Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Koalisi Anak: Jangan sampai Hilang Satu Generasi karena COVID-19

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 02 Desember 2020
Koalisi Anak: Jangan sampai Hilang Satu Generasi karena COVID-19

Pandemi mengancam satu generasi anak-anak. (Foto: Pixabay/Carina Chen)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAK pelak pandemi COVID-19 berdampak luas di berbagai negara, seperti kemiskinan yang meningkat. Pandemi juga sangat mempengaruhi berbagai layanan umum seperti kesehatan, pendidikan, perlindungan terhadap anak dan orang muda.

Anak-anak menjadi salah satu yang paling rentan terdampak dalam situasi ini. Pemerintah di seluruh dunia mengerahkan dana hingga triliunan rupiah untuk menyelamatkan perekonomian. Namun risiko kehilangan satu generasi anak-anak juga sangat tinggi, jika biaya ini tidak menjangkau anak-anak, terutama kalangan yang terpinggirkan.

Baca Juga:

Protokol Kesehatan Anak-Anak Sesuai Imbauan Ikatan Dokter Anak Indonesia

anak
Koalisi Anak menyuarakan, jangan sampai hilang satu generasi karena COVID-19 (Foto: Unsplash/Mi Pham)

Dari keterangan resmi yang didapatkan Merah Putih, isu ini menjadi perhatian bersama Indonesia Joining Forces (IJF). Enam organisasi kemanusiaan yang secara khusus berfokus pada hak anak, ChildFund International di Indonesia, Yayasan Plan International Indonesia, SOS Children’s Villages Indonesia, Save the Children di Indonesia, Terre des hommes Jerman melalui organisasi afiliasinya di Indonesia yakni Yayasan PKPA,
dan Wahana Visi Indonesia bergabung dalam Indonesia Joining Force to End Violence Against
Children (IJF to EVAC).

Koalisi Joining Forces bersama badan anak dari PBB dan Unicef, kembali mengingatkan para pemimpin dunia di United Nations General Assembly Special Session (UN-GA SS), atau sesi khusus dalam Sidang Umum PBB pada tanggal 2-3 Desember 2020, untuk memprioritaskan pemenuhan hak anak dan memberikan perlindungan anak yang berisiko mengalami kemunduran akibat pandemi COVID-19.

Hasil penelitian organisasi yang tergabung dalam IJF, menemukan adanya risiko-risiko akibat COVID-19. Antara lain, fasilitas kesehatan ditutup atau kewalahan. Ini membuat berbagai akses semakin sulit, anak-anak tidak dapat belajar, anak menjadi korban kekerasan emosional dan fisik. Kemudian eksploitasi ekonomi dan seksual terhadap anak, perkawinan dini anak, kekerasan melalui daring, penelantaran anak seperti terpisahnya anak dari orang tua, pengasuh, atau keluarga. Termasuk mengalami isolasi atau perubahan pola hidup yang dapat memengaruhi kesehatan mental.

Baca Juga:

Alasan Anak Jadi Pemalu Selama Kelas Online

anak
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyebutkan tiga hal yang berdampak pada anak (Foto: Unsplash/Mat Reding)

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyebutkan tiga hal yang berdampak pada anak. Yakni terinfeksi COVID-19, dampak sosio-ekonomi dari berbagai langkah penghentian wabah, dan mundurnya implementasi dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals 2030. Secara spesifik, Guterres menekankan adanya potensi makin terpuruknya anak-anak di jurang menuju kemiskinan.

Selama pandemi ini terjadi kemiskinan parah (extreme poverty) meningkat dari 84 juta menjadi 132 juta, dari jumlah itu setengahnya anak-anak. Lalu terjadinya krisis pendidikan yang kian memburuk seperti proses belajar, dimana setidaknya ada 188 negara terpaksa menutup sekolah dan mempengaruhi 1,5 miliar anak di 188 negara. Belum lagi ancaman keberlangsungan hidup dan kesehatan anak, serta keselamatan anak yang semakin terancam (368,6 juta anak di 143 negara harus mencari sumber gizi harian di tempat lain, dimana biasanya mereka peroleh dari sekolah).

Baca Juga:

Kata-kata yang Bisa Membuat Orangtua Kehilangan Respek dari Anak

anak
IJF menyerukan agar pemerintah lebih tegas dalam memenuhi berbagai kebutuhan anak (Foto: Unsplash/Sigmund)



“Menghadapi ancaman potensi kehilangan satu generasi tentu harus dilakukan bersama-sama dan di saat bersamaan juga berusaha keras untuk mencegah segala bentuk kekerasan terhadap anak. Baik itu kekerasan dalam rumah tangga, penelantaran anak, penyiksaan, eksploitasi seksual secara daring dan luring, dan perundungan di dunia maya,” ungkap Ketua koalisi IJF to EVAC di Indonesia, Selina Patta Sumbung.

“Sesi Khusus dalam Sidang Umum PBB ini, menjadi peluang untuk kembali mengingatkan komitmen dari Sekjen PBB. Agar semua pemerintahan dunia bekerja keras untuk memenuhi hak-hak anak yang terancam akibat pandemi COVID-19 ini,” tambah Selina.

Indonesia Joining Force to End Violence Against Children (IJF to EVAC) juga menyerukan kepada Pemerintah Indonesia untuk menegaskan kembali posisinya sebagai negara pathfinder dalam UN-GA SS tersebut, dengan menyatakan komitmennya untuk upaya pemenuhan hak anak dalam kebijakan penanganan COVID-19 dan perlindungan terhadap anak-anak Indonesia. Baik dari dari segala bentuk kekerasan baik selama belajar dari rumah maupun tatap muka di sekolah. Hal ini juga termasuk memastikan ketersediaan vaksin yang aman dan memadai bagi anak-anak dan proses kegiatan belajar-mengajar yang mengutamakan kepentingan terbaik untuk anak. (Kna)

Baca Juga:

Cara Tingkatkan Imun Anak selama Pandemi

#Kesehatan #Anak #Anak-anak #COVID-19 #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Lifestyle
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Ramalan shio besok, 7 Juli, mengulas prediksi karier, asmara, dan keuangan untuk 12 shio. Simak lima shio yang diprediksi perlu lebih waspada dalam mengelola keuangan
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Indonesia
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Pemerintah tidak bisa lagi menggunakan pendekatan seragam yang menyamakan wilayah perkotaan dengan daerah terpencil dalam urusan pelayanan kesehatan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Indonesia
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Masyarakat perlu memahami gejala Flu Singapura agar dapat melakukan penanganan lebih dini apabila menemukan tanda-tanda penyakit tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Lifestyle
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Ramalan shio besok 19 Juni 2026: prediksi asmara, karier, keuangan, hingga 5 shio paling beruntung dengan peluang rezeki dan keberuntungan besar.
ImanK - Kamis, 18 Juni 2026
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Lifestyle
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Ramalan shio besok 16 Juni 2026 lengkap. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan 12 shio serta 5 shio paling beruntung hari ini.
ImanK - Senin, 15 Juni 2026
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Diabetes melitus merupakan penyakit menahun yang diderita seumur hidup.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Lifestyle
Ramalan Shio Besok 14 Juni 2026: Asmara, Karier, Keuangan, Kesehatan, Siapa yang Paling Beruntung?
Ramalan shio besok Minggu, 14 Juni 2026 lengkap untuk 12 shio. Simak peruntungan asmara, karier, keuangan, kesehatan serta 5 shio paling beruntung yang diprediksi banjir hoki
ImanK - Sabtu, 13 Juni 2026
Ramalan Shio Besok 14 Juni 2026: Asmara, Karier, Keuangan, Kesehatan, Siapa yang Paling Beruntung?
Bagikan