Ketua DPR Imbau Tegakkan Disiplin Prokes Saat Ramadan

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 01 April 2022
Ketua DPR Imbau Tegakkan Disiplin Prokes Saat Ramadan

Ketua DPR RI Puan Maharani. (Foto: DPR RI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bulan suci Ramadan telah tiba, umat muslim akan melakukan puasa dan ibadah lainnya.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan agar umat muslim senantiasa disiplin protokol kesehatan (prokes), selama menjalani ibadah di bulan suci ini.

“Selamat datang bulan Ramadan 1443 H. Selamat menjalankan ibadah puasa bagi umat muslim,” kata Puan dalam keterangannya, Jumat (1/4).

Baca Juga:

Kemendag Optimistis Perdagangan Multilateral Dorong Pengentasan Kemiskinan

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut bersyukur sebab di bulan Ramadan kali ini, umat muslim bisa menjalankan salat tarawih berjamaah di masjid.

Meski begitu, Puan meminta umat muslim mengikuti anjuran pemerintah.

“Kelonggaran-kelonggaran ini jangan membuat masyarakat lengah. Tetap disiplin, patuhi prokes. Kita tidak ingin angka penularan COVID-19 kembali naik,” tuturnya.

Puan mengimbau umat muslim untuk mengikuti petunjuk pengelola tempat ibadah yang sudah berkoordinasi dengan Satgas COVID-19 dalam pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadan.

“Saya senang, ormas-ormas Islam seperti Muhamadiyah sudah membuat aturan detail tentang pelaksanaan ibadah Ramadan di masjid,” ungkap Puan.

“Ini tentu saja demi melindungi jamaahnya, agar tetap aman menjalankan ibadah di bulan suci tanpa mengurangi kekhusukan,” lanjut mantan Menko PMK itu.

Puan menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan dilakukan selama menjalani ibadah di bulan Ramadan.

Ketua DPR RI Puan Maharani. (Foto: DPR)
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Foto: DPR)

Dengan disiplin protokol kesehatan, diharapkan angka penularan COVID-19 akan terus menurun.

“Sehingga kita nantinya juga dapat merayakan Idul Fitri dengan lebih leluasa, tidak seperti 2 tahun terakhir. Maka disiplin prokes selama beribadah saat Ramadan jadi pertaruhan untuk kita merayakan Lebaran nanti,” ujar Puan.

Cucu Proklamator RI Bung Karno tersebut pun kembali mengimbau kepada masyarakat yang belum menerima vaksin COVID-19, agar segera mendatangi sentra vaksinasi untuk mendapatkan vaksin.

Puan mengingatkan, vaksinasi dapat membantu memberikan perlindungan dari bahaya virus COVID-19.

“Bagi warga yang belum vaksin, segera vaksin, termasuk yang belum booster. Karena selain melindungi diri, vaksin juga dapat melindungi orang lain, termasuk keluarga dan orang-orang yang kita sayangi,” imbaunya.

“Apalagi bagi yang akan mudik. Jutaan orang akan akan bergerak serempak ke berbagai daerah. Selain prokes, vaksinasi menjadi penting,” tutup Puan. (Pon)

Baca Juga:

KPK Cecar 3 Ketua DPC Demokrat Soal Aliran Uang Pencalonan Ketua DPD Kaltim

#Puan Maharani #Ketua DPR RI #Puasa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Listyo Sigit sendiri dilantikan menjadi menjadi Kapolri di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 27 Januari 2021 silam, alias sudah lebih dari 5 tahun menjabat.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Bagikan