Headline

Saat Film Hanum & Rangga dan A Man Called Ahok Terjebak Dalam Perdebatan Politik

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 16 November 2018
Saat Film Hanum & Rangga dan A Man Called Ahok Terjebak Dalam Perdebatan Politik

Amien Rais ayahanda Hanum Rais (Foto: Muhammad Adimaja/Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Para penikmat film di Tanah Air dalam sepekan mendapat suguhan film karya anak bangsa yang secara politik berseberangan. Film pertama karya anak Amien Rais, Hanum Rais yang bertajuk Hanum & Rangga yang diadaptasi dari buku Faith and the City karya Hanum Rais.

Sementara film kedua, A Man Called Ahok yang mengisahkan masa kecil mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karya Rudi Valinka yang berasal dari buku dengan judul yang sama.

Menariknya, film dengan kisah dari dua tokoh yang berbeda pandangan politik itu langsung mengundang perbebatan sengit diantara pendukung kubu masing-masing.

Film A Man Called Ahok

Film A Man Called Ahok yang sedang tayang di bioskop (Foto: Twitter @basukibtp)

Dalam hal politik, pandangan dua sosok ini berseberangan. Hanum Rais, putri Amien Rais, adalah kader Partai Amanat Nasional. Baik Amien Rais dan partainya lantang bersuara dalam kasus penistaan agama yang menimpa Ahok.

Sementara Ahok, yang terpilih sebagai wakil gubernur DKI Jakarta bersama Joko Widodo, punya basis pendukung yang berbeda.

Film Hanum & Rangga
Film Hanum & Rangga (Instagram/Hanum Rais)

Sebagaimana dilansir BBC Indonesia, perbedaan pandangan politik yang ditopang dengan fanatisme pendukung masing-masing membuat film Hanum & Rangga dan A Man Called Ahok kontan menjadi topik perdebatan politik di media sosial.

Wakil Direktur Eksekutif Pusat Kajian Politik (Puskapol) FISIP UI, Hurriyah mengatakan segmen penonton untuk kedua film ini sudah jelas, hanya medan perangnya saja yang berbeda, dari media sosial sekarang ke sinema.

"Dari sisi politik, sudah jelas film ini punya intensi untuk memperkuat keyakinan pemilih mapan di kedua kubu dan mungkin meraih dukungan dari segmen pemilih lain," katanya.

Hurriyah menegaskan, kedua film tersebut mewujudkan glorfikasi tokoh yang didukung apalagi bertepatan dengan tahun politik seperti sekarang ini.

"Meskipun saya agak ragu kedua film ini mampu mempengaruhi segmen pemilih yang lain. Apalagi kedua film ini kecenderungannya sama: glorifikasi terhadap figur dan nilai yang ingin diusung, pas di tahun politik, "ujar Hurriyah di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pendapat berbeda justru datang dari sutradara film Joko Anwar. Joko menyesalkan sikap kedua pendukung yang menyeret film sebagai karya seni yang melibatkan banyak orang ke dalam pertikaian politik. Hal itu diungkapkan Joko Anwar melalui sebuah cuitan di akun twitter @jokoanwar.

Sementara itu, meski sama-sama dirilis pada tanggal 8 November 2018 lalu, jumlah penonton A Man Called Ahok lebih besar dibandingkan Hanum & Rangga. Dilansir dari filmindonesia.or.id, hingga pekan ketiga bulan November A Man Called Ahok meraih jumlah penonton sebanyak 587.747. Sementara Hanum & Rangga hanya mendapat penonton sebanyak 201.378.

Apakah sebuah film harus bebas dari prasangka dan kepentingan politik tertentu? Bukankah sebagai produk budaya, film berhak memiliki sikap dan nilai yang harus dikampanyekan kepada penontonnya? (*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Beli Saham PT Freeport, Inalum Gelontorkan Dana Rp58,4 Triliun

#Basuki Tjahaja Purnama #Kasus Ahok #Hanum Rais #Amien Rais #Joko Anwar
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

ShowBiz
Perempuan Jadi Hantu untuk Berdaya, Cermin Sosial dalam Film Horor Tanah Air
Lewat film horor, ada ironi bahwa perempuan benar-benar bisa berkekuatan ketika dia sudah tidak ada di dunia.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
Perempuan Jadi Hantu untuk Berdaya, Cermin Sosial dalam Film Horor Tanah Air
ShowBiz
Joko Anwar Bikin 'Ghost in The Cell' Versi Teater Musikal, ini nih Cara Ikutan Audisinya
Talenta yang tertarik ikut audisi teater musikal Ghost in The Cell bisa mencoba lewat daring.
Dwi Astarini - Kamis, 30 April 2026
Joko Anwar Bikin 'Ghost in The Cell' Versi Teater Musikal, ini nih Cara Ikutan Audisinya
ShowBiz
Joko Anwar Ungkap Rencana Teater Musikal 'Ghost in The Cell', Dijadwalkan 2027
Joko Anwar berencana mengadaptasi Ghost in The Cell menjadi teater musikal pada 2027. Simak konsep, alasan, dan rencana audisi terbuka untuk talenta baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Joko Anwar Ungkap Rencana Teater Musikal 'Ghost in The Cell', Dijadwalkan 2027
ShowBiz
'Pengabdi Setan 3' Siap Tayang 2027, Joko Anwar Bocorkan Teaser Misterius
Pengabdi Setan 3 akan tayang 2027 dengan cerita asal-usul teror. Teaser misterius dari Joko Anwar tampil perdana di bioskop.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
'Pengabdi Setan 3' Siap Tayang 2027, Joko Anwar Bocorkan Teaser Misterius
ShowBiz
Film Besutan Joko Anwar 'Ghost in the Cell' Laris Manis Dinanti di Luar Negeri, Terjual ke 68 Negara
Penjualan ke 68 negara ini menunjukkan bahwa film ini tak hanya dibuat untuk pasar Indonesia, tapi juga layak untuk pasar internasional.
Dwi Astarini - Rabu, 08 April 2026
Film Besutan Joko Anwar 'Ghost in the Cell' Laris Manis Dinanti di Luar Negeri, Terjual ke 68 Negara
Indonesia
Pengamat Nilai Kesaksian Ahok Bongkar Borok Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Harus Tindaklanjuti
Sejauh ini, tim penyidik Jampidsus Kejagung menetapkan 18 tersangka yang berasal dari jajaran petinggi BUMN, perusahaan rekanan, hingga pengusaha swasta kenamaan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Pengamat Nilai Kesaksian Ahok Bongkar Borok Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Harus Tindaklanjuti
Indonesia
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Dalam kesempatan tersebut, Ahok juga merespons dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) yang menyebut adanya kerugian negara fantastis mencapai Rp285 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Indonesia
Candaan Ahok Pecahkan Suasana Sidang Korupsi Pertamina yang Tegang
Negara diperkirakan menanggung kerugian total mencapai Rp285,18 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Candaan Ahok Pecahkan Suasana Sidang Korupsi Pertamina yang Tegang
ShowBiz
Intip Sederet Aktor Kawakan yang Turut Memeriahkan Film Terbaru Joko Anwar 'Ghost in Cell'
Film terbaru Joko Anwar berjudul Ghost in Cell dibintangi sederet aktor kawakan Tanah Air. Intip daftar lengkap pemainnya di sini.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Intip Sederet Aktor Kawakan yang Turut Memeriahkan Film Terbaru Joko Anwar 'Ghost in Cell'
ShowBiz
Joko Anwar Hadirkan Trailer Film 'Ghost in Cell', Satir Penjara Berbalut Horor-Komedi
Joko Anwar merilis trailer Ghost in Cell, film komedi satir berlatar penjara yang akan debut di Berlin Film Festival dan tayang tahun ini.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Joko Anwar Hadirkan Trailer Film 'Ghost in Cell', Satir Penjara Berbalut Horor-Komedi
Bagikan