Musik

Penghormatan Sakral untuk Rotor di Jogjarockarta 2023

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 01 Oktober 2023
Penghormatan Sakral untuk Rotor di Jogjarockarta 2023

Delusive Purity menjadi penampil untuk tribute to Rotor. (Foto: Merahputih.com/Febrian Adi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DUA puluh lima tahun setelah unit metal pertama di Indonesia Rotor menyatakan bubar, masih banyak para penggemar yang merindukannya. Namun apa daya, para personel awal Rotor pun sudah tak tersisa. Sang drummer, Bakar Bufthaim, ialah yang terakhir meninggal pada 17 Maret 2022.

Gelaran musik keras Jogjarockarta memutuskan untuk kembali menperdengarkan karya-karya dari band yang terpilih untuk membuka penampilan Metallica pada 1993 itu. Dengan membawakan lagu-lagu Rotor dengan napas baru, Delusive Purity yang digawangi Sofyan Hadi (ex Death Vomit) 'Jogjarockarta 2023' menghadirkan 'Tribute To The Legend Of Metal, Rotor'.

BACA JUGA:

Sepultura Hingga Over Kill Siap Membakar Panggung 'Jogjarockarta 2023'

Langit semakin gelap saat para penonton Jogjarockarta berjalan menuju panggung utama. Sedikit cuplikan mendiang vokalis Rotor Ifran Sembiring ditampilkan. "Asal usul nama Rotor itu dari Seto (gitaris Rotor) yang masih jadi mahasiswa di ITI. Di fakultas teknik ada majalah namanya majalahnya Rotor. Nah, dari situ gue putuskan pakai nama itu. Dan gue mikir dibaca dari kanan kiri tetap Rotor," ucap Irfan Sembiring dalam cuplikan tersebut menceritakan asal usul nama Rotor.

Rotor
Mendiang vokalis Rotor Irfan Sembiring. (Foto: Merahputih.com/Febrian Adi)

Sedetik kemudian, auman bunyi distorsi memekakkan telinga terdengar dari tangan Sofyan Hadi, personel Delusive Purity, yang tanpa aba-aba memainkan lagu No War Always Peace. Permainan ganas dari lagu tersebut langsung membakar semangat para penonton Jogjarockarta.

"Selamat malam Jogjarockarta. Kami (Delusive Purity) akan membawakan repertoar dari lagu-lagu Rotor," ucap Sofyan Hadi kepada para penonton yang hadir. Delusive Purity yang kini beranggotakan Sofyan Hadi (vokal/gitar), Arif Ramadhan (gitar), Ari Kristiono (bass), dan Husen (drum) menjadi salah satu penampil yang ditunggu di Jogjarockarta.

Mereka melanjutkan penampilan mereka dengan lagu Diplomasi Gila. Para penonton masih terlihat kondusif menikmati lagu tersebut dengan hanya melakukan headbang secara bersamaan. "Sebagaimana seperti yang kita tahu bahwa para personel Rotor sudah mendahului kita semua. Jadi saya minta untuk menundukkan kepala dan berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing untuk mereka," lanjut Sofyan sesaat sebelum ikut menundukkan kepalanya dan berdoa.

BACA JUGA:

Tampil di Jogjarockarta, Megadeth Bawakan Lagu Favorit Presiden Jokowi

Penampilan itu menjadi tribute untuk band metal di Indonesia dengan sepak terjang yang tak diragukan, selama itu pula Rotor juga memberikan dampak yang besar untuk industri musik keras di Indonesia. Salah satunya dengan merilis album debut Behind The 8th Ball pada 1992.

"Kita juga tak bisa melupakan jasa Sepultura, karena merekalah album debut Rotor dirilis di Indonesia," ungkap Sofyan.

jogjarockarta
Delusive Purity bawakan 7 lagu dari Rotor (Foto: Merahputih.com/Febrian Adi)

Terjangan peluru dari Delusive Purity pun dilanjutkan dengan lagu-lagu seperti Siapa Apa, Satanisme, Pluit Phobia hingga Inside and Outdside. Para penonton terlihat semakin terbakar energinya untuk setiap lagu yang dimainkan.

Secara total, tujuh lagu dari repertoar Rotor dibawakan Delusive Purity. Mereka menutup penampilan malam itu dengan Behind The 8th Ball disertai sebuah permintaan kepada para penonton untuk melakukan circle pit. Selain Delusive Purity, Jogjarockarta 2023 juga menghadirkan Overkill dan Sepultura.(far)

BACA JUGA:

Menikmati Racikan Cocktail Segar di Babah Ramu Bar Collaboration

#Musik #Musik Rock
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Film 'Memburu Pemangsa' Gelar Konser Amal, .Feast hingga Efek Rumah Kaca Ikut Ramaikan
Konser amal Memburu Pemangsa menggandeng .Feast hingga Efek Rumah Kaca. Tiket donasi sudah bisa dipesan.
Soffi Amira - Minggu, 13 September 2026
Film 'Memburu Pemangsa' Gelar Konser Amal, .Feast hingga Efek Rumah Kaca Ikut Ramaikan
ShowBiz
Pee Wee Gaskins Rilis Lagu '(R)u(N)tuh)' bersama Boniex, Angkat Kisah tentang Broken Home
Pee Wee Gaskins dan Boniex merilis lagu (R)u(N)tuh). Berikut ini adalah lirik lagu lengkapnya.
Soffi Amira - Minggu, 13 September 2026
Pee Wee Gaskins Rilis Lagu '(R)u(N)tuh)' bersama Boniex, Angkat Kisah tentang Broken Home
ShowBiz
ERN Hadirkan “YOWES”, Tentang Belajar Berdamai dengan Ketidakpastian
Judul “YOWES” diambil dari bahasa Jawa yang berarti “ya sudah”.
Frengky Aruan - Minggu, 13 September 2026
ERN Hadirkan “YOWES”, Tentang Belajar Berdamai dengan Ketidakpastian
ShowBiz
“Anna O”, Single Baru Ecce Shnak yang Memadukan Art-Rock dan Grunge
Unit art-rock asal New York, Ecce Shnak, dengan penuh semangat mempersembahkan ‘Anna O’, single ketiga dari album penuh mereka yang sangat dinantikan, Dandy Variances, yang akan dirilis pada 23 Oktober melalui Records, Man Records.
Frengky Aruan - Minggu, 13 September 2026
“Anna O”, Single Baru Ecce Shnak yang Memadukan Art-Rock dan Grunge
ShowBiz
Dolly Parton Resmi Jadi Nama Baru Bandara Internasional Nashville, Penghormatan untuk sang Musisi Ikonis
Sebelum nama bandara resmi berganti, ada beberapa tahapan yang harus dilalui.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Dolly Parton Resmi Jadi Nama Baru Bandara Internasional Nashville, Penghormatan untuk sang Musisi Ikonis
Lifestyle
Dodhy Bubarkan Kangen Band di Usia 21 Tahun, Larang Lagunya Dibawakan
Ia juga menyampaikan larangan kepada para mantan personel Kangen Band maupun pihak penyelenggara acara untuk membawakan lagu-lagu ciptaannya setelah pembubaran tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Dodhy Bubarkan Kangen Band di Usia 21 Tahun, Larang Lagunya Dibawakan
ShowBiz
D.O. EXO Hadirkan 'Guitarist', Kisah Ketertarikan yang Tumbuh Lewat Metafora Gitar
D.O. EXO menghadirkan “Guitarist” sebagai lagu utama mini album DOPAMINE, menggunakan metafora gitar untuk menggambarkan tumbuhnya ketertarikan dan rasa cinta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
D.O. EXO Hadirkan 'Guitarist', Kisah Ketertarikan yang Tumbuh Lewat Metafora Gitar
ShowBiz
Trainee JKT48 Akhirnya Punya Single Sendiri, 'Bagai Cinta Pertama' Punya Cerita Tak Biasa
Trainee JKT48 Gen 13 dan Gen 14 menghadirkan single “Bagai Cinta Pertama” yang bercerita tentang keberanian mendekati orang yang disukai.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Trainee JKT48 Akhirnya Punya Single Sendiri, 'Bagai Cinta Pertama' Punya Cerita Tak Biasa
ShowBiz
Reality Club Rayakan Setahun Album Keempat Lewat Live Session 'Who Knows Where Life Will Take You?'
Reality Club merayakan satu tahun album keempat Who Knows Where Life Will Take You? lewat live session yang membawakan 10 dari 13 lagu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Reality Club Rayakan Setahun Album Keempat Lewat Live Session 'Who Knows Where Life Will Take You?'
ShowBiz
Ziva Magnolya Hadirkan 'Pelindungmu', Lagu tentang Ketulusan Menjaga Orang Tercinta
Ziva Magnolya menghadirkan 'Pelindungmu', lagu tentang ketulusan menjaga, menemani, dan tetap berada di sisi orang terkasih dalam berbagai keadaan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Ziva Magnolya Hadirkan 'Pelindungmu', Lagu tentang Ketulusan Menjaga Orang Tercinta
Bagikan