Kesal WAMI Tak Transparan Terkait Pembagian Royalti Lagu, Ari Lasso: Cuma Dikirim Rp 700 ribu dan Salah Transfer

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Agustus 2025
Kesal WAMI Tak Transparan Terkait Pembagian Royalti Lagu, Ari Lasso: Cuma Dikirim Rp 700 ribu dan Salah Transfer

Ari Lasso. (Foto: dok/ari lasso)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Musisi dan penyanyi Ari Lasso mengungkap kekesalannya terhadap pembayaran royalti kurang transparan yang dilakukan oleh Wahana Musik Indonesia (WAMI), dan mengakibatkan kerugian materiel atas karyanya.

Perasaan kesal pelantun lagu Kirana itu disampaikan lewat unggahan Instagram, Senin (11/8). Dalam unggahan tersebut ada dokumen bukti transaksi serta detail pembayaran royalti uang dilakukan sejumlah tempat hiburan yang menggunakan lagunya.

Terlihat total dana royalti yang dikirim sejumlah tempat hiburan mencapai Rp 66 Juta lebih, namun di lembaran lainnya menunjukkan ternyata uang yang dikirimkan hanya Rp 700 ribuan saja.

Lebih anehnya lagi, sambung Ari, nama penerima dana 'seuprit' itu justru bukan atas nama dirinya, melainkan nama orang lain yang sama sekali tidak ia kenal.

"Saya bingung membaca dari sekian puluh juta yang menetes hanya 700 an ribu, saya telepon sahabat saya Mas Meidy Aquarius Meidif yang sempat di WAMI, diapun juga bingung, dan menjawab gue udah gak di Wami. Kekonyolan yang PALING HEBAT ADALAH ANDA TRANSFER KE Rekening 'Mutholah Rizal'. Terus hitungan In laporan Ari Lasso, itu punya saya atau punya Pak Mutholah Rizal. Atau hitungan itu punya saya tapi Wami salah transfer ke Mutholah Rizal," kata dia panjang dalam diskripsi unggahannya itu, dikutip Selasa (12/8).

Baca juga:

Heboh Royalti Lagu, Aturan Dinilai Masih Membingungkan

Ari pun menyayangkan kekeliruan yang dilakukan WAMI tersebut. Menurutnya, WAMI selaku manajemen musik telah berlaku sangat buruk yang sangat berpotensi menyebabkan kerugian.

"Manajemen yg (maaf) SANGAT BURUK yg sangat berpotensi merugikan, bisa negara, dalam hal ini Dirjen Pajak, dan yang pasti merugikan banyak musisi anggota anda. Banyak 'permainan' atau kecerobohan yang cukup layak rasanya untuk diperiksa lembaga negara dalam hal ini Mungkin BPK, KPK, atau BARESKRIM. Bukan untuk menghukum tapi menjadikan @wami.id sebagai sebuah lembaga yg kredibel," kata Ari.

Baca juga:

Singgung Riders 'Nyeleneh' Musisi Zaman Now, Ari Lasso Ungkap Permintaan Back Stage Sederhana Miliknya

Ari pun menegaskan kalau dirinya bukan seniman yang serakah. Ia hanya meminta haknya atas karyanya karena sudah ada Wami yang menagih royalti kesana kemari. Di sisi lain, Ari bersyukur dia tak mengandalkan uang royalti untuk pemasukkannya, melainkan pemasukan dari penampilan manggungnya.

Ari pun menagih penjelasannya dari pihak Wami akan soal pembagian royalti ini.

"Dear @wami.id bagaimana cara anda mengelola organisasi anda?? Katanya ketuanya sekarang musisi yg sangat sy kagumi Mas Adi Kla @adiadrian22. Mohon Pencerahan," tutup Ari. (Tka)

#WAMI #Royalti Musik #Ari Lasso #Musik Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

ShowBiz
Tonewaves Rilis 'Parfum', Lagu Hangat tentang Kenangan yang Kembali lewat Aroma
Tonewaves kembali dengan single terbaru berjudul 'Parfum'. Lagu ini mengangkat kisah sederhana tentang aroma yang membangkitkan kenangan manis.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 55 menit lalu
Tonewaves Rilis 'Parfum', Lagu Hangat tentang Kenangan yang Kembali lewat Aroma
ShowBiz
Mario G. Klau Rilis 'Otak di Mana?' bersama Juan Reza, Terinspirasi Fenomena Viral di TikTok
Mario G. Klau kembali merilis single terbaru berjudul 'Otak Dimana?' bersama Juan Reza. Lagu ini terinspirasi dari fenomena viral di TikTok.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
Mario G. Klau Rilis 'Otak di Mana?' bersama Juan Reza, Terinspirasi Fenomena Viral di TikTok
ShowBiz
Biru Baru Hadirkan 'Kita Cari Waktu Lain', Kisah Dua Orang yang Memilih Menunda Percakapan
Kita Cari Waktu Lain dari Biru Baru mengisahkan dua individu yang sama-sama menghadapi persoalan hidup dan memilih menunda percakapan hingga waktu yang dirasa lebih tepat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Biru Baru Hadirkan 'Kita Cari Waktu Lain', Kisah Dua Orang yang Memilih Menunda Percakapan
ShowBiz
Yura Yunita Undang Perunggu ke Rumah, Bikin Lagu 'Mau Jadi Apa?' Terasa Berbeda
Yura Yunita meluncurkan serial live performance Main ke Rumah di YouTube. Perunggu menjadi tamu perdana dengan membawakan versi intim lagu Mau Jadi Apa?.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Yura Yunita Undang Perunggu ke Rumah, Bikin Lagu 'Mau Jadi Apa?' Terasa Berbeda
ShowBiz
The Rain Rilis 'Semoga Dia Bahagia', Kembali ke Akar Musik yang Membentuk Identitas Band
The Rain merilis single terbaru 'Semoga Dia Bahagia' yang menghadirkan nuansa khas era awal band. Lagu ini terinspirasi oleh pengaruh alternatif rock 90-an.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
The Rain Rilis 'Semoga Dia Bahagia', Kembali ke Akar Musik yang Membentuk Identitas Band
ShowBiz
Romanssa Rilis EP Perdana 'Penulis Lagu', Angkat Kisah Persahabatan dan Perjalanan Musik
Romanssa resmi merilis EP perdana 'Penulis Lagu' berisi enam trek. Album ini menampilkan cerita personal, perjalanan persahabatan, dan kolaborasi dengan Dennis Ferdinand.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Romanssa Rilis EP Perdana 'Penulis Lagu', Angkat Kisah Persahabatan dan Perjalanan Musik
ShowBiz
Terinspirasi Permainan 'Hompimpa', MARBLES Usung Pesan Self-Worth dan Keberanian Bersikap
Terinspirasi permainan tradisional Hompimpa, MARBLES angkat pesan tentang kepercayaan diri, keberanian memilih, dan pentingnya menghargai diri sendiri.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Terinspirasi Permainan 'Hompimpa', MARBLES Usung Pesan Self-Worth dan Keberanian Bersikap
ShowBiz
Hermione Tuangkan Kegelisahan dan Harapan dalam Album Perdana 'Trying My Best But It’s Not The Best That I Could Give'
Hermione merilis album perdana Trying My Best But It’s Not The Best That I Could Give. Album berisi 11 lagu ini mengangkat tema ketidaksempurnaan, kegelisahan, dan harapan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Hermione Tuangkan Kegelisahan dan Harapan dalam Album Perdana 'Trying My Best But It’s Not The Best That I Could Give'
ShowBiz
HAFIZ Hadirkan 'Lantai 1', Lagu Tentang Kebingungan dan Harapan di Usia 20-an
HAFIZ merilis single terbaru berjudul Lantai 1. Lagu ini mengangkat kisah pencarian jati diri, ketidakpastian, dan harapan yang banyak dialami generasi muda.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
HAFIZ Hadirkan 'Lantai 1', Lagu Tentang Kebingungan dan Harapan di Usia 20-an
ShowBiz
Mengupas Makna Lagu 'Tak Perlu Ada Senja', Kolaborasi Suara Kayu dan Fiersa Besari
Simak makna lagu Tak Perlu Ada Senja dari Suara Kayu dan Fiersa Besari. Lagu ini mengangkat kisah cinta sederhana yang tetap relevan dan menyentuh hingga sekarang.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Mengupas Makna Lagu 'Tak Perlu Ada Senja', Kolaborasi Suara Kayu dan Fiersa Besari
Bagikan