Klaim Status Pasien Positif COVID-19, RS Prima Husada Malang Terkesan Plin-plan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 23 Juli 2020
Klaim Status Pasien Positif COVID-19, RS Prima Husada Malang Terkesan Plin-plan

Ilham Nurali Fadilah, keluarga pasien diduga Covid-19 di Rumah Sakit Proma Husada. (Foto: MP/Andika Eldon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Terkait pasien COVID-19 di Malang, pihak Rumah Sakit Prima Husada terkesan plin-plan menetapkan status salah satu pasiennya yang terpapar virus corona.

Bagaimana tidak? Antara diagnosa pihak direktur rumah sakit dan diagnosa dari perawat berbeda. Bahkan saat dikonfirmasi oleh awak media, direktur rumah sakit tersebut mengaku tidak ada pasien COVID-19 di rumah sakitnya.

Baca Juga:

Jakarta Rajai Penambahan Kasus COVID-19 Nyaris 400 Pasien

Kronologinya, Kumaiyah (53), warga Jalan Biruasri, RT 10 RW 03, Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari awalnya divonis terjangkit corona oleh salah satu perawat rumah sakit tersebut hingga diisolasi.

Perlakuan tersebut menjadi pertanyaan keluarga pasien.

Pihak keluarga Ilham Nurali Fadilah mengatakan, pasien sebelumnya memiliki riwayat penyakit jantung dan asma sudah lama. Sehubungan penyakit yang dideritanya kambuh, akhirnya pihak keluarga membawa pasien ke RS Prima Husada di Jalan Banjararum Selatan No 3-7, Singosari, Senin (20/07) lalu.

"Pasien ini budhe saya, dia tinggal di rumah saya. Kemarin itu sakitnya kambuh dan kakinya bengkak, akhirnya kita bawa ke Prima Husada dan opname di sana. Namun saat saya mau menjenguk, perawatnya bilang pasien tidak bisa dijenguk karena di ruang isolasi, saya kaget kok budhe saya diisolasi, dasarnya apa?" katanya kepada merahputih.com, Rabu malam (22/07).

Ilham menambahkan, pasien diisolasi sebab pihak RS menduga pasien terpapar COVID-19. Hal itu diketahui saat pihaknya diminta untuk menandatangani surat pernyataan informasi pasien terkait COVID-19 oleh pihak RS Prima Husada pada Selasa (21/07) malam.

"Saya ditelpon oleh pihak rumah sakit untuk datang ke sana menandatangani surat pernyataan. Setelah sampai di sana, saya disodori lembaran surat pernyataan informasi pasien terkait COVID-19. Saya disuruh tandatangan di situ. Saya tidak mau tandatangan karena saya merasa janggal," ungkapnya.

 Ilustrasi pasien Covid-19 sedang dirawat. (Foto: MP/Andika Eldon)
Ilustrasi pasien COVID-19 sedang dirawat. (Foto: MP/Andika Eldon)

Atas kejanggalan tersebut, lantas Ilham berupaya menanyakan langsung kepada pihak RS Prima Husada mengenai dasar diisolasinya pasien.

"Saya menanyakan langsung kepada perawatnya, kenapa budhe saya diisolasi. Perawatnya mengatakan sudah dilakukan screening dan rapid test kepada pasien, namun mengenai test swab katanya belum dilakukan," jelasnya.

Lebih janggalnya lagi, lanjut Ilham, saat ia menemui Direktur RS Prima Husada, pada Rabu(22/07). Usai mendapat pernyataan dari perawat bahwa belum dilakukan swab terhadap pasien, justru direktur RS mengatakan sudah dilakukan test swab. Informasi yang simpang siur ini otomatis membuat Ilham semakin tak percaya kepada pihak rumah sakit.

"Tadi saya menemui seseorang yang mengaku direktur rumah sakit, di ruang direktur, namanya dr Rousdy, namun keterangannya ada yang berbeda dengan keterangan perawat tadi malam. Perawat mengatakan belum dilakukan test swab, tapi direkturnya mengatakan sudah dua kali, kemarin dan sekarang, ini kan aneh," tuturnya.

Baca Juga:

Pasien Sembuh Tembus 10 Ribu, Zona Merah COVID-19 di Jatim Tinggal 3 Kota

Sementara itu, Direktur RS Prima Husada Ahmad Rousdy Noor saat dikonfirmasi melalui telepon mengaku, di RS Prima Husada tidak pernah menerima pasien yang diduga terpapar COVID-19.

"Gak ada, gak ada yang diduga COVID-19, gak ada konfirmasi apa-apa, gak ada pasien yang diisolasi, sampean dapat informasi dari mana?" tandasnya saat dihubungi.

Sebagai informasi, RS Prima Husada pernah diistirahatkan pelayanannya pada Jumat (12/06) lalu, sebab ditengarai menjadi salah satu tempat penularan COVID-19 di Kabupaten Malang, khususnya di Malang utara. (Andika Eldon/Jawa Timur)

Baca Juga:

Gunakan Arak Bali Tangani Pasien Positif COVID-19, Gubernur Wayan: Efektif Sekali

#Malang #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Ungkap Pemicu Gempa M 5,2 di Malang
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini memiliki parameter pemutakhiran magnitudo M 5,0 dengan pusat gempa berkedalaman 39 km.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
BMKG Ungkap Pemicu Gempa M 5,2 di Malang
Indonesia
Gempa M 5,2 Guncang Malang Pagi Ini, GetaranTerasa Sampai Bali
BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami, masyarakat diimbau tetap tenang dan berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Gempa M 5,2 Guncang Malang Pagi Ini, GetaranTerasa Sampai Bali
Indonesia
Gempa Malang Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Jawa Timur, Apakah Berpotensi Tsunami?
Gempa Malang hari ini dengan magnitudo 5.2 mengguncang wilayah Jawa Timur bagian selatan. Cek info resmi BMKG soal potensi tsunami dan daftar daerah terdampak guncangan!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Gempa Malang Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Jawa Timur, Apakah Berpotensi Tsunami?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kota Malang Resmi Tolak MBG
Narasi itu merujuk pada peristiwa yang terjadi hampir tiga bulan sebelumnya, yakni aksi demonstrasi mahasiswa di Kota Malang pada Senin (15/6).
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kota Malang Resmi Tolak MBG
Indonesia
Malang Raya Dilanda Fenomena Bediding, Bahaya Ternak Bisa Stres Sampai Mati!
Fenomena Bediding dapat memicu embun es di dataran tinggi, sekaligus terjadinya perubahan suhu secara ekstrem.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Malang Raya Dilanda Fenomena Bediding, Bahaya Ternak Bisa Stres Sampai Mati!
Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Subianto Resmikan SMA Taruna Nusantara di Malang
Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Januari 2026
Momen Presiden Prabowo Subianto Resmikan SMA Taruna Nusantara di Malang
Indonesia
Akses Wisata Bromo dari Malang Longsor, Hanya Bisa Dilewati Roda 2
Tanah longsor menutup Jalan Raya Gubugklakah, jalur utama menuju kawasan wisata Gunung Bromo dari arah Malang.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Akses Wisata Bromo dari Malang Longsor, Hanya Bisa Dilewati Roda 2
Indonesia
Kota Malang Banjir di 39 Titik, BPBD Sebut Pemicu Curah Hujan Tinggi dan Perubahan Iklim
Informasi nasional menyebut curah hujan memang naik sampai 40 persen karena perubahan iklim.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Desember 2025
Kota Malang Banjir di 39 Titik, BPBD Sebut Pemicu Curah Hujan Tinggi dan Perubahan Iklim
Indonesia
Kota Malang Terendam Banjir, BPBD Terpaksa Matikan Pasokan Listrik
Akses utama Kota Malam yang sempat tergenang banjir Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Bunga Coklat, Jalan Kalpataru, Jalan Kedawung, Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Ahmad Yani, Jalan Ciliwung, dan Jalan Sunandar Priyo Sudarmo.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Desember 2025
Kota Malang Terendam Banjir, BPBD Terpaksa Matikan Pasokan Listrik
Indonesia
Sikat Semeru Bongkar 44 Kasus, Sita Puluhan Samurai, Pedang, Hingga Arit
100 barang bukti turut disita, di antaranya 12 kendaraan roda dua, pisau, samurai, pedang, dan arit
Wisnu Cipto - Selasa, 11 November 2025
Sikat Semeru Bongkar 44 Kasus, Sita Puluhan Samurai,  Pedang, Hingga Arit
Bagikan