Ketum PSI Sebut Pilih Caleg Parpol Lama Buang-Buang Suara
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie. Foto: PSI
MerahPutih.com - Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie memberi garansi partainya akan berjuang habis-habisan melawan intoletansi dan korupsi jika masuk parlemen nanti. Karenanya, dia mengajak pemilih untuk tidak ragu mencoblos PSI di Pileg mendatang.
"Melanggengkan status quo adalah bentuk penghambur-hamburan suara yang sebenarnya,” kata Grace menanggapi kampanye negatif yang menyebut memilih kader PSI di pileg nanti sama saja membuang suara lantaran PSI diprediksi tidak akan lolos ke parlemen.
Mantan presenter TV itu menegaskan memilih partainya bukanlah tindakan sia-sia. Alasannya, Grace mengklaim, partainya adalah satu-satunya parpol yang frontal membela toleransi dan anti korupsi.
"Apakah kita puas dengan partai politik yang ada sekarang? Apakah partai politik yang ada sekarang telah bekerja keras menjamin kebebasan beribadah? Apakah mereka turun tangan membela, ketika ada orang yang dipersekusi karena keyakinannya?" kata Grace dalam kerterangan persnya, Selasa (12/2).
Berangkat dari kesadaran bahwa belum ada partai politik yang bersedia buka suara dan pasang badan menghadapi bola panas isu-isu intoleransi itulah, PSI hadir berjuang.
“Di sinilah kami melihat bahwa tatanan politik Indonesia perlu suntikan darah segar. Sebuah fraksi baru di parlemen, untuk menemani kelompok Nasionalis-Moderat yang sudah ada, agar lebih berani dan tegas dalam menegakkan persatuan," ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Grace mengatakan, PSI telah mempunyai agenda besar untuk melawan intoletansi.
Pertama, di tingkat nasional PSI akan mendorong deregulasi aturan mengenai pendirian rumah ibadah. PSI kata dia, akan mendorong penghapusan Peraturan Bersama Menteri Mengenai Pendirian Rumah Ibadah.
Kedua, PSI akan mencegah lahirnya undang-undang atau peraturan daerah diskriminatif.
Ketiga, PSI akan mendorong aparat keamanan serta birokrasi agar lebih tegas dalam menghadapi kasus intoleransi.
"Ketiga agenda itulah yang akan PSI perjuangkan untuk melawan intoleransi dalam negeri bila partai ini diberi amanah masuk parlemen pada 2019," tandas Grace dalam pidato politik di Festival 11 berjudul “Musuh Utama Persatuan Indonesia”. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Rakorwil PSI Jateng, Kaesang Tekad Jateng Menang Telak di Kandang Gajah
PSI Jateng Gelar Rakorwil di Solo, Undang Jokowi Hingga Kaesang
Pimpinan PSI DKI Wanti-Wanti Pemprov DKI soal Longsor Sampah di TPST Bantar Gebang
PSI Desak Publik Cerdas: Peresmian Jokowi 2018 Itu Bandara Negara, Bukan Bandara yang Diributkan Menhan Sjafrie Sjamsuddin
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
Gimmick Baru PSI, Tinggalkan Sapaan Bro dan Sis Demi Kesan Lebih Egaliter