Kuliner

Kohlrabi, si Lobak yang Bisa Gantikan Mi

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 06 Maret 2022
Kohlrabi, si Lobak yang Bisa Gantikan Mi

Mi kohlrabi ini kemungkinan akan segera menjadi alternatif mi vegetarian favorit. (Veggies Made Easy)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JIKA kamu belum mencoba kohlrabi, segeralah menambahkannya ke daftar belanja. Kohlrabi yang juga dikenal sebagai lobak Jerman dengan nama latin Brassica oleracea (Gongylodes Group) ini biasanya berwarna ungu, putih, atau hijau pucat.

Meskipun kohlrabi menyerupai lobak, sayuran itu sebenarnya bagian dari keluarga kubis, brokoli, dan kembang kol. Kohlrabi merupakan sayuran yang sangat serbaguna, salah satu yang mudah dimasak, dapat ditambahkan ke banyak hidangan, serta kaya rasa dan nutrisi.

BACA JUGA:
Riset: Makanan Pedas Bisa Bantu Atasi Kanker

Mirip dengan lobak dan bit Swiss, kohlrabi biasanya hadir dengan batang hijau panjang yang lezat saat ditumis dengan sedikit minyak zaitun, garam, bawang putih, dan lemon. Bagian itu juga dapat ditambahkan ke pasta dan sup untuk nutrisi tambahan.

Bagian bulat kohlrabi juga dapat digunakan dalam hidangan, juga dapat dibakar, dipanggang, ditumis, atau bahkan dimakan mentah. Kerenyahannya sempurna untuk salad jenis apa pun.

kohlrabi
Kohlrabi menyerupai lobak, tapi sayuran itu sebenarnya bagian dari keluarga kubis. (freepik/Dragana_Gordic)

Salah satu cara paling populer untuk menikmati kohlrabi sekarang ialah dalam bentuk mi. Mi kohlrabi ini mungkin akan segera menjadi alternatif favorit untuk mi vegetarian.

Banyak toko memiliki mi kohlrabi yang sudah dikemas sebelumnya. Namun, jika kamu tidak dapat menemukannya di supermarket, mi ini mudah dibuat di rumah. Jika kohlrabi masih memiliki batang yang menempel, cukup potong, dan masak, atau masukkan ke dalam kantong plastik dan simpan di lemari es untuk digunakan selanjutnya.

Setelah itu, kupas kohlrabi dan gunakan spiralizer untuk mendapatkan alternatif mi yang sempurna. Tidak seperti mi nabati lain, kohlrabi memiliki rasa yang hangat, sehingga tidak menjadi lembek saat dimasak, rasanya halus, dan hanya sedikit manis.

Manfaat nutrisi mi kohlrabi

kohlrabi
Kupas kohlrabi dan gunakan spiralizer untuk mendapatkan alternatif mi yang sempurna. (itsavegworldafterall.com)


Kohlrabi menjadi sumber vitamin, mineral, dan antioksidan yang sangat baik. Nutrisi tersebut penting untuk sistem kekebalan tubuh yang sehat. Makan kohlrabi secara teratur juga dapat membantumu menjaga kesehatan usus, karena sayuran kaya akan serat dan membantu pencernaan.

Kulit kohlrabi ungu sarat dengan antosianin, yaitu sejenis flavonoid yang memberi warna merah, ungu, atau biru pada makanan nabati. Menurut sebuah studi tahun 2016, asupan antosianin yang tinggi dapat dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah, terutama pada pria. Penelitian tambahan menunjukkan anthocyanin juga dapat meningkatkan fungsi otak.

Itulah beberapa dari banyak alasan mengapa kamu sebaiknya mengganti pasta biasa dengan mi kohlrabi.

Selain itu, ada banyak cara untuk memasak dengan mi kohlrabi. Buat semangkuk besar "ramen" dengan kaldu serai, baby bok choy, dan daun bawang, atau siapkan saus cepat untuk dioleskan ke beberapa mi kohlrabi menggunakan tomat ceri, basil, terong, dan bawang putih yang melepuh.

Aturan praktis yang baik adalah memasak mi kohlrabi dengan cara yang sama seperti kamu menyiapkan mi zucchini, hanya perlu dimasak selama dua hingga empat menit. Kamu juga jangan membiarkannya terlalu panas, karena akan menjadi terlalu lunak.

Sama seperti banyak sayuran, kohlrabi akan tetap segar di lemari es selama sekitar satu minggu. Jika kamu tidak berencana untuk memakannya segera, potong saja batangnya dan simpan dalam kantong plastik yang tertutup rapat. Jika masih dalam bentuk bulat, disimpan juga dalam kantong plastik, atau wadah tertutup rapat. Mi dan potongan kohlrabi juga akan bertahan di lemari es selama sekitar tujuh hari.(aru)

#Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kuliner
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Ini merupakan kreasi spesial dengan rasa hotteok brown sugar pancake yang dibuat bersama BTS dan didedikasikan khusus bagi para penggemarnya di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Kuliner
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
PRJ 2026 menghadirkan ragam kuliner Nusantara, mulai dari Kerak Telor, Ayam Betutu, Mie Aceh, hingga Soto Banjar dalam satu lokasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
Kuliner
BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Sejak pertama kali diperkenalkan di Bali, BINTANG Arak Jeruk & Madu telah menarik perhatian konsumen.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
 BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Fun
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Jakarta Fair Kemayoran 2026 tak hanya menawarkan promo belanja, tetapi juga sederet kuliner viral yang ramai diburu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Fun
Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Tahun ini, Rumah Indofood hadir di Jakarta Fair dengan tema Semua Ada di Rumah Indofood.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
  Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Dunia
Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Langkah ini menjadi contoh terbaru bagaimana barang kebutuhan sehari-hari terdampak setelah Iran secara efektif menutup Selat Hormuz.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
  Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Bagikan