Film

Joko Anwar Jalin Kerja Sama dengan Produser ‘Parasite’ Barunson E&A, Distribusikan Film Horor ‘Ghost in the Cell’

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 20 Agustus 2025
Joko Anwar Jalin Kerja Sama dengan Produser ‘Parasite’ Barunson E&A, Distribusikan Film Horor ‘Ghost in the Cell’

Joko Anwar.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — BARUNSON E&A, studio Korea di balik film pemenang Oscar karya Bong Joon-ho, Parasite, akan menangani penjualan global untuk perusahaan produksi milik sutradara ternama Indonesia Joko Anwar, Come and See Pictures. Kesepakatan eksklusif ini berlaku selama dua tahun.

Kolaborasi ini dimulai dengan film horor penjara Ghost in the Cell, garapan terbaru Joko Anwar yang bercerita tentang para narapidana dan sipir yang dipaksa bekerja sama menghadapi ancaman supernatural. Film tersebut akan memulai debut penjualannya di Toronto International Film Festival, bulan depan, dilanjutkan ke Busan Asian Contents and Film Market. Daftar proyek kerja sama ini juga mencakup film sMothered.

Kemitraan ini menandai ekspansi signifikan Barunson E&A di Asia Tenggara, memanfaatkan reputasi Joko Anwar yang kian berkembang sebagai maestro horor. Sang sutradara Indonesia ini telah membangun basis penggemar setia lewat thriller supernatural seperti Pengabdi Setan yang mendominasi box office lokal pada 2017 dan menembus lebih dari 40 pasar internasional.

Baca juga:

Joko Anwar Bikin Film Horor-Komedi Baru 'Ghost in The Cell', Intip Daftar Pemerannya


Popularitas Anwar semakin kokoh lewat Perempuan Tanah Jahanam (Impetigore) yang tayang di Sundance 2019 dan mewakili Indonesia di Oscar. Ia kemudian merambah genre superhero lewat Gundala, yang tayang perdana di Toronto. Joko Anwar melanjutkan langkah ke Hollywood dengan proyek Amazon MGM, Pengepungan di Bukit Duri, yang baru dirilis di Prime Video minggu lalu.

“Come and See Pictures didirikan dengan keyakinan bahwa penceritaan yang berani dan tanpa rasa takut dapat menggerakkan serta mengubah penonton,” ujar Joko Anwar, dikutip Variety.

Ia mengatakan Barunson E&A sejak lama mewujudkan visi yang sama lewat karya-karya inovatif mereka. Kesepakatan ini merupakan peluang bagi kedua belah pihak untuk menyatukan semangat dan mendorong batas sinema bersama, menciptakan film-film yang berani mengambil risiko, memicu percakapan, dan meninggalkan kesan mendalam pada penonton di seluruh dunia. “Saya antusias dengan cerita-cerita yang akan kami hadirkan dalam dua tahun mendatang,” katanya.

Kemitraan ini juga memanfaatkan jaringan CEO Barunson E&A, Choi Yoon-hee, yang sudah terbangun lama di Indonesia. Yoon-hee telah terkoneksi dengan Indonesia sejak masa jabatannya di CJ ENM, dengan ia terlibat dalam sejumlah film Joko sebelumnya.

“Kemitraan eksklusif dengan Joko Anwar ini memanfaatkan keahlian kami di pasar Indonesia, dan kami menantikan untuk membagikan visinya serta memperkenalkan sinema Indonesia yang luar biasa kepada penonton global,” ujar Yoon-hee.

Joko Anwar mendirikan Come and See Pictures pada 2020 bersama kolaborator lamanya, Tia Hasibuan. Perusahaan ini bergabung dalam daftar mitra Indonesia Barunson E&A, yang sebelumnya sudah mencakup pemain besar lokal seperti Visinema Pictures, Base Entertainment, Miles Films, Rapi Films, dan Imajinari.(dwi)

Baca juga:

3 Fakta Menarik Film 'Pengepungan Bukit Duri', Karya Terkini dari Joko Anwar

#Film #Joko Anwar #Film Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Jeremy Renner Beraksi lagi, bakal Habisi Geng Kriminal London '12 Bullets"
Dengan hanya 12 peluru tersisa di tangannya, karakter yang diperankan Renner ini harus memastikan setiap tembakannya berarti dan tepat sasaran.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
Jeremy Renner Beraksi lagi, bakal Habisi Geng Kriminal London '12 Bullets
ShowBiz
Kisah Masa Lalu John Wick Dikemas dalam Film Animasi, Keanu Reeves Kembali Terlibat
Lionsgate menyiapkan film animasi John Wick dengan Keanu Reeves kembali terlibat. Ceritanya mengungkap masa lalu Wick dan misi Impossible Task.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
Kisah Masa Lalu John Wick Dikemas dalam Film Animasi, Keanu Reeves Kembali Terlibat
ShowBiz
Daftar Film Baru yang Tayang di Netflix, HBO Max, Disney+, dan Prime Video Oktober-November 2026
Simak daftar dan jadwal film yang tayang di Netflix, HBO Max, Disney+, Prime Video, Apple TV, dan Peacock sepanjang Oktober-November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Daftar Film Baru yang Tayang di Netflix, HBO Max, Disney+, dan Prime Video Oktober-November 2026
ShowBiz
Neve Campbell Kembali, Ngajak Teriak di 'Scream 8'
Ia akan kembali memerankan karakter ikonis Sidney Prescott dalam film kedelapan waralaba slasher meta-horor legendaris, Scream 8.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Neve Campbell Kembali, Ngajak Teriak di 'Scream 8'
ShowBiz
Petunjuk Kemunculan Spider-Man di 'Avengers: Doomsday' Mulai Terungkap, Bertemu Doctor Doom?
Spider-Man dikabarkan bakal muncul di Avengers: Doomsday. Lalu, apakah informasi tersebut benar? Begini petunjuknya.
Soffi Amira - Selasa, 03 November 2026
Petunjuk Kemunculan Spider-Man di 'Avengers: Doomsday' Mulai Terungkap, Bertemu Doctor Doom?
ShowBiz
Jakarta World Cinema Siap Hidupkan kembali Kompetisi Film Feature Pertama Tahun Depan
Tim penyelenggara berambisi mendatangkan deretan anggota juri internasional yang memiliki rekam jejak serta filmografi kuat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Jakarta World Cinema Siap Hidupkan kembali Kompetisi Film Feature Pertama Tahun Depan
ShowBiz
Berbeda dengan Versi Disney, 'The Hunchback, Soul of Paris' Angkat Kisah Gelap Quasimodo
'The Hunchback, Soul of Paris' hadir dengan kisah Quasimodo di tengah wabah kolera, perburuan polisi, eksperimen medis, dan Revolusi Juli 1830.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Berbeda dengan Versi Disney, 'The Hunchback, Soul of Paris' Angkat Kisah Gelap Quasimodo
ShowBiz
'Resident Evil' Masuk 3 Besar Film Horor Terlaris, Kalahkan Rekor Film Sebelumnya
Resident Evil kini masuk tiga besar film horor terlaris di dunia. Pendapatannya mencapai 500 juta dolar AS atau Rp 7,2 triliun.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
'Resident Evil' Masuk 3 Besar Film Horor Terlaris, Kalahkan Rekor Film Sebelumnya
ShowBiz
Netflix Rilis Trailer 'Serangan Balik', Lukman Sardi Adu Aksi di 12 November
Dalam proyek orisinal Netflix kali ini, Lukman dipercaya menjadi tokoh utamanya, Eyang Hari.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Netflix Rilis Trailer 'Serangan Balik', Lukman Sardi Adu Aksi di 12 November
ShowBiz
Film 'Merah Sebelum Fajar' Garin Nugroho Tayang 21 Januari 2027, Angkat Konflik Awal Kemerdekaan Indonesia
Film Merah Sebelum Fajar karya Garin Nugroho tayang 21 Januari 2027. Dibintangi Nicholas Saputra dan Laura Basuki, film ini mengangkat konflik Indonesia pada 1946.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Film 'Merah Sebelum Fajar' Garin Nugroho Tayang 21 Januari 2027, Angkat Konflik Awal Kemerdekaan Indonesia
Bagikan