Fashion

Kisah Jane Birkin Menginspirasi Tas Ikonis Hermes

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 11 Juli 2025
 Kisah Jane Birkin Menginspirasi Tas Ikonis Hermes

Aktris dan penyanyi Jane Birkin.(foto: instagram/janebirkinoff)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — JANE Birkin duduk dalam sebuah penerbangan pada 1984. Ia tampak repot dengan barang bawaannya. Beberapa barang itu kemudian tertumpah. Jatuh ke penumpang sebelahnya yang tak lain ialah bos rumah mode mewah Hermes Jean-Louis Dumas.

Sebagai seorang ibu dengan tiga anak, Birkin sudah pasti butuh tas yang bisa memuat banyak hal. Oleh karena itulah, ia tak menyia-siakan kesempatan. Birkin bertanya mengapa mereka tidak membuat tas yang lebih besar.

Dalam sebuah wawancara dengan Christiane Amanpour di CNN pada 2020, Birkin mengatakan ia ingin tas dengan setengah dari ukuran kopernya.

“Ia berkata, ‘Kalau begitu, gambarlah untuk saya’. Demikianlah, saya menggambarnya di atas kantong muntah pesawat,” ujar Birkin.

Hermes benar-benar mewujudkan gambar tas di kantong muntah itu. Ia mengirimkan tas tersebut padanya pada 1985. Ikon gaya asal Prancis ini menggunakan tas tersebut hampir setiap hari dari 1985 hingga 1994, sampai akhirnya menjadi simbol kemewahan sejati.

Setelah menciptakan tas tersebut untuk penyanyi dan aktris berdarah Inggris-Perancis itu, Hermes mulai memproduksinya secara komersial. Hingga kini, tas tersebut tetap menjadi salah satu simbol status paling eksklusif dalam dunia mode. Beberapa modelnya berharga puluhan ribu dolar dan memiliki daftar tunggu hingga bertahun-tahun. Selebritas seperti Kate Moss, Victoria Beckham, dan Jennifer Lopez ialah beberapa nama yang diketahui memiliki tas ini.

Namun, tas milik Birkin tentulah yang paling asli. Tas ini baru saja terjual dalam lelang di Prancis. Menurut pelaksana lelang Sotheby’s, tas Hermes milik Jane Birkin ini terjual seharga USD 10 juta atau sekira Rp 163 miliar.

Baca juga:

Cetak Sejarah, Tas Hermes Asli Milik Jane Birkin Terjual Seharga Rp 163 Miliar



Tas langka ini dilelang rumah lelang Sotheby’s melalui penjualan daring barang-barang fesyen mewah terkenal, termasuk karya dari Alexander McQueen dan Christian Dior, pada Kamis (10/7). Pihak rumah lelang menolak memberikan perkiraan harga tas Birkin asli itu kepada CNN sebelum lelang dimulai, tetapi penawaran awal sudah melampaui rekor sebelumnya di angka 1 juta euro atau sekitar Rp 17,7 miliar.

Dengan menetapkan rekor baru yang pasti, tas Birkin asli ini mengalahkan versi-versi yang jauh lebih mewah. Pada 2022, Sotheby’s menjual Diamond Himalaya Birkin yang bertatahkan berlian putih dengan harga lebih dari USD 450.000 (Rp 7,32 miliar), sedangkan Christie’s menjual versi berbahan kulit buaya seharga hampir USD 390.000 (sekira Rp 6,33) pada 2021. Rekor sebelumnya untuk tas tangan termahal dipegang oleh tas Kelly berbahan kulit buaya dan berlian senilai USD 513.040 (Rp 8,33 miliar).

Berbeda dengan tas Hermes Birkin yang diproduksi belakangan tas asli memiliki sejumlah ciri khas unik, seperti ukuran tas, cincin logam dan perangkat keras, serta tali bahu. Semua fitur itu tidak pernah direplikasi lagi. Penutup depannya menampilkan inisial Birkin, ‘J.B.’, sedangkan sepasang gunting kuku kecil dari perak tergantung di tali bahu. Benda itu, menurut Sotheby’s, disematkan karena Birkin dikenal senang kukunya selalu rapi dan membawa gunting kuku ke mana pun.

Hermes diketahui memberikannya empat tas lainnya sepanjang hidup Birkin. Ia juga menerima royalti dari penggunaan namanya, tapi kabarnya selalu menyumbangkannya untuk amal setiap tahun.

“Luar biasa rasanya menyadari bahwa tas yang awalnya dirancang Hermes sebagai aksesori praktis untuk Jane Birkin, kini menjadi tas paling diidamkan dalam sejarah dan mungkin akan terus begitu selama bertahun-tahun mendatang,” ujar pihak Sotheby’s dalam siaran pers sebelum lelang.

Jane Birkin meninggal dunia pada tahun 2023 dalam usia 76 tahun. Dalam wawancara dengan Christiane Amanpour di CNN, Birkin sempat bercanda bahwa orang-orang mungkin akan mengingatnya terutama karena telah menginspirasi tas ikonis ini, sebuah tas besar yang kini menjadi salah satu aksesori paling terkenal dan mahal di dunia.

“Ya ampun, kalau saya mati, (orang-orang) mungkin hanya akan membicarakan tas itu,” ujarnya.(dwi)

Baca juga:

Jane Birkin, Inspirasi Tas Hermes, Meninggal Dunia

#Jane Birkin #Hermes #Fashion #Tas Hermes
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Bagikan