Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Kolaborasi Apik Swedish House Mafia dan The Weeknd di ‘Moth To A Flame’

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 28 Oktober 2021
Kolaborasi Apik Swedish House Mafia dan The Weeknd di ‘Moth To A Flame’

Swedish House Mafia berkolaborasi dengan The Weeknd. (Foto: Instagram/@theweeknd)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KABAR angin berhembus tentang kolaborasi The Weeknd dengan Swedish House Mafia sejak pertengahan Agustus 2021. Hal tersebut akhirnya terjawab lewat lagu teranyar berjudul Moth To A Flame.

Kolaborasi ini pertama diperkenalkan oleh The Weeknd pada awal September 2021. Melalui akun Instagram-nya, musisi bernama lengkap Abel Makkonen Tesfaye itu, mengunggah cuplikan video disertai tag ke Swedish House Mafia.

Baca juga:

Jack White Kembali dengan Single ‘Taking Me Back’

Sebelumnya pada acara radio Apple Music 1, Memento Mori. The Weekend secara blak-blakan mengungkapkan tentang musisi yang menginspirasi albumnya yang akan datang.

Musisi yang pernah mendapat lima Grammy Awards itu dengan jelas menyebutkan nama Swedish House Mafia. Adapun beberapa musisi lainnya yang menginspirasinya mulai dari Britney Spears, Nas, Kid Cudi, hingga Kanye West.

Akhirnya pada 22 Oktober 2021 lagu Moth To A Flame resmi dirilis, bersamaan dengan video musiknya. Dalam video berdurasi 4.13 menit tersebut, terihat gambaran The Weeknd mengenankan kacamata hitam dan beanie dihujani cahaya berwarna biru gelap.

Single tersebut merupakan karya ketiga dari Swedish House Mafia di 2021, ketiganya dirilis setelah mereka hiatus selama sembilan tahun lamanya. Dua lagu lainnya, yaitu It Gets Better dan Lifeline (feat. Ty Dolla $ign dan 070 Shake) yang rilis dua bulan sebelumnya.

Seluruh lagu tersebut masuk dalam album kelima Swedish House Mafia. Album dengan tajuk Paradise Forever diperkirakan akan rilis pada April 2022.

Baca juga:

‘Big Subwoofer’ Debut Perdana Supergrup Mt. Westmore

View this post on Instagram

A post shared by @swedishhousemafia

Bukan hanya sekadar merilis lagu, Swedish House Mafia juga mengumumkan tur dunia sejak 2019. Dengan 44 kota besar yang sudah ditetapkan, mulai berjalan ke Amerika Serikat, Inggris, dan Eropa antara Juli hingga November 2022.

Pembelian tiket tur Paradise Forever sudah mulai dijual pada 29 Oktober 2021, dan akan tersedia melalui lama resmi dari Swedish House Mafia. Para penggemar juga bias mengakses pre-slae ekslusif dengan melalukan pre-order CD Edisi Tur Khusus Paradise Forever.

Sementara di sisi lain, The Weeknd sudah mengungkapkan tentang abum studio kelimanya yang secara resmi belum diberi judul. Namun, ia beberapa kali terlihat mengucakan kata Dawn. Penggemar berspekulasi nama itu akan menjadi tajuk untuk album terbarunya. (far)

Baca juga:

Ada Mata Kuliah tentang Drake dan The Weeknd di Universitas Ini

#Musik #The Weeknd
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan