Ketika Ibu-Ibu Turun Memberikan Bantuan

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 03 Januari 2020
Ketika Ibu-Ibu Turun Memberikan Bantuan

Ibu-ibu memberikan bantuan ke korban (Foto: Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERKUMPULAN ibu-ibu di Sentraland, Parung Panjang, Bogor membuktikan kalau ibu-ibu tak hanya bisa ngegosip. Bencana banjir yang menimpa sebagian wilayah Jadetabek di awal tahun 2020 membuat hati mereka terketuk untuk terjun langsung memberi bantuan.

Mengusung gerakan Jumat Barokah, para ibu-ibu ini melakukan penggalangan dana dan bantuan logistik untuk korban banjir wilayah Cibunar dan Dago, Parung Panjang. Bantuan yang terkumpul bervariasi mulai dari uang, pakaian, alat kepersihan, selimut hingga makanan.

Perkumpulan ibu-ibu yang menyalurkan bantuan (Foto: ist)
Perkumpulan ibu-ibu yang menyalurkan bantuan (Foto: ist)

"Bantuan tersebut sudah kami salurkan sejak tanggal, 2 Januari 2020 kepada korban banjir di Desa Cibunar dan Desa Dago," kata Poppy Fauzia, perwakilan perkumpulan ibu-ibu, Jumat (3/1) seperti dilansir dalam rilis yang diterima Mmerahputih.com.

Perkumpulan ibu-ibu dari tujuh cluster Sentraland ini masih terus membuka layanan dompet peduli hingga beberapa hari ke depan. Hal ini sejalan dengan proses recovery warga terdampak banjir yang membutuhkan waktu dan bantuan.

Banjir dis ejumlah wilayah (Foto: MP/Rizky Fitrianto)
Banjir dis ejumlah wilayah (Foto: MP/Rizky Fitrianto)

"Harapan kami dari kegiatan ini adalah untuk memupuk kesadaran warga, dan Alhamdulillah warga sentraland luar biasa ketika menerima pengumuman emergency langsung banyak memberikan bantuan," ucap Poppy.

Seperti yang diketahui, sejumlah wilayah di Jabodetabek mendapat bencana banjir setelah sebelumnya diguyur hujan lebat. Bahkan BMKG mengatakan kalau intensitas hujan di Jabodetabek awal tahun 2020 paling ekstrem sepanjang sejarah.

Bencana ini pun menimbulkan banyak korban. Ribuan warga terdampak banjir mengungsi ke tempat yang lebih aman. Bahkan dari data BNPB, bencana ini sudah menelah korban jiwa.

#Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Bagikan