dijaga tetap terjangkau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
Harga Avtur Naik, Pemerintah Nolkan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat
Indonesia
Alasan Harga Tiket Pesawat Naik, Fuel Surcharge Jadi 38 Persen
kebijakan penyesuaian tarif tiket pesawat merupakan langkah yang terukur dan tidak dapat dihindari, seiring dengan tekanan global yang semakin meningkat terhadap industri penerbangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Alasan Harga Tiket Pesawat Naik, Fuel Surcharge Jadi 38 Persen
Bagikan