Ketua DPRD DKI Minta Pemprov Siapkan Pompa Mobile di TPS Rawan Banjir saat Pencoblosan
Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi meninjau banjir rob yang melanda kawasan Muara Angke, Jakarta Utara. (Dok: Pemprov DKI)
MerahPutih.com - Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk menyiagakan pompa mobile di tempat pemungutan suara (TPS) rawan banjir saat pencoblosan Pilkada Jakarta pada Rabu (26/11) besok.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, terdapat 25 kelurahan rawan banjir.
Kemudian, KPU DKI Jakarta juga mencatat terdapat 571 Dari total 14.835 TPS di Jakarta termasuk rawan banjir.
"Memang kita harus mengantisipasi. Harus diperbanyak pompa mobile karena saat pencoblosan jangan sampai ada banjir," kata Khoirudin, pada Selasa (26/11).
Baca juga:
3.838 Satpol PP DKI Dikerahkan Jaga TPS saat Pilkada Jakarta
Menurutnya, semua pihak terkait perlu bergerak cepat jika banjir memang terjadi saat hari pencoblosan, Rabu (27/11) besok. Untuk itu, koordinasi perlu terus ditingkatkan.
"Kita berharap memang sudah ada koordinasi di bawah untuk antisipasi, mudah-mudahan tidak terjadi hujan," tandasnya.
Baca juga:
Adapun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menetapkan hari pencoblosan Pilkada Jakarta pada Rabu 27 November 2024 lusa.
Sebelum pemilihan cagub dan cawagub, KPU DKI memberlakukan masa tenang pilkada selama 3 hari mulai dari Minggu 24 November sampai Selasa 26 November 2024. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Antisipasi Banjir, BPBD DKI Lakukan Modifikasi Cuaca di Selat Sunda
Warga Jakarta Diminta Waspada, Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai hingga 27 Januari
DPRD DKI Bahas Raperda P4GN, Pramono Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkoba
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca
Cegah Penyalahgunaan, Fraksi Gerindra DKI Dorong Pengawasan Ketat Obat Keras
DPRD DKI Usulkan Cabut Izin Permanen Tempat Hiburan Malam Terkait Narkoba
Operasi Modifikasi Cuaca Jalan Setahun Penuh, BPBD DKI Jakarta Anggarkan Rp 31 Miliar
Operasi Modifikasi Cuaca Digelar hingga 22 Januari 2026, BPBD DKI Jakarta Tekan Dampak Banjir
Persoalan Banjir di Jakarta Tak Kunjung Terselesaikan, DPRD: OMC Hanya Instrumen Tambahan, Bukan Jawaban
Wacana Pembangunan Monorel di Ragunan, DPRD DKI: Belum Ada Anggaran Khusus dalam APBD