Klinik Sirka Hadir di BSD, Siap Tangani Pasien dengan Gangguan Metabolik Secara Holistik
Pembukaan Klinik Sirka. (Foto: Klinik Sirka)
MerahPutih.com - Klinik Sirka resmi dibuka di BSD yang memiliki fokus pada layanan untuk mengatasi pasien gangguan metabolik. Klinik ini menawarkan layanan holistik untuk pencegahan dan perawatan gangguan metabolik, seperti diabetes, obesitas, dan penyakit kardiovaskular.
CEO Klinik Sirka Rifanditto Adhikara menjelaskan bahwa lebih dari 60 persen pasien pasien Sirka memiliki gangguan metabolik. Hal ini menandakan bahwa gangguan metabolik merupakan salah satu masalah kesehatan nan harus diwaspadai.
“Dari data Sirka setelah melayani lebih dari 25.000 pasien hingga 2024, kami menemukan lebih dari 60 persen pelanggan kami, memiliki gangguan metabolik," ujarnya, dalam pembukaan Klinik Sirka di BSD, Tangerang Selatan, Kamis (16/1).
Menurut Rifanditto, Klinik ini menyediakan layanan konsultasi tatap muka, home care, dan pendampingan sehari-hari melalui aplikasi. Dengan begitu, pasien sindrom metabolik dapat mengatasi permasalahan kesehatan mereka dengan tuntas dan maksimal.
Baca juga:
Klinik Sirka juga memiliki tim medis yang lengkap. Dokter spesialis, nutrisionis, dan apoteker siap membantu pasien untuk menemukan solusi dari masalah kesehatan mereka.
Klinik Sirka juga menawarkan program personalisasi untuk menangani gangguan metabolik. Layanan ini mencakup pengaturan pola makan, aktivitas fisik, dan perubahan perilaku.
dr. Levina Avissa, Medical Director Klinik Sirka, menekankan pentingnya pencegahan dan perawatan dini untuk menghindari komplikasi dari gangguan metabolik. Maka dari itu, Klinik Sirka berkomitmen memberikan edukasi dan solusi medis inovatif untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.
“Pendekatan ini memastikan bahwa setiap klien mendapatkan solusi terbaik sesuai kondisi dan kebutuhan unik mereka. Orang yang punya masalah terkait berat badan, kesehatan saluran cerna, penyakit kronis seperti hipertensi, hiperkolesterolemia, diabetes, dll,” kata dr. Levina yang juga hadir pada kesempatan tersebut. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya