Musik

Kolaborasi Dua Entitas Musik Berbeda The Panturas dan Lorjhu Dalam 'Collabonation X'

Febrian AdiFebrian Adi - Jumat, 15 Desember 2023
Kolaborasi Dua Entitas Musik Berbeda The Panturas dan Lorjhu Dalam 'Collabonation X'

Collabonation X kolaborasi lintas genre. (Foto: Merahputih.com/Febrian Adi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERLATAR belakang sebuah pantai dengan pasir putih dan laut nan biru, suara alunan dari instrumen tradisional asal Madura Serunen terdengar begitu merdu. Terlihat juga tiga siluet pemuda membawa instrumen gitar, bass dan stik drum berjalan di pantai tersebut.

Beberapa saat kemudian, suara Seronen itu berganti ke distorsi efek gitar yang dimainkan oleh pria bernama Badrus Zeman dari Lorjhu serta mengalun irama musiknya berjudul Can Macanan. Dengan musik rock nan agresif, Lorjhu membawakan lagu itu dengan begitu khusyuk.

Selesai lagu Can Macanan dimainkan, giliran para personel dari The Panturas membawakan lagu berjudul Tipu Daya. Alunan musik surf-rock menjadi ciri khas dari band asal Jatinangor tersebut.

Baca juga:

Narasi Petualang Segar dari Lorjhu' di Album 'Parenduan'

View this post on Instagram

A post shared by IM3 (@indosatim3)

Video istimewa dari kedua band lintas genre tersebut merupakan buah hasil Collabonation X dari IM3. Para musisi bereksperimen dan menghasilkan karya dengan format berbeda, sehingga memberikan pengalaman baru bagi kolaborator dan audiens.

"Ketika baru ingin memulai proyek ini, Saya dan Yogi (Kreatif dari Collabonation) berpikir kayaknya seru kalau kita masukin unsur tradisional dari kesenian dari Lorjhu disatukan dengan The Panturas," ujar Iga Massardi dari Barasuara setelah tayangan video tersebut berakhir, dalam konferensi pers di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (15/12).

Melalui pertunjukan dengan tema “Irama Pesisir”, Collabonation X Vol. 3 mengkolaborasikan The Panturas, Lorjhu', Iga Massardi, dan Putra Sriwijaya.

Setiap volume Collabonation X membawa ciri khas yang berbeda, dan itu pun terlihat di Collabonation X Vol. 3 ini yang menghadirkan kolaborasi antara grup musik folk rock asal Madura Lorjhu’ dengan The Panturas memiliki karakter musik rock selancar kontemporer.

"Sinergi antar kultur lokalnya cukup menarik, dan kami percaya muatan lokalnya justru menjadi lebih umum dan membaur satu sama lain," lanjut Badrus mewakili Lorjhu.

Dalam “Irama Pesisir”, audiens dapat melihat dan menikmati para kolaborator membawakan empat lagu, yaitu Can Macanan dan Abhantal Ombak milik Lorjhu serta Tipu Daya dan Tafsir Mistik karya The Panturas, dengan berlatarkan pesisir pantai Anyer dan ditambah sentuhan Saronen, alat musik tradisional asal Madura dibawakan oleh Putra Sriwijaya.

Tak hanya itu, “Irama Pesisir” juga menampilkan berbagai kesenian tradisional seperti tarian Can Macanan yang merupakan sejenis tarian barongsai dari Madura, serta tarian Hadrah yang merupakan tarian gabungan dari budaya Islam yang berasal dari Jawa Timur.

Baca juga:

Solidaritas Musisi Indonesia untuk Gaza, Mulai dari Merchandise hingga Konser Amal

Collaboation X hadirkan The Panturas dan Lorjhu. (Foto: Merahputih.com/Febrian Adi)

Kolaborasi mereka adalah kulminasi dua titik yang sekilas berseberangan, namun nyatanya bergaris lurus secara musikal. Memadupadankan dua aliran musik yang sangat berbeda tentunya merupakan sebuah proses kolaborasi yang unik.

"Collabonation X ini menggabungkan berbagai seniman dan mencari jalan tengah tanpa mengubah ciri khas masing-masing. Saya akan senang banget kalau proyek ini bersama Lorjhu' dijadikan tur," tambah drummer The Panturas Bagus Patria.

Karya yang dihasilkan dari kombinasi musik tradisional Madura dan musik folk rock serta surf rock dengan ciri khasnya masing-masing pasti memberikan kejutan baru bagi penikmat musik lintas generasi.

Collabonation X Vol. 3 bertujuan untuk membawa audiens ke level baru dalam menikmati karya yang eksperimental dan eksploratif ini.

Saksikan hasil karya audio visual Collabonation X Vol 3 yang akan ditayangkan perdana secara online di YouTube IM3 tanggal 15 Desember 2023 jam 20.00 WIB. (far)

Baca juga:

Penuh Aksi dan Darah, The Panturas Rilis Video Musik 'Jim Lambrados'

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Macklemore Bela Diri, Tegaskan Seruan ‘Free Palestine’ bukan Serangan ke Orang Yahudi
Ia menyampaikan pesan tersebut ketika memperkenalkan lagu protes Hind's Hall, yang dirilis pada 2024, dan mengkritik operasi militer Israel di Gaza.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 Macklemore Bela Diri, Tegaskan Seruan ‘Free Palestine’ bukan Serangan ke Orang Yahudi
ShowBiz
Pemilik Gillette Stadium Setuju Donasi, Drama Konser Ed Sheeran Berakhir dengan Bantuan Kemanusiaan
Sheeran memintanya menyumbangkan USD 2 juta untuk bantuan kemanusiaan di kawasan tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 Pemilik Gillette Stadium Setuju Donasi, Drama Konser Ed Sheeran Berakhir dengan Bantuan Kemanusiaan
ShowBiz
Whisnu Santika dan Tiara Andini Merayakan Kesunyian dalam 'Sumpah Percuma'
Lagu ini mengangkat cerita tentang seseorang yang akhirnya berhasil meraih banyak hal yang selama ini ia perjuangkan.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Whisnu Santika dan Tiara Andini Merayakan Kesunyian dalam 'Sumpah Percuma'
ShowBiz
The Sounds Project Vol. 9, Ketika Festival Musik Menjadi Ruang Bertemu dan Mencipta Memori
The Sounds Project Vol. 9 di Ancol menghadirkan lebih dari 120 musisi di tujuh panggung, kolaborasi, nostalgia, serta program pengelolaan sampah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
The Sounds Project Vol. 9, Ketika Festival Musik Menjadi Ruang Bertemu dan Mencipta Memori
ShowBiz
Falling In Reverse Satukan Corey Taylor dan Serj Tankian lewat 'Joseph'
Di balik kemegahan kolaborasinya, Joseph membawa keresahan tentang perang, kematian, kekerasan, agama, serta siklus kehancuran yang terus berulang.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Falling In Reverse Satukan Corey Taylor dan Serj Tankian lewat 'Joseph'
ShowBiz
Usai Tur Black Parade, Gerard Way Bicara soal Musik Baru My Chemical Romance
Gerard Way mengungkap My Chemical Romance masih ingin membuat rekaman baru. Ia belum tahu kapan musik baru tersebut akan terwujud.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Usai Tur Black Parade, Gerard Way Bicara soal Musik Baru My Chemical Romance
ShowBiz
Mark Lee Rilis Lagu tentang Persahabatan dan Kesetiaan 'My Friend', Simak Liriknya yang Menyentuh
Mark Lee memperkenalkan karya solo terbaru 'My Friend', lagu yang mengangkat kisah tentang persahabatan, kesetiaan, dukungan, dan kehadiran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Mark Lee Rilis Lagu tentang Persahabatan dan Kesetiaan 'My Friend', Simak Liriknya yang Menyentuh
ShowBiz
Jisoo Rilis 'CLICK', Kisah di Balik Lagu tentang Dua Orang yang Saling Menemukan
Jisoo merilis single terbaru 'CLICK' secara global di bawah Warner Records. Lagu romantic pop ini mengisahkan pertemuan dua orang berbeda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Jisoo Rilis 'CLICK', Kisah di Balik Lagu tentang Dua Orang yang Saling Menemukan
ShowBiz
AAA 2026 Digelar Dua Hari di Taiwan, Deretan Bintang Asia Siap Ramaikan Panggung
AAA 2026 digelar 5-6 Desember di Stadion Nasional Kaohsiung, Taiwan. Simak daftar pengisi acara dari dunia musik dan akting Asia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
AAA 2026 Digelar Dua Hari di Taiwan, Deretan Bintang Asia Siap Ramaikan Panggung
ShowBiz
Polemik Kangen Band, Andika Mahesa Singgung Legalitas dan Kepemilikan Nama
Menurutnya, karena Kangen Band dibangun melalui perjalanan bersama, status kepemilikan nama juga sebaiknya disepakati dan memiliki kejelasan secara hukum.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Polemik Kangen Band, Andika Mahesa Singgung Legalitas dan Kepemilikan Nama
Bagikan