Ketika Mantan Menkominfo Sebarkan Foto Hoax, Begini Penjelasannya

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 04 September 2017
Ketika Mantan Menkominfo Sebarkan Foto Hoax, Begini Penjelasannya

Tifatul bersama pengungsi Rohingya. (Twitter @tifsembiring)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mantan Menkominfo Tifatul Sembiring tengah mencuat namanya di media sosial lantara foto hoax. Tifatul disebut-sebut telah salah memposting foto-foto tentang kekerasan Rohingya, Myanmar, yang sebetulnya foto dari peristiwa lain.

Tifatul Sembiring mengunggah foto-foto kontroversi tersebut melalui Twitter. Belakangan, Tifatul menghapusnya dan kemudian meminta maaf. Foto tersebut diketahui merupakan peristiwa di Thailand tahun 2014.

Melalui akun Twitter-nya, Tifatul menyatakan menghapus foto yang telah diunggahnya. Ia mengatakan bahwa foto tersebut salah satu dari banyak foto kiriman kepadanya.

"Ok saya hapus 1 foto itu, walaupun saya dikirimi puluhan foto2 sadis, termasuk korban anak2 Rohingya yg dibunuh..." cuit anggota Komisi III DPR itu.

Tifatul yang mempunyai pengukut 1,4 juta di Twitter itu memberikan penjelasan terkait Rohingya dalam beberapa cuitan. Selain itu ia mengunggah sebuah foto ketika bersama pengungsi Rohingya, namun tidak disebutkan kapan dan di mana foto tersebut diambil.

Tifatul juga memposting berita-berita internasional tentang Rohingya. Ia berpendapat bahwa apa yang terjadi di Rakhine, Myanmar, adalah sebuah tragedi kemanusiaan. Politisi PKS itu juga menyebut dalam cuitannya bahwa telah terjadi genosida.

Terkait foto hoax yang diunggahnya, Tifatul meminta maaf. Pernyataan maaf salah satunya disampaikan olehnya ketika bertemu wartawan di Kompleks DPR.

Netizen banyak menanggapi foto hoax yang diunggah Tifatul dan mendesak permintaan maaf. Kritikan salah satunya datang dari Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Akhmad Sahal setelah unggahan foto itu. Sahal yang di-mention oleh Tifatul dalam foto tersebut menyertakan foto lain yang sama namun dengan keterangan foto berbeda.

Sahal mencuit, "Pak @tifsembiring sempet share foto hoax ttg Rohingya dgn mensyen saya ya. Ga cukup hanya delete. harusnya minta maaf juga, Pak." Sang Mantan Menkominfo akhirnya meminta maaf. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Ratusan Warga Bengkulu Antusias Bantu Etnis Rohingya

#Pengungsi Rohingya #Tifatul Sembiring
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Nasib Tragis Pengungsi Rohingya, 500 Orang Diduga Tewas Tenggelam di Perairan Myanmar
Dua kapal pengungsi Rohingya tenggelam di Myanmar. UNHCR dan IOM menduga lebih dari 500 orang tewas. Mayoritas berasal dari Cox’s Bazar, Bangladesh.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Nasib Tragis Pengungsi Rohingya, 500 Orang Diduga Tewas Tenggelam di Perairan Myanmar
Indonesia
Polri Tangkap WNI Terkait TPPO Warga Rohingya, Perluas Jaringan Hingga Turkiye
Ini bukan kali pertama HS menjadi pelaku TPPO. Berdasarkan catatan kepolisian, HS pernah terjerat kasus serupa.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Polri Tangkap WNI Terkait TPPO Warga Rohingya, Perluas Jaringan Hingga Turkiye
Indonesia
Nyaris 100 Pengungsi Rohingya Datangi Aceh, Ada yang Nekat Berenang ke Bibir Pantai
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Aceh Timur hingga kini terus berkoordinasi dengan pihak terkait
Angga Yudha Pratama - Kamis, 31 Oktober 2024
Nyaris 100 Pengungsi Rohingya Datangi Aceh, Ada yang Nekat Berenang ke Bibir Pantai
Berita
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Hentikan Bantuan dan Ingin Usir Pengungsi Rohingya
Sebuah video yang diunggah akun TikTok @pangeranaldi0, menampilkan Presiden Jokowi ingin mengusir pengungsi Rohingnya. Lalu, apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Rabu, 24 Januari 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Hentikan Bantuan dan Ingin Usir Pengungsi Rohingya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Konspirasi Amerika Serikat Dibalik 70 Juta Pengungsi Rohingnya Pindah ke Indonesia
Video di Tiktok membagikan klaim tentang 70 juta pengungsi Rohingya yang akan mengungsi ke Indonesia akibat dari konspirasi Amerika Serikat.
Pradia Eggi - Kamis, 18 Januari 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Konspirasi Amerika Serikat Dibalik 70 Juta Pengungsi Rohingnya Pindah ke Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Tutup Kantor UNHCR di Indonesia
Kantor UNHCR di Jakarta harus ditutup karena memicu para pengungsi dari berbagai negara datang ke Indonesia.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Januari 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Tutup Kantor UNHCR di Indonesia
Indonesia
Polri Turunkan Tim Usut Dugaan TPPO Pengungsi Rohingya
Badan Reserse Kriminal Polri melalui Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) menurunkan tim untuk mengusut dugaan jaringan TPPO pada arus kedatangan pengungsi Rohingya ke Indonesia.
Mula Akmal - Jumat, 22 Desember 2023
Polri Turunkan Tim Usut Dugaan TPPO Pengungsi Rohingya
Indonesia
Jokowi Tegaskan Penampungan Pengungsi Rohingya Bersifat Sementara
Pemerintah akan menampung sementara pengungsi asal Myanmar yang mendapatkan diskriminasi itu.
Zulfikar Sy - Senin, 11 Desember 2023
Jokowi Tegaskan Penampungan Pengungsi Rohingya Bersifat Sementara
Indonesia
Din Syamsuddin Dukung Pengungsi Rohingnya Dipindah ke Pulau Galang
Din Syamsuddin menyambut baik usulan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang membuka peluang menjadikan Pulau Galang, Kota Batam, Provinsi Riau sebagai lokasi penempatan pengungsi rohingnya.
Mula Akmal - Jumat, 08 Desember 2023
Din Syamsuddin Dukung Pengungsi Rohingnya Dipindah ke Pulau Galang
Indonesia
Masyarakat Aceh Dorong Kembali Kapal Rohingya ke Laut, Pusat Harus Berperan Aktif
Pemerintah pusat perlu mengambil sikap soal gelombang kedatangan pengungsi etnis Rohingya di Aceh.
Zulfikar Sy - Sabtu, 18 November 2023
Masyarakat Aceh Dorong Kembali Kapal Rohingya ke Laut, Pusat Harus Berperan Aktif
Bagikan