Kolaborasi Olah 13 Ton Sampah Makanan Kedaluarsa
Sampah bekas makanan harus serius diatasi. (Foto: Unsplash/Jasmin Sessler)
BANK DBS Indonesia, Blibli, dan Magalarva berkolaborasi melalui program More Sustainability Actions, Less Waste. Aksi ini diluncurkan seiring dengan semangat untuk mendukung Indonesia yang berkelanjutan.
Program itu merupakan bagian dari gerakan #MakanTanpaSisa yang telah dijalankan oleh Bank DBS Indonesia sejak 2020, dan kali ini dengan mengolah makanan kedaluwarsa agar tidak berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) guna menciptakan lingkungan yang berkelanjutan.
Dalam kolaborasi itu, Magalarva mengumpulkan makanan kedaluwarsa yang berada di gudang Blibli untuk diolah menjadi pakan ternak. Bank DBS Indonesia berperan sebagai fasilitator yang menghubungkan Blibli dengan Magalarva sebagai wirausaha sosial mitra dari DBS Foundation.
Kerja sama ini dihadiri oleh Head of Group Marketing Strategic & Communications, PT Bank DBS Indonesia Mona Monika, Senior Vice President Operations – Logistic & Warehouse, Blibli Bayu Sudjono, dan Founder & CEO, Magalarva Rendria Labde.
Baca juga:
Budayakan Membersihkan Sampah Sendiri Setelah Nonton Bioskop
Data dari Waste4Change di 2021 menunjukkan angka kapasitas penampungan di seluruh TPA di Indonesia hampir penuh. Hal ini dipicu oleh masyarakat Indonesia yang membuang sampah makanan setidaknya sebesar 23-48 juta ton per tahun.
DKI Jakarta menjadi wilayah dengan tingkat pembuangan sampah tertinggi di Indonesia, yaitu sebesar 455,3 juta m3/tahun dan menyumbang hampir 28% dari total seluruh sampah di provinsi Indonesia.
Head of Group Marketing Strategic & Communications, PT Bank DBS Indonesia Mona Monika mengungkapkan, “Bank DBS Indonesia terus berupaya menciptakan dampak jangka panjang demi keberlanjutan lingkungan. Sejalan dengan pilar keberlanjutan kami, yaitu Impact Beyond Banking, Bank DBS Indonesia berkomitmen untuk menjalankan bisnis dengan agenda keberlanjutan melalui kolaborasi bersama para pelaku industri dan organisasi pegiat lingkungan yang memiliki visi serupa."
"Kami percaya setiap pihak memainkan peran yang sama pentingnya dan memiliki visi serta misi yang serupa untuk bersama-sama mengurangi sampah makanan yang berdampak buruk bagi pemanasan global. Bekerja sama dengan mitra-mitra strategis memberikan kami harapan bahwa kami berada di jalur yang tepat untuk mengurangi dampak emisi karbon demi menuju Indonesia yang lebih berkelanjutan,” lanjutnya.
Baca juga:
Ekonomi Sirkular sebagai Solusi Banjir Sampah Plastik di Indonesia
Melalui kolaborasi itu, Blibli menyerahkan makanan berlebih yang sudah kedaluwarsa berupa bahan pangan (groceries) termasuk makanan dalam kemasan seperti biskuit, sereal, mie instan, tepung bumbu, saos, kental manis, teh, kopi, susu bubuk, susu cair, dan bahan olahan dan lainnya.
Bahan pangan yang telah kedaluwarsa ini akan diangkut secara berkala oleh Magalarva dari tiga gudang Blibli yang berlokasi di Bogor, Tangerang, dan Bekasi untuk kemudian diolah menjadi pakan ternak ikan dan udang.
Tidak hanya menyelamatkan sekitar 13 ton sampah makanan, kolaborasi ini dapat menghasilkan pakan ternak sebesar 5 ton yang akan diserap oleh para pembudidaya ikan dan udang di Indonesia. (waf)
Baca juga:
5 Tips Mudah Mengelola Sampah Rumah Tangga
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
TPA Raksasa Longsor di Filipina, 1 Tewas dan 38 Hilang
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
TPS Rusunawa PIK 2 Ditutup untuk RTH, Penghuni Buang Sampah Harus ke Rawa Terate
Status Darurat Sampah di Kota Tangerang Selatan Diperpanjang
Pembangunan PSEL Masuk Proyek Hilirisasi Strategis Pemerintah, Investasi Capai Rp 600 Triliun
DLH DKI Turunkan Truk Destroyer dan Ribuan Petugas Demi Jakarta Bersih Sebelum Matahari Terbit
Pemkot Tangerang Selatan Tetapkan Darurat Sampah, Menumpuk di Jalan
Jatah MBG untuk Anak Tetap Ada Saat Libur, Boleh Diambil Bapak atau Emak Lho
Pengemudi Truk Sampah Meninggal Akibat Kelelahan, Pemprov DKI Evaluasi Jam Kerja
Pemprov DKI Ajak Warga Dukung Pengoperasian RDF Rorotan untuk Kurangi Beban TPST Bantargebang