Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi Desak KPK Pecat Direktur Penyidikan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 30 Agustus 2017
Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi Desak KPK Pecat Direktur Penyidikan

Direktur Penyidikan KPK Brigjen Pol Aris Budiman mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) dengan Pansus Hak Angket KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi mengecam sikap Direktur Penyidikan KPK Brigadir Jenderal Aris Budiman‎ yang menghadiri RDPU dengan Pansus Hak Angket DPR, meski tak mendapat izin dari para pimpinan lembaga antirasuah itu.

‎Pasalnya, ‎selain memberikan klarifikasi terhadap dugaan pertemuannya dengan beberapa anggota DPR terkait kasus e-KTP, keterangan Aris juga mendiskreditkan Novel Baswedan serta Wadah Pegawai KPK.

"Wadah Pegawai dituduh pernah mengancam Aris Budiman, padahal yang dilakukan oleh mereka adalah protes yang merupakan hal biasa dalam sebuah organisasi atau lembaga," kata perwakilan Masyarakat Sipil Antikorupsi Alghiffari Aqsa melalui siaran persnya, Rabu (30/8).

‎Alghiffari menuturkan, sebagai Ketua Wadah Pegawai, Novel Baswedan memang pernah mengirim email yang keras menolak ditambahnya penyidik dari unsur kepolisian. Hal itu lantaran dia meragukan integritas penyidik dari kepolisian.

"Namun, hal tersebut seharusnya menjadi urusan internal KPK, bukan pansus. Terlebih concern Novel dan Wadah Pegawai sangat beralasan‎," katanya.

Alghiffari menyebut Aris juga diduga pernah menghalangi penetapan Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP. Saat itu, Aris menyatakan keberatan terhadap hasil gelar perkara yang sudah menetapkan Setnov sebagai tersangka.

"Jadi, tidak sekali ini saja dia bertindak bertentangan dengan kerja pemberantasan korupsi. Sehingga wajar, dia mendapatkan protes ataupun kecaman," tandasnya.

Menurutnya, jika melihat perjalanan Pansus Angket terhadap KPK, maka semakin jelas bahwa kepolisian secara aktif mendukung Angket terhadap KPK.

‎"Hadirnya Aris Budiman tidak mungkin terjadi jika tidak terdapat desakan dari orang di institusi asalnya," kata dia.

Sedangkan menurut perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi lainnya Muhammad Isnur menyoroti keterangan Aris Budiman yang menyatakan tidak mungkin dia mengkhianati kepolisian.

"Juli lalu, Tempo melakukan investigasi dan menemukan dugaan bahwa salah satu jenderal dari kepolisian bertugas memimpin salah satu Pos Angket untuk memperlancar angket. Jenderal tersebut adalah Brigjen Antam Novambar," tandasnya.

"Orang yang sama pada tahun 2015 mengancam Direktur Penyidikan KPK Endang Tarsa, untuk bersaksi meringankan Komjen Budi Gunawan," sambungnya.

‎Berdasarkan hal tersebut, Kelompok Masyarakat Sipil Antikorupsi yang terdiri dari LBH Jakarta, ICW, dan YLBHI mendesak KPK memecat Aris Budiman dan mengembalikannya ke institusi kepolisian.

"‎Serta meminta kepolisian memberikan sanksi kepada Aris Budiman yang tidak mengikuti aturan dalam penugasan di KPK," kata Isnur.

Selain itu, pihaknya juga meminta KPK mengevaluasi kembali penyidik Polri di KPK dan segera melakukan perekrutan penyidik sendiri.

Terakhir, pihaknya meminta ‎Presiden Joko Widodo mengevaluasi kepolisian yang diduga mendukung pansus untuk melemahkan KPK.

"Serta meminta DPR menghentikan Pansus Angket KPK yang penuh dengan kebohongan dan melemahkan KPK," tandasnya. (Pon)

Baca berita terkait Pansus Hak Angket lainnya di: Hadiri Pansus DPR, Direktur Penyidikan KPK Langgar Tiga Aturan Ini

#Pansus KPK #KPK #DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KPK OTT Bupati Klaten, Ruangan Bupati, Wakil dan Sekda Disegel
Ada sejumlah 20 orang yang diamankan KPK di wilayah Klaten dan Jakarta. Para pihak yang diamankan di Klaten diperiksa di Mapolresta Klaten
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 40 menit lalu
KPK OTT Bupati Klaten, Ruangan Bupati, Wakil dan Sekda Disegel
Berita Foto
KPK Pamerkan Barang Bukti OTT Bupati Klaten, Gentong Biru Berisi Uang Rp1,2 Miliar
Petugas menunjukkan barang bukti OTT korupsi dugaan suap Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK Pamerkan Barang Bukti OTT Bupati Klaten, Gentong Biru Berisi Uang Rp1,2 Miliar
Berita Foto
KPK Pamerkan Barbuk Rp5,47 Miliar Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB
Petugas menunjukkan barang bukti hasil OTT terkait dugaan korupsi dana siap pakai BNPB di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK Pamerkan Barbuk Rp5,47 Miliar Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB
Berita Foto
KPK Resmi Tetapkan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Tersangka Dugaan Suap
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (209) berjalan menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jum'at (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK Resmi Tetapkan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Tersangka Dugaan Suap
Berita Foto
Momen Bupati Klaten Terjaring OTT Tiba di Gedung KPK Jakarta
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyotiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
Momen Bupati Klaten Terjaring OTT Tiba di Gedung KPK Jakarta
Indonesia
Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Yulindha Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Jalan
Pemkab menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan ditangani KPK.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Yulindha Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Jalan
Indonesia
Nusron Wahid Mangkir Panggilan Kedua, KPK Kaji Strategi Jemput Paksa
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dua kali mangkir dari panggilan KPK kasus korupsi pertanahan. KPK buka peluang jemput paksa dan telah sita Rp 106,3 Miliar!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Nusron Wahid Mangkir Panggilan Kedua, KPK Kaji Strategi Jemput Paksa
Indonesia
Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Terjaring OTT KPK, dari Reporter TV hingga Jadi Tersangka Suap
Dikenal sebagai salah satu tokoh politik muda di Jawa Tengah.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Terjaring OTT KPK, dari Reporter TV hingga Jadi Tersangka Suap
Indonesia
Bupati Klaten Tiba di Jakarta, Penyidik KPK Bawa Tong Diduga Berisi Duit Suap
Jumlahnya sampai saat ini mencapai Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Klaten Tiba di Jakarta, Penyidik KPK Bawa Tong Diduga Berisi Duit Suap
Indonesia
Dilema Wabup Lindha Benny, Baru 3 Hari Gantikan Mendiang Suami 'Diuji' OTT Klaten
Wabup Klaten Lindha Benny diuji OTT Bupati Hamenang Wajar Ismoyo hanya 3 hari usai dilantik gantikan mendiang suami. Simak rekap berita selengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Dilema Wabup Lindha Benny, Baru 3 Hari Gantikan Mendiang Suami 'Diuji' OTT Klaten
Bagikan