Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kini Google Maps Bisa Berikan Informasi Tarif Tol

Andrew FrancoisAndrew Francois - Kamis, 16 Juni 2022
Kini Google Maps Bisa Berikan Informasi Tarif Tol

Google Maps kini bisa cek harga tol. (Foto: Unsplash/henry perks)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GOOGLE Maps sekarang bisa membantu penggunanya dengan merencanakan perjalanan lebih baik. Aplikasi peta ini menghadirkan fitur terbaru yang menambahkan jumlah biaya tol pada rute yang akan ditempuh. Jadi pengguna dapat memilih opsi rute yang lebih murah atau tidak melewati tol.

Fitur tersebut telah tersedia untuk seluruh pengguna baik di iOS maupun Android di AS, India, Jepang, dan Indonesia. Sebelumnya fitur Google Maps hanya menunjukkan kepada pengguna jika rute yang ditempuhnya akan melalui jalan tol.

Google telah mengumpulkan harga tol dari otoritas lokal untuk hampir 2.000 jalan di negara-negara tersebut. Mengingat jaringan jalan yang luas di berbagai negara tersebut, tentu Google Maps akan terus mengembangkan agar informasi harga tol kian lengkap, termasuk dengan penyesuaian harga baru tol.

Baca juga:

Melihat Lebih Dekat Fitur Baru Google Maps 'Immersive View'

Pengguna bisa cek tarif tol dari rute yang akan ditempuh. (Foto: Unsplash/CardMapr.nl)

“Kami melihat faktor-faktor seperti melewati jalan tol atau tidak, hari apa dalam seminggu (pengguna melewati rute tersebut), bersama dengan berapa biaya tol yang harus dibayar pada waktu tertentu saat pengguna akan melewatinya,” kata pihak perusahaan mengutip TechCrunch.

“Pengguna akan memiliki opsi dalam pengaturan untuk menampilkan harga tol dengan atau tanpa kartu tol. Karena di beberapa wilayah, harga berubah berdasarkan metode pembayaran yang digunakan pengguna,” jelasnya lagi.

Tombol untuk melihat harga tol diaktifkan secara default, tetapi kamu dapat mengubahnya dengan mengakses Pengaturan > Navigasi > Lihat Harga Tol.

Baca juga:

Mengintip Pembaruan Google Maps 2021

Google Maps menambahkan fitur baru lainnya. (Foto: Pexels/Ingo Joseph)

Google juga menambahkan detail baru yang dapat memudahkan pengalaman saat menggunakan aplikasi navigasinya. Termasuk informasi lampu lalu lintas dan rambu berhenti, untuk mengurangi stres saat pengguna mengemudi di jalan yang tidak dikenal.

Pengguna juga akan melihat detail yang disempurnakan, seperti kerangka bangunan dan area tertentu. Bahkan di beberapa kota pengguna akan melihat detail seperti bentuk dan lebar jalan, termasuk median dan pulau.

Fitur baru aplikasi navigasi Google ini akan mulai diluncurkan ke negara-negara tertentu dalam beberapa minggu mendatang di Android, iOS, Android Auto, dan CarPlay.

Baca juga:

Google Maps Bantu Lancarkan Jalan ke Tujuan

Pengguna akan dapat mengakses navigasi Google Maps melalui Apple Watch. (Foto: Unsplash/Luke Chesser)

Lebih lanjut, Google juga telah mengumumkan bahwa pengguna akan segera bisa melihat petunjuk arah di Google Maps langsung dari Apple Watch. Jadi tidak perlu lagi repot-repot mengeluarkan iPhone untuk memulai navigasi.

Cukup dengan mengetuk pintasan Google Maps di aplikasi pada Apple Watch untuk memulai navigasi secara otomatis di jam tangan. Fitur tersebut kabarnya akan mulai diluncurkan dalam beberapa minggu mendatang. (waf)

Baca juga:

Seniman Ini Manipulasi Kemacetan di Google Maps Menggunakan 99 Ponsel Pintar, Kok Bisa?

#Google #Google Maps #Aplikasi Smartphone
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ingat! Hal Ini Yang Tidak Ada Tergantikan Oleh AI
AI pada dasarnya bekerja berdasarkan data dan instruksi yang diberikan manusia sehingga cenderung hanya mampu bereaksi terhadap apa yang dipelajarinya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Ingat! Hal Ini Yang Tidak Ada Tergantikan Oleh AI
Lifestyle
Indonesia Masuk Wilayah Tercepat Penggunaan Gemini, Prompt Gunakan Bahasa Lokal
Laporan menunjukkan 75 persen permintaan kepada Gemini di kawasan berasal dari perangkat seluler. Lebih dari 40 persen perintah telah menggunakan masukan multimodal berupa suara, foto, atau video
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Indonesia Masuk Wilayah Tercepat Penggunaan Gemini, Prompt Gunakan Bahasa Lokal
Indonesia
Pemotor Wanita Tanpa SIM Nekat Terobos Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Google Maps Makan Korban Lagi
Beruntung, kesigapan petugas Kepolisian didukung tim layanan jalan tol berhasil menghentikan laju kendaraan sebelum fatalitas kecelakaan terjadi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Pemotor Wanita Tanpa SIM Nekat Terobos Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Google Maps Makan Korban Lagi
Tekno
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Android 17 hadir dengan fitur transfer data iPhone tanpa kabel, AI Gemini Intelligence, keamanan lebih ketat, multitasking canggih, dan dukungan HyperOS 4 untuk sejumlah HP Xiaomi
ImanK - Jumat, 19 Juni 2026
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Fashion
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Google Photos akan menghadirkan fitur AI 'Wardrobe' yang mampu mengubah foto menjadi lemari pakaian digital. Bisa mix & match outfit hingga try-on virtual.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Indonesia
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Mengikuti prosedur dalam regulasi tersebut, Google mendapat sanksi berupa teguran melalui surat dari Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Indonesia
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Pemerintah Indonesia menjatuhkan rapor merah dan sanksi kepada Google sebagai pemilik YouTube karena dinilai tidak menunjukkan iktikad untuk batas usia minimal pengakses 16 tahun yang diatur dalam PP Tunas.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Indonesia
Langgar PP Tunas, Meta dan Google Dicecar 29 Pertanyaan Saat Diperiksa Komdigi
Meta dan Google belum memenuhi kewajiban membatasi akses anak16 tahun ke bawah di Indonesia
Wisnu Cipto - Selasa, 07 April 2026
Langgar PP Tunas, Meta dan Google Dicecar 29 Pertanyaan Saat Diperiksa Komdigi
Fun
Bocoran HP yang Akan Dapat Android 17, Ada realme hingga Oppo
Cek daftar smartphone yang dapat Android 17 dari Samsung, Xiaomi, Pixel, OPPO, realme hingga Vivo. Lihat apakah HP kamu masuk update 2026.
ImanK - Rabu, 18 Februari 2026
Bocoran HP yang Akan Dapat Android 17, Ada realme hingga Oppo
Bagikan