Kerik Gigi, Rahasia Kecantikan Gadis Mentawai

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 20 Mei 2017
Kerik Gigi, Rahasia Kecantikan Gadis Mentawai

Kerik gigi, tradisi yang masih bertahan di Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat. (Foto: redaksindonesia.blogspot)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kaum wanita selalu memiliki dan melakukan berbagai cara untuk mempercantik dirinya. Kecantikan, memang menjadi hal yang didambakan bagi setiap wania agar bisa menarik perhatian para pria. Bahkan, banyaknya metode untuk mempercantik diri bagi kaum wanita, lahir sebuah istilah "pain for beauty", yang mengartikan wanita rela menempuh cara menyakitkan agar terlihat cantik. Dengan demikian, dapat dibilang kecantikan adalah sebuah harga mati bagi kaum hawa.

Begitu pula yang dilakukan oleh kaum wanita di Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat. Meskipun dunia sudah mencapai zaman modern, suku Mentawai masih menjaga tradisi mereka. Ya, wanita dari suku Mentawai memiliki cara yang sangat unik dan bisa dibilang menyakitkan untuk mempercantik dirinya. Sudah menjadi tradisi sejak dulu, para wanita di sini, mempercantik dirinya dengan cara mengerik gigi. Membayangkannya saja sudah terasa menyakitkan bukan? Akan tetapi, para wanita Mentawai percaya mereka akan menjadi cantik dengan mengerik gigi mereka hingga runcing.

Sebagai simbol mencapai kedewasaan juga, tradisi kerik gigi sudah menjadi kewajiban untuk para wanita Mentawai. Makna untuk mencari jati diri, juga menjadi alasan mereka melakukannya.Tak hanya itu, mereka juga percaya bahwa jika melakukan tradisi ini, akan membuat jiwa mereka dipenuhi kedamaian dan kebahagiaan.

Tradisi ini tidak hanya dilakukan dengan meruncingkan satu gigi saja, proses mengerik atau meruncingkan gigi para wanita Mentawai, memakan waktu yang tidak sebentar lantaran keseluruhan gigi diruncingkan. Proses melakukan tradisi ini juga tidak diberikan obat bius dan ditangani secara aman. Alat yang digunakannya berupa besi atau kayu yang diasah hingga tajam tanpa di steril terlebih dahulu. Biasanya, peruncingan gigi wanita Mentawai dilakukan oleh pemimpin adat di sini.

Kerik gigi merupakan salah satu tradisi di Sumatra Barat yang masih bertahan. Anda ingin mencobanya juga, agar terlihat makin cantik?

Baca juga artikel tentangSelain Suku Baduy, Ada Masyarakat Adat Cisungsang di Banten

#Kepulauan Mentawai #Sumatera Barat
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Lifestyle
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Musisi asal Sumatera Barat, Miya Maharani yang dikenal dengan nama panggung Bumiy, merilis lagu berjudul “Hati Bertali”, sebagai ruang perenungan sekaligus penguat perasaan bagi mereka yang mengalami perpisahan
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Indonesia
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Tindakan tersebut dinilai merupakan pelanggaran serius terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) yang harus diusut hingga ke akar permasalahannya.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Indonesia
Badan Geologi Jelaskan Asal Mula Sinkhole di Limapuluh Kota, Sumbar, tak Terjadi Tiba-Tiba
Amblesan tersebut terjadi akibat proses erosi buluh atau pengikisan tanah oleh aliran air bawah permukaan.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Badan Geologi Jelaskan Asal Mula Sinkhole di Limapuluh Kota, Sumbar, tak Terjadi Tiba-Tiba
Indonesia
Banjir Bandang Terjang Pasar Maninjau Agam, 40 Rumah Terdampak
Setidaknya ada 200 orang mengungsi ke musala, rumah keluarga, dan fasilitas pemerintah.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Banjir Bandang Terjang Pasar Maninjau Agam, 40 Rumah Terdampak
Indonesia
Hutan di Sumbar Kian Menyusut, DPR Desak Rehabilitasi Hutan Bukit Barisan
Hutan di Sumatera Barat kini kian menyusut. DPR pun mendesak adanya rehabilitasi Hutan Bukit Barisan.
Soffi Amira - Rabu, 17 Desember 2025
Hutan di Sumbar Kian Menyusut, DPR Desak Rehabilitasi Hutan Bukit Barisan
Indonesia
Kabupaten Agam dan Pesisir Selatan Sumbar Belum Dialiri Listrik, Kapolda: Akses Jalan Terputus dan Potensi Bencana Susulan
Ada tujuh titik yang belum dialiri listrik, 6 di antaranya Kabupaten Agam dan satu di Kabupaten Pesisir Selatan
Frengky Aruan - Minggu, 07 Desember 2025
Kabupaten Agam dan Pesisir Selatan Sumbar Belum Dialiri Listrik, Kapolda: Akses Jalan Terputus dan Potensi Bencana Susulan
Indonesia
Sungai di Agam Sumbar Meluap Lagi, Jembatan Darurat Buatan TNI-Polri Hanyut
Jembatan darurat itu hanyut terbawa arus akibat hujan deras yang berlangsung sekitar satu jam membuat air sungai langsung membesar.
Wisnu Cipto - Sabtu, 06 Desember 2025
Sungai di Agam Sumbar Meluap Lagi, Jembatan Darurat Buatan TNI-Polri Hanyut
Indonesia
Gunung Marapi Sumbar Erupsi, Kabupaten Agam Terdampak Abu Vulkanis
Kecamatan Baso dan Kecamatan Canduang di Kabupaten Agam menjadi dua daerah yang terpapar kabut abu vulkanis ini.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Desember 2025
Gunung Marapi Sumbar Erupsi, Kabupaten Agam Terdampak Abu Vulkanis
Indonesia
Waspadai Ancaman Banjir Rob Pesisir Sumbar 3-7 Desember
BMKG mengimbau masyarakat di tepi pantai atau wilayah pesisir Sumbar dan Mentawai agar tetap waspada
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
 Waspadai Ancaman Banjir Rob Pesisir Sumbar 3-7 Desember
Indonesia
Gubernur Sumbar Instruksikan Manfaatkan Kunjungan Pejabat Pusat untuk Korban Banjir
Gubernur menyebutkan sejak Jumat (28/11), sejumlah pejabat pusat telah mulai berdatangan ke Sumbar untuk melihat langsung dampak bencana.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Desember 2025
Gubernur Sumbar Instruksikan Manfaatkan Kunjungan Pejabat Pusat untuk Korban Banjir
Bagikan