Ketua Alumni Stuned Desak Belanda Usut Tuntas Kasus Perkosaan Pelajar Indonesia

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 24 Juli 2018
Ketua Alumni Stuned Desak Belanda Usut Tuntas Kasus Perkosaan Pelajar Indonesia

Ketua Ikatan Alumni studeren in nederland (Stuned) Immanuel Hutasoit. Foto: Dok

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seorang pelajar asal Indonesia yang sedang menjalani program pertukaran di Erasmus University oleh seseorang tak dikenal pada Sabtu (21/7) pukul 05.30 waktu setempat.

Merujuk laporan Nederlandse Omroep Stichting (NOS), salah satu organisasi penyiaran publik Belanda pada Minggu (22/7), korban mengaku pada penduduk setempat bahwa ia telah diikuti oleh seorang pria dari Avenue Concordia, dalam perjalanannya menggunakan sepeda dari Stasiun Pusat Rotterdam ke rumahnya di Herman Bavinck-straat pada Sabtu (21/7).

Perempuan muda tersebut tiba ditujuan sekitar pukul 05.30 pagi waktu setempat, dan tidak lama setelah mengunci sepedanya di jalan dekat rumah, dia diserang hingga tidak sadarkan diri kemudian diperkosa. Akibat kejadian tersebut dia terluka parah dan segera dilarikan ke rumah sakit oleh penduduk sekitar.

Ilustrasi (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Polisi segera melakukan penyelidikan atas kasus ini dengan memeriksa rute yang dilalui korban dan kamera keamanan yang terpasang di sepanjang jalan tersebut.

Menurut polisi, pelaku diduga berusia 20-an tahun mengenakan jaket berwarna gelap dan menaiki sepeda berwarna gelap.

Terkait kasus yang melecehkan perempuan Indonesia, Ketua Ikatan Alumni studeren in nederland (Stuned) Immanuel Hutasoit menyayangkan dan turut prihatin atas musibah kekerasan yang dialami oleh pelajar Indonesia yg sedang menuntut ilmu di negeri Belanda.

"Mengecam tindakan keji pelaku sebagai penghinaan terhadap kaum perempuan dan hak asasi manusia," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/7).

Ia juga memberikan dukungan kepada pemerintah Indonesia melalui KBRI Denhag untuk memberikan perlindungan dan pendampingan dalam masa pemulihan serta proses hukum yang akan dijalankan oleh korban.

Oleh karena itu, Stuned mendesak pemerintah Belanda untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan jaminan keamanan bagi pelajar asing yang sedang menuntut ilmu di negeri Kincir Angin tersebut.

Bendera Belanda. Foto: Istock

Immanuel Hutasoit juga mengimbau para pelajar Indonesia di Belanda untuk tetap fokus studi namun tetap peka dan memberi perhatian pada kejadian ini dengan tetap menjaga privasi dan kerahasiaan korban.

Melalui Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Belanda, organisasi kemahasiswaan lain, maupun ikatan alumni, pelajar dan mahasiswa Indonesia di Belanda harus terus saling mendukung, menguatkan serta menumbuhkan rasa aman bersama.

"Ikatan Alumni Stuned dengan keahlian alumni yang beragam bersedia untuk memberikan dukungan dan support bagi pemulihan korban sekembalinya ke tanah air," tegasnya. (*)

Baca juga: Heboh Pelajar Indonesia Diperkosa di Belanda, Begini Kronologinya

#Belanda #KBRI #Kasus Pemerkosaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Legenda Spanyol Xavi Hernandez Ditunjuk Tangani Timnas Belanda Setelah Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2026
Xavi mendapat tantangan baru bersama Belanda setelah Oranje menjalani Piala Dunia 2026 yang mengecewakan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Legenda Spanyol Xavi Hernandez Ditunjuk Tangani Timnas Belanda Setelah Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2026
Olahraga
Reiziger Digantung KNVB, Rumor Kembalinya Louis van Gaal Bikin Gaduh Sepak Bola Belanda
Isu tersebut mengemuka saat KNVB sebenarnya hampir mencapai kesepakatan akhir bersama Michael Reiziger
Angga Yudha Pratama - Rabu, 12 Agustus 2026
Reiziger Digantung KNVB, Rumor Kembalinya Louis van Gaal Bikin Gaduh Sepak Bola Belanda
Indonesia
3 ABK WNI Jadi Korban Serangan di Selat Bab Al-Mandeb, Korban Tewas Masih Diverifikasi
“Satu ABK WNI lainnya diberitakan oleh sejumlah media internasional meninggal dunia dalam insiden tersebut. Namun, informasi tersebut masih dalam proses verifikasi,” tambah Heni.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
3 ABK WNI Jadi Korban Serangan di Selat Bab Al-Mandeb, Korban Tewas Masih Diverifikasi
Indonesia
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8). Kemlu RI memastikan bahwa WNI di sana berada dalam kondisi aman.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Indonesia
Gempa 7,1 di Kumamoto, WNI Diminta Hubungi KBRI Tokyo Jika Perlu Bantuan
Hotline KBRI Tokyo di +81-80-3506-8612 dan +81-80-4940-7419 serta hotline KJRI Osaka +81-80-3113-1003.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa 7,1 di Kumamoto, WNI Diminta Hubungi KBRI Tokyo Jika Perlu Bantuan
Indonesia
DPR Kecam Pemerkosaan 27 Pria terhadap Gadis 15 Tahun di Sampang, Desak Pelaku Buron Ditangkap
DPR mengecam kasus pemerkosaan 27 pria terhadap remaja 15 tahun. Polisi pun didesak menangkap 15 pelaku yang masih buron.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
DPR Kecam Pemerkosaan 27 Pria terhadap Gadis 15 Tahun di Sampang, Desak Pelaku Buron Ditangkap
Olahraga
Link Streaming Belanda vs Maroko, Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Ketajaman lini depan skuad Oranje sejauh ini menyamai produktivitas gol Jerman dan Prancis
Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 Juni 2026
Link Streaming Belanda vs Maroko, Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Olahraga
Kapten Timnas Tanjung Verde Diduga Terlibat Kasus Pemerkosaan, Polisi Selandia Baru Kumpulkan Bukti
Kapten Timnas Tanjung Verde, Ryan Mendes, diduga terlibat kasus pemerkosaan di Selandia Baru. Kini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
Kapten Timnas Tanjung Verde Diduga Terlibat Kasus Pemerkosaan, Polisi Selandia Baru Kumpulkan Bukti
Olahraga
Belanda vs Maroko: Singa Atlas Siap Terkam De Oranje di Monterrey
Kedua tim melangkah ke fase gugur berbekal catatan impresif sepanjang babak penyisihan grup
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 Juni 2026
Belanda vs Maroko: Singa Atlas Siap Terkam De Oranje di Monterrey
Olahraga
Melaju ke 16 Besar, Kanada Bersiap Hadapi Belanda atau Maroko
Eustaquio menjadi pahlawan kemenangan lewat gol spektakuler pada menit ke-90+2 yang mematahkan perlawanan Afrika Selatan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Melaju ke 16 Besar, Kanada Bersiap Hadapi Belanda atau Maroko
Bagikan