Duo Antonia Hadirkan 'Asalkan Ku Bisa', Cerita tentang Cinta yang Harus Berbagi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Duo Antonia Hadirkan 'Asalkan Ku Bisa', Cerita tentang Cinta yang Harus Berbagi

Duo Antonia lepas karya baru. (foto: dok/duo antonia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Duo Antonia resmi merilis music video terbaru untuk single Asalkan Ku Bisa. Lagu tersebut merupakan salah satu materi dalam EP Suara Hati yang telah dirilis di berbagai platform musik.

Lagu Asalkan Ku Bisa mengangkat kisah emosional tentang seorang perempuan yang terjebak dalam hubungan cinta segitiga. Meski menyadari bahwa cintanya harus berbagi, ia memilih tetap bertahan karena rasa cintanya yang begitu besar.

Cerita tersebut menjadi gambaran tentang perasaan seseorang yang berada dalam hubungan tidak sederhana, tetapi tetap memilih mempertahankannya karena kuatnya rasa cinta.

Baca juga:

KOTAK Hadirkan Single 'YOLO', Penanda Semangat Baru Setelah Lebih dari 20 Tahun Bermusik

Lagu Asalkan Ku Bisa ditulis dan diciptakan oleh Dona Antonia, founder Duo Antonia. Melalui lagu ini, Dona ingin menghadirkan cerita yang dekat dengan realitas kehidupan banyak orang.

Fenomena cinta yang tidak sederhana seperti ini masih sering kita temui di sekitar kita. Lewat ‘Asalkan Ku Bisa’, saya berharap para pendengar merasa bahwa perasaan mereka dipahami dan tidak sendirian ketika menghadapi situasi yang sulit,

Dona Antonia.

Lirik Asalkan Ku Bisa - Duo Antonia

Awalnya semua terasa indah

Namun kini berubah

Redup segalanya

Namun ku bertahan

Entah mengapa

Baru pertama kali

Hatiku sebesar ini

Kau datang dan pergi

Sesuka hatimu

Jujur ku tak sanggup

′Tuk tetap di sini

Walau terasa sakit

Dan tak kuat lagi

Asalkan ku bisa

Rasakan pelukmu

Ku selalu berharap

Kau kan berubah

Hingga detik ini

Ku trus mencoba

Agar hanya aku

Yang kamu cinta

Walau tak mungkin

Hatimu hanya untukku

Kau datang dan pergi

Sesuka hatimu

Jujur ku tak sanggup

'Tuk tetap di sini

Walau terasa sakit

Dan tak kuat lagi

Asalkan ku bisa

Rasakan pelukmu

Kini lelah hatiku mengerti

Cintaku padamu

Takkan pernah berarti

Kau datang dan pergi

Sesuka hatimu

Jujur ku tak sanggup

′Tuk tetap di sini

Walau terasa sakit

Dan tak kuat lagi

Asalkan ku bisa

Rasakan pelukmu

Asalkan ku bisa

Rasakan pelukmu

(Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
Simak 10 lagu paling banyak diputar di Spotify Indonesia pada 28 September 2026. Sesi Potret eńau dan Ari Lesmana memimpin chart, disusul Tulus dan Raim Laode.
Ananda Dimas Prasetya - 7 menit lalu
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
Synchronize Fest 2026 menghadirkan special show Geisha, Project Pop, Warkop DKI, Emo Revival, Reggae Gang hingga Timur Basudara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Bagikan