Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

‘Big Subwoofer’ Debut Perdana Supergrup Mt. Westmore

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Oktober 2021
‘Big Subwoofer’ Debut Perdana Supergrup Mt. Westmore

Mount Westmore rilis materi perdana. (Foto: Instagram/@mountwestmore)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEJAK mengumumkan namanya pada akhir 2020, materi awal supergrup Mt. Westmore yang terdiri dari Snoop Dogg, Ice Cube, E-40 dan Too $hort sangat ditunggu oleh para penggemarnya.

Hal itu pun terjawab pada 19 Oktober 2021 melalui akun resmi Instagram dari Mt. Westmore. Debut single berjudul Big Subwoofer akan tiba pada 20 Oktober 2021. Pengumuman tanggal rilis tersebut bersamaan dengan sedikit cuplikan video resmi bertema angkasa luar dari single tersebut.

Baca juga:

Snoop Dogg, Ice Cube, E-40, dan Too Short Bentuk Mt. Westmore

Pada video berdurasi 3.52 menit terlihat dedengkot asal West Coast menaiki pesawat angkasa luar, yang sepertinya terinspirasi dari beberapa film fiksi, seperti Star Trek maupun Star Wars.

Bagian menarik dalam video tersebut di antaranya ketika Snoop Dogg berpakaian layaknya ksatria, lengkap dengan armor, selendang biru di bagian leher, dan tak lupa kacamata hitam khasnya.

Peluncuran single Big Subwoofer sekaligus menandakan proyek terbaru dari Snoop Dogg bernama The Algorithm. Proyek ini akan menampilkan sejumlah artis dari masa lalu, kini, dan masa depan melalui label Def Jam.

Rapper yang baru saja merayakan ulang tahun ke-50 pada 20 Oktober 2021, akan memiliki album pertama untuk Def Jam Recordings, mengingat Snoop Dogg telah ditunjuk sebagai konsultan kreatif eksekutif dari label tersebut pada Juni 2021.

“Ada begitu banyak bakat dalam rekaman ini, begitu banyak gaya musik, itu akan mematahkan algoritme,” ungkap Snoop Dogg dalam siaran resmi yang dilansir NME, Kamis (21/10).

Baca juga:

Nas Siap Rilis Sekuel Album ‘King’s Disease’

View this post on Instagram

A post shared by snoopdogg (@snoopdogg)

Lebih lanjut Snoop Dogg menuturkan, “saat ini, algoritme memberi tahu kami, bahwa kamu harus melakukan rap dengan cara ini, kamu harus terdengar seperti ini, tetapi mereka tidak memberi tahu kamu bagaimana rasanya. Algoritme dariku akan memberi perasaan itu, bukan sekadar suara.”

Pada awal Oktober 2021, nama Snoop Dogg juga diumumkan sebagai penampil untuk Super Bowl Halftime Show di 2022, bersanding dengan nama-nama rapper besar mulai dari Dr. Dre, Kendrick Lamar, Eminem, dan Mary J. Blige.

Bila digabungkan, kelima musisi tersebut memiliki 43 penghargaan Grammy dan telah menciptakan 22 album No. Billboard. Gelaran Super Bowl Halftime Show 2022 sekaligus menandai kali pertama lima musisi pemenang multi-award akan tampil bersama di satu panggung. (far)

Baca juga:

Sederet Nama Besar Hip-Hop Siap Menggebrak Super Bowl Halftime Show 2022

#Rapper #Musik #Hip-Hop
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - 2 jam, 46 menit lalu
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Bagikan