Kerja Sama Antar Pihak Percepat Vaksinasi Booster
Vaksinasi booster diharapkan dapat mencegah gelombang COVID-19. (Foto: Unsplash/Parang Mehta)
SAAT ini, vaksinasi booster tengah berjalan di berbagai daerah. Kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta, akan mempercepat bergulirnya program vaksinasi booster yang dirancang untuk melawan penyebaran COVID-19.
"Indonesia telah memasuki fase pemulihan setelah gelombang COVID-19. Program vaksinasi booster sangat krusial bagi keberlanjutan pemulihan tersebut, kita perlu memperkuat ketahanan masyarakat Indonesia terhadap varian baru, yaitu Omicron," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, mengutip laman ANTARA, Sabtu (29/1).
Pada 2021, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah bekerja sama dengan sejumlah pihak swasta yang merupakan perusahaan teknologi, untuk pendirian sentra vaksin drive-thru pertama di Asia Tenggara.
"Kami semua melihat peran nyata teknologi terhadap efisiensi pendistribusian vaksinasi. Oleh karena itu, kami menyambut baik kemitraan lanjutan untuk pendistribusian vaksinasi booster bersama kedua perusahaan teknologi tersebut," ujar Budi.
Baca juga:
Kini, dua perusahaan swasta yang bergerak di bidang teknologi itu kembali bekerja sama dengan pemerintah untuk mendistribusikan vaksinasi booster yang menyasar puluhan ribu masyarakat di kategori kelompok pririotas dan rentan, serta mitra ojek online di Bali.
"Peningkatan imunitas masyarakat sangat penting bagi Bali yang akan menjadi tuan rumah G20 dan menyambut tamu dari berbagai negara. Kami harap insiatif dari Grab dan Good Doctor dapat mendorong lebih banyak pihak swasta lainnya untuk menyukseskan program vaksinasi Indonesia," tambah Budi.
Baca juga:
Di sisi lain, Gubernur Bali Wayan Koster yang diwakili Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Bali IGW Samsi Gunarta menyampaikan, vaksinasi booster hadir di waktu yang tepat, mengingat Bali akan menjadi tuan rumah G20 Indonesia 2022, terutama puncak acara yaitu Konferensi Tingkat Tinggi G20 pada Oktober.
Pemerintah Bali telah memulai berbagai persiapan untuk menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi G20 Bali 2022, yang diharapkan dapat memulihkan kembali perekonomian.
"Pemberian vaksinasi booster oleh pihak swasta ke pelaku pariwisata dan UMKM akan memberikan efek jangka panjang yang sangat baik, bukan hanya bagi perlindungan kesehatan para pekerja, tapi juga tamu nasional dan internasional yang akan berkunjung ke Bali," tutupnya. (and)
Baca juga:
Kick off Vaksin Booster Kota Tangerang
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Putih Sambil Berdiri Bisa Picu Penyakit Batu Ginjal
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit