KNKT Bongkar Bahaya Tersembunyi Truk Sound Horeg, Instalasi Asal-asalan Hingga 'Jumper' Kabel Sembarangan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 29 Juli 2025
KNKT Bongkar Bahaya Tersembunyi Truk Sound Horeg, Instalasi Asal-asalan Hingga 'Jumper' Kabel Sembarangan

Ilustrasi - Rombongan karnaval di Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggunakan sound horeg di jalan raya beberapa waktu lalu. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyoroti tantangan besar dalam menertibkan truk sound horeg yang sering menimbulkan bahaya di jalan.

Penyelidik Senior KNKT, Ahmad Wildan, menjelaskan bahwa kesulitan utama muncul saat menghadapi truk-truk ini yang dimiliki secara perorangan, berbeda dengan truk perusahaan yang lebih mudah dijangkau melalui manajemen.

"Sosialisasi tentang bahaya ini sulit dilakukan pada truk-truk milik individu. Jika sasarannya perusahaan, itu mudah, kami bisa mulai dari manajemen dan selesai," ujar Wildan, Senin (29/7).

Baca juga:

Fadli Zon Ingatkan Pentingnya Musyawarah dan Keseimbangan Menyikapi Fenomena Sound Horeg

Saat ini, KNKT sedang mencari solusi dan pendekatan yang tepat untuk masalah ini. Pendekatan terhadap perusahaan, seperti yang dilakukan pada penanganan truk ODOL (Over Dimension Over Load), dinilai lebih efektif karena mendapat dukungan manajemen dalam pengawasan.

Sebaliknya, pendekatan melalui asosiasi terkait dirasa kurang efektif karena asosiasi tidak punya kendali ketat.

Salah satu bahaya terbesar dari truk sound horeg adalah proses instalasi perangkat audio yang tidak standar. Banyak pemilik truk perorangan tidak memahami standar otomotif yang benar. Instalasi yang asal-asalan, penggunaan material tidak sesuai, dan "jumper" kabel sembarangan dapat menyebabkan korsleting listrik dan kebakaran truk.

Baca juga:

Pemda Diminta Turun Tangan Atasi Polemik Sound Horeg

Hal ini juga berpotensi merusak sistem kelistrikan kendaraan, mengganggu fungsi komponen penting, dan mengubah distribusi berat kendaraan secara tidak proporsional, yang berdampak pada stabilitas dan pengendalian truk.

Banyak truk sound horeg juga tidak melewati inspeksi atau sertifikasi keselamatan karena instalasinya yang tidak standar, sehingga rentan mengalami kecelakaan.

"Hal yang paling berbahaya adalah proses instalasinya. Mereka tidak memahami otomotif standar, menggunakan material yang tidak standar, instalasinya juga tidak standar. Sumber listriknya juga jumper sembarangan," jelas Wildan.

#KNKT #Sound Horeg #Supir Truk
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KAI Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Bekasi Timur, Minta Tunggu Hasil Investigasi KNKT
KAI buka suara soal insiden kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur. KAI meminta publik menunggu hasil investigasi KNKT.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
KAI Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Bekasi Timur, Minta Tunggu Hasil Investigasi KNKT
Indonesia
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki BBM di Muratara, DPR Minta Investigasi Total
Tragedi bus ALS vs truk tangki BBM di Muratara menewaskan 16 orang. DPR pun meminta KNKT untuk segera melakukan investigasi total.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki BBM di Muratara, DPR Minta Investigasi Total
Indonesia
DPR Minta Publik tak Berspekulasi soal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Tunggu Hasil KNKT
Komisi V DPR meminta publik tidak berspekulasi soal kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Penyebab kecelakaan harus menunggu investigasi KNKT.
Soffi Amira - Kamis, 30 April 2026
DPR Minta Publik tak Berspekulasi soal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Tunggu Hasil KNKT
Indonesia
KNKT Tes Simulasi Sinyal Kereta Tabrakan Maut Bekasi
Tes simulasi persinyalan KNKT dilakukan untuk memahami kemungkinan penyebab teknis, khususnya terkait fungsi dan respons sistem persinyalan saat kejadian.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
KNKT Tes Simulasi Sinyal Kereta Tabrakan Maut Bekasi
Indonesia
Kecelakaan KRL vs Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, DPR Desak KNKT Segera Investigasi
Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur diduga bermula dari insiden di perlintasan JPL 85. DPR mendesak KNKT segera melakukan investigasi menyeluruh.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
Kecelakaan KRL vs Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, DPR Desak KNKT Segera Investigasi
Indonesia
Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi Timur, DPR Desak KNKT Segera Turun Tangan
Komisi V DPR mendesak KNKT mengusut tuntas kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Pemerintah juga diminta bertanggung jawab terhadap korban.
Soffi Amira - Selasa, 28 April 2026
Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi Timur, DPR Desak KNKT Segera Turun Tangan
Indonesia
Fenomena Sopir Tronton Bawah Umur di Parung Panjang Picu Kritik Tajam Adian Napitupulu
Selain masalah pengawasan, instrumen hukum berupa Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Barat tentang jam operasional truk juga tidak luput dari kritik
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Januari 2026
Fenomena Sopir Tronton Bawah Umur di Parung Panjang Picu Kritik Tajam Adian Napitupulu
Indonesia
Black Box Pesawat ATR 42-500, Segera Diserahkan ke KNKT Buat Dianalisis
Black box yang ditemukan terdiri dari Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Black Box Pesawat ATR 42-500, Segera Diserahkan ke KNKT Buat Dianalisis
Indonesia
Inspeksi Jalur Kereta Api di Pulau Jawa Jelang Nataru 2026, KAI dan KNKT Temukan Sejumlah Titik Rawan Longsor
PT KAI melakukan inspeksi jalur 2-4 Desember 2025 di lintas utara dan selatan Jawa. Memastikan kesiapan prasarana, sarana, dan layanan jelang Nataru 2025–2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Desember 2025
Inspeksi Jalur Kereta Api di Pulau Jawa Jelang Nataru 2026, KAI dan KNKT Temukan Sejumlah Titik Rawan Longsor
Berita Foto
Aksi Unjuk Rasa Sopir Tolak Penghentian Operasional Truk Tambang di Cigudeg Bogor
Massa yang terdiri dari sopir truk tambang dan keluarga mereka serta sejumlah anggota Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB) melakukan aksi unjuk rasa dengan membakar ban bekas di Kawasan Cigudeg, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/9/2025).
Didik Setiawan - Senin, 29 September 2025
Aksi Unjuk Rasa Sopir Tolak Penghentian Operasional Truk Tambang di Cigudeg Bogor
Bagikan