Kisah Imigran Tertua asal Afghanistan, Berusia 110 Tahun

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Kamis, 01 Oktober 2015
Kisah Imigran Tertua asal Afghanistan, Berusia 110 Tahun

Ratusan imigran tiba di stasiun kereta api Munich. (Foto: EPA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Interansional - Seorang pria imigran yang mengaku berusia 110 tahun telah memasuk Jerman. Ia menghabiskan delapan bulan perjalanan sepanjang 3.000 mil dari Afghanistan.

Abdul Qadir Azizi, tiba di Jerman bersama anak perempuannya yang berusia 60 tahun dan delapan anggota keluarganya yang lain.

Azizi lahir pada 1 Januari 1905. Namun begitu, ia tidak memiliki sertifikat kelahiran sebagai bukti dan polisi belum melakukan verifikasi terkait kebenaran usianya.

Aziz diyakini sebagai pengungsi tertua di Jerman, yang mana lebih dari 800 ribu pengungsi telah masuk ke wilayah tersebut pada tahun ini.

"Bahkan jika seorang pria melakukan perjalanan pada usia 90 tahun, itu adalah pencapaian yang luar biasa," ujar seorang polisi.

 

BACA JUGA:

  1. Tentara Militan Serang Pertandingan Olahraga di Afghanistan
  2. 10 Orang Tewas dalam Serangan Bom di Afghanistan Selatan
  3. 300 Ribu Anak-Anak Afghanistan Terancam Putus Sekolah Karena ISIS
  4. Riset: Imigran Asia akan Banjiri AS pada Tahun 2055
#Jerman #Pengungsi #Imigran Ilegal #Afghanistan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Kick-off 01.45 WIB, Duel 2 Rival Abadi Belanda Vs Jerman Disiarkan Gratis. Klik di Sini!
Saksikan siaran langsung Belanda vs Jerman di UEFA Nations League malam ini gratis di RCTI. Cek prediksi susunan pemain, H2H, dan link streaming resmi!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Kick-off 01.45 WIB, Duel 2 Rival Abadi Belanda Vs Jerman Disiarkan Gratis. Klik di Sini!
Indonesia
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
BNPB mengungkap penyebab 94 orang meninggal dunia di pengungsian gempa NTT. Mayoritas merupakan kelompok rentan.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
Dunia
Partai Kanan Ekstrem Alternatif Jerman Menang Besar di Negara Bagian, Bersiap Tarung di Pemilu Federal
Seusai menang besar dalam pemilu di negara bagian Sachsen-Anhalt, Jerman bagian timur, partai kanan ekstrem Alternatif untuk Jerman (Alternative Fur Deutschland/AfD) kini mengincar kemenangan dalam pemilu federal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Partai Kanan Ekstrem Alternatif Jerman Menang Besar di Negara Bagian, Bersiap Tarung di Pemilu Federal
Indonesia
Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Jerman Tegaskan Komitmen Perkuat Kemitraan dengan Indonesia
Jerman dan Indonesia berkolaborasi dalam mendukung industri kesehatan. Jerman mengunjungi fasilitas Bayer di Cimanggis.
Soffi Amira - Jumat, 28 Agustus 2026
Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Jerman Tegaskan Komitmen Perkuat Kemitraan dengan Indonesia
Indonesia
9.668 Kasus ISPA Muncul Usai Gempa NTT, Kemenkes Ungkap Kondisi Warga di Pengungsian
Kemenkes mencatat 9.668 kasus ISPA pada warga terdampak gempa NTT sejak 15-26 Agustus 2026. Lebih dari 185 ribu warga masih berada di pengungsian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
9.668 Kasus ISPA Muncul Usai Gempa NTT, Kemenkes Ungkap Kondisi Warga di Pengungsian
Indonesia
ISPA Hingga Gastritis Serang Pengungsi Gempa Nagekeo NTT, Ratusan Orang Dirawat
Ratusan pengungsi gempa Nagekeo, NTT, mengalami ISPA, gastritis, flu, dan batuk. Hingga 24 Agustus, 400 warga dirawat di Posko Kesehatan Darurat.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
ISPA Hingga Gastritis Serang Pengungsi Gempa Nagekeo NTT, Ratusan Orang Dirawat
Indonesia
Gibran Kunjungi SD Inpres Wairklau, Cek Kondisi Pengungsi dan Anak-anak Terdampak Bencana
Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Sikka, yang difungsikan sebagai posko pengungsian dan memastikan kondisi anak-anak aman.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
Gibran Kunjungi SD Inpres Wairklau, Cek Kondisi Pengungsi dan Anak-anak Terdampak Bencana
Indonesia
Jerman Bakal Lebih Ketat Terapkan Aturan Perpindahan Migran Antar Negara Anggota Uni Eropa
Berdasarkan peraturan Dublin, permohonan suaka dari migran non-Uni Eropa yang masuk ke wilayah Uni Eropa pada prinsipnya harus diproses di negara Uni Eropa pertama yang menjadi tempat masuk mereka.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Jerman Bakal Lebih Ketat Terapkan Aturan Perpindahan Migran Antar Negara Anggota Uni Eropa
Dunia
Imigran Memasuki Ceuta Spanyol Balik ke Maroko, Korban Jiwa Total 57 Orang
Sejumlah imigran yang tiba di Ceuta, wilayah kantong Spanyol di Afrika, mengeklaim otoritas Maroko membantu mereka menyeberangi perbatasan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
Imigran Memasuki Ceuta Spanyol Balik ke Maroko, Korban Jiwa Total 57 Orang
Indonesia
PM Spanyol Datangi Ceuta Atasi Krisis Imigran Asal Maroko
Ceuta sendiri merupakan kota otonom dan wilayah eksklave milik Spanyol yang terletak di pesisir pantai Afrika Utara, berbatasan langsung dengan negara Maroko, serta menghadap ke Selat Gibraltar.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
PM Spanyol Datangi Ceuta Atasi Krisis Imigran Asal Maroko
Bagikan