Kid Monster hingga Death Vomit Tampil Cadas di Rock In Solo 2023

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 10 Desember 2023
Kid Monster hingga Death Vomit Tampil Cadas di Rock In Solo 2023

Penampilan Death Vomit di Rock In Solo 2023. (Foto: Merahputih.com/Febrian Adi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ANTREAN panjang terjadi di depan pintu masuk Benteng Vasterburg Solo pada Minggu (10/12) siang. Mereka adalah para metalhead yang siap menyambut festival musik keras tahunan Rock In Solo 2023.

Sesaat setelah memasuki area festival, para metalhead disambut dengan tulisan 'Karena Sejarah Belum Selesai Ditulis', seraya dengan irama musik hardcore dari Kid Monster yang tampil pertama di panggung Rock In Solo 2023.

Terik matahari di siang itu tak menjadi halangan untuk para metalhead bersenang-senang. Selesai penampilan nan penuh semangat dari Kid Monster, terbitlah tembakan brutal death dari XTAB yang membuka penampilan dengan lagu Susah Senang Kudu Babarengan.

Baca juga:

Behemoth Hingga Crytopsy Siap Gempur Rock In Solo 2023

Penonton menikmati irama musik keras dari pelbagai penampil di Rock In Solo. (Foto: Merahputih.com/Yudi Anugrah Nugroho)

Arena moshpit langsung terbakar dengan putaran circle pit dari para metalhead. Bergerak memutar sembari mengepalkan tangan ke angkasa, mereka terhanyut dalam distorsi tebal dan juga blasting dari drum yang begitu ngebut.

"Selamat siang Rock In Solo, kami XTAB dari Bandung," sapa vokalis XTAB Novan kepada metalheads. Tak membuang waktu, XTAB kembali menembakkan amunisi selanjutnya berjudul Harta Moal Dibawa Paeh, Gorok Kuragaji, hingga Sia Edan Aing Leuwih Edan.

Selesai penpampilan XTAB, waktu Ashar pun datang. Walaupun ini merupakan acara musik keras, namun yang namanya tanggung jawab dengan sang pencipta itu harus diutamakan.

"Para metalhead kami akan segera kembali silahkan menunaikan ibadah Ashar bagi yang menjalankan," seru suara pewara Rock In Solo.

Dua puluh menit pun berlalu, unit hardcore asal Medan Fingerprint terlihat tengah menyiapkan peralatan mereka. Sesaat kemudian mereka langsung melancarkan serangan lewat lagu-lagu seperti Polemic, Dead End Reality, Not This Time, hingga Dongan Sahuta.

"Mungkin Rock In Solo bisa menjadi representasi yang luar biasa di Indonesia untuk musik keras. Semoga kota-kota lain bisa menirunya," ujar vokalis Fingerprint Putra Lepot.

MTAD tampil dengan aksesori nyentrik. (Foto: Merahputih.com/Yudi Anugrah Nugroho)

Setelah beberapa penampil dari luar Solo, unit lokal MTAD yang membawa genre 'punk infused techno' tampil memeriahkan Rock In Solo di 2023.

Di atas panggung terlihat 'kepala terminator' yang menjadi properti, sembari vokalis MTAD Doelchaos memberikan orasi dari lagu pembuka berjudul Menantang Tahta Langit. Lagu ini sontak memantik kembali energi dari para metalhead.

Baca juga:

Penghormatan Sakral untuk Rotor di Jogjarockarta 2023

Semakin sore, para metalhead dengan atribut kaus hitam semakin memadati venue Rock In Solo 2023. Sebelum sampai ke penampilan utama dari Behemoth dan Cryptopsy, Rock In Solo 2023 kehadiran band legendaris Yogyakarta Death Vomit, menampilkan vokalis barunya yakni Agustinus Widi yang sempat mengisi vokal untuk band DeadSquad.

Wings of Wrath menjadi lagu pembuka yang dipilih Death Vomit di Rock In Solo 2023. Auman distorsi gitar ditambah ketukan drum penuh energi semakin membuat gila para metalhead. "Ini pertama kalinya Death Vomit dengan formasi keempat. Terima kasih untuk kesempatannya Rock In Solo," ujar gitaris Death Vomit Oki Haribowo.

Widi tampil sebagai vokalis baru Death Vomit. (Foto: Merahputih.com/Yudi Anugrah Nugroho)

Aksi Death Vomit pun dilanjutkan dengan lagu Ancient Spell of Evil. Sukses membuat para metalhead melakukan headbang, mereka menyambung penampilan dengan lagu terbaru berjudul Divine Heretic.

Sepanjang 45 menit, Death Vomit hanya membawakan lima lagu pada penampilannya. Lagu berjudul Where the Devil Blessed pun dipilih menjadi penutup. Setelah Death Vomit, tiga band cadas dari mancanegara yaitu Thy Art is Murder, Behemoth, dan Cryptopsy siap menggempur metalheads dan mengguncang panggung Rock In Solo 2023. (far)

Baca juga:

Kreator Hingga In Flames Siap Membakar 'Jogjarockarta 2024'

#Musik #Festival Musik
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

ShowBiz
Slank Rilis Album 'Republik Fufufafa', Angkat Isu Sosial dari Berita Sehari-hari
Slank resmi merilis album ke-26 bertajuk Republik Fufufafa. Album ini terinspirasi dari isu sosial yang ramai diberitakan dan menghadirkan video musik dengan bantuan AI.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
Slank Rilis Album 'Republik Fufufafa', Angkat Isu Sosial dari Berita Sehari-hari
ShowBiz
'Body Pata Pata' Viral di TikTok, Lagu Faris Adam dan Diva Aurel Ramai Digunakan Kreator
Lagu 'Body Pata Pata' yang dibawakan Faris Adam dan Diva Aurel tengah viral di TikTok. Simak lirik hingga makna lagunya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
'Body Pata Pata' Viral di TikTok, Lagu Faris Adam dan Diva Aurel Ramai Digunakan Kreator
ShowBiz
DWP Kembali ke Jakarta pada Desember 2026, Bawa Pulang Tradisi yang Dirindukan
Ismaya Live resmi mengumumkan Djakarta Warehouse Project (DWP) 2026 akan digelar di Jakarta pada 11–13 Desember.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
DWP Kembali ke Jakarta pada Desember 2026, Bawa Pulang Tradisi yang Dirindukan
ShowBiz
Taylor Swift Kembali ke Musik Country lewat 'I Knew It, I Knew You' sebagai Soundtrack 'Toy Story 5'
Taylor Swift merilis lagu baru berjudul 'I Knew It, I Knew You' sebagai soundtrack utama Toy Story 5. Lagu ini menandai kembalinya Swift ke nuansa country.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
Taylor Swift Kembali ke Musik Country lewat 'I Knew It, I Knew You' sebagai Soundtrack 'Toy Story 5'
ShowBiz
Float Rilis 'The Mirror Song (Constant Changes)', Refleksi Tentang Bertumbuh dan Menerima Perubahan
Float kembali dengan single terbaru berjudul The Mirror Song (Constant Changes). Lagu ini mengangkat tema pertumbuhan, perubahan diri, dan harapan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
Float Rilis 'The Mirror Song (Constant Changes)', Refleksi Tentang Bertumbuh dan Menerima Perubahan
ShowBiz
Whisnu Santika dan Ari Lesmana Bersatu dalam Lagu Emosional 'Aku Harus Pergi'
Whisnu Santika menggandeng Ari Lesmana sebagai kolaborator yang tidak hanya mengisi vokal, tetapi juga terlibat dalam proses penulisan lirik serta bertindak sebagai co-producer.
Frengky Aruan - Sabtu, 06 Juni 2026
Whisnu Santika dan Ari Lesmana Bersatu dalam Lagu Emosional 'Aku Harus Pergi'
ShowBiz
Turbokidz Tuangkan Keresahan Generasi Muda dalam EP Fase I: Disonansi
Turbokidz, proyek musik milik Ican Pane, merilis EP terbarunya yang bertajuk Fase I: Disonansi pada 5 Juni 2026 melalui berbagai platform streaming digital.
Frengky Aruan - Sabtu, 06 Juni 2026
Turbokidz Tuangkan Keresahan Generasi Muda dalam EP Fase I: Disonansi
ShowBiz
Danilla Maknai Terang dan Gelap Kehidupan Lewat Album Candramawa
Dalam tradisi Jawa, kata “candramawa” sering dikaitkan dengan perpaduan warna hitam dan putih pada bulu kucing yang dianggap memiliki keistimewaan tersendiri.
Frengky Aruan - Sabtu, 06 Juni 2026
Danilla Maknai Terang dan Gelap Kehidupan Lewat Album Candramawa
ShowBiz
Lirik Lagu 'Jangan Tunggu Lama-Lama', Hit Legendaris Cici Faramida yang Viral Lagi
Liriknya yang ringan, mudah diingat, dan mengangkat tema penantian akan kepastian cinta membuat lagu ini tetap relevan hingga kini.
Dwi Astarini - Sabtu, 06 Juni 2026
Lirik Lagu 'Jangan Tunggu Lama-Lama', Hit Legendaris Cici Faramida yang Viral Lagi
ShowBiz
Lirik Lagu 'Sumandhing', Kisah Cinta dan Kesetiaan dalam Balutan Bahasa Jawa
Karya ini menyuguhkan lirik yang kaya makna, mengangkat tema cinta, kesetiaan, serta komitmen yang terjalin dalam sebuah hubungan.
Dwi Astarini - Sabtu, 06 Juni 2026
Lirik Lagu 'Sumandhing', Kisah Cinta dan Kesetiaan dalam Balutan Bahasa Jawa
Bagikan