Ketum Muhammadiyah: Idul Fitri Momentum Perkuat Rasa Persaudaraan
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir (ANTARA FOTO)
MerahPutih.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menuturkan, Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dapat menjadi momentum memperkuat rasa persaudaraan seluruh komponen bangsa.
"Dengan Idul Fitri kami berharap kita dapat mengembangkan nilai-nilai luhur keagamaan yang membawa pada kebaikan, perdamaian, toleransi, dan kemajuan peradaban hidup masyarakat dan bangsa Indonesia," ucap Haedar melalui keterangan tertulisnya, Kamis (13/5)
Baca Juga
Idul Fitri, lanjut Haedar, merupakan momen seseorang melepaskan segala bentuk kesenangan duniawi yang semu sekaligus melebur ke dalam jaringan sosial yang penuh semangat perdamaian dan egaliter.
"Kita saling memaafkan dan menghargai sesama manusia yang pada dasarnya adalah baik," ujarnya.
Ia menyebut Idul Fitri momentum rohani untuk pencerahan diri yang dilandasi dengan nilai-nilai Ilahi dalam wujud iman dan takwa serta menebar ihsan yang melampaui kemanusiaan.
"Saya Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan taqaballahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin," tutup Haedar. (*)
Baca Juga
Bagikan
Berita Terkait
BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026
Antisipasi Mudik 2026, Korlantas Polri Gencar Razia Angkutan Ilegal
Tak Beri Mandat, PP Muhammadiyah Jelaskan Status Hukum Aliansi Muda Muhammadiyah
PP Muhammadiyah Bantah Terlibat Laporan Pemidanaan Komika Pandji Pragiwaksono
Pemuda Pemidana Komika Pandji Klaim Wakili Suara Anak Muda NU dan Muhammadiyah
Lupakan Dulu Sisi Kontroversialnya! PP Muhammadiyah Minta Masyarakat Fokus pada Jasa-Jasa Soeharto Demi Kepentingan Bangsa dan Negara
Muhammadiyah Dukung Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda, Nilai Penting untuk Selamatkan Jakarta dari Penurunan Tanah
Muhammadiyah DKI Dukung Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda, Dinilai Jadi Strategi yang Tepat
Didukung Muhammadiyah DKI, Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda Dinilai Perkuat Layanan Air dan Kepentingan Publik
Isu Dugaan Minyak Babi di Wadah Program MBG, BGN Minta Tinjauan Muhammadiyah