Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kereta Tabrak Gajah di Sri Lanka, 6 Ekor Mati

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Kereta Tabrak Gajah di Sri Lanka, 6 Ekor Mati

Ilustrasi gajah. (Unsplash/Bisakha Datta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SEBUAH kereta bertabrakan dengan kawanan gajah di Sri Lanka pada Rabu (19/2) malam, menewaskan setidaknya enam ekor.

Kepolisian Sri Lanka, dikutip CNN, melaporkan tak ada penumpang yang terluka dalam insiden ini, tetapi petugas medis satwa liar sedang merawat seekor gajah betina dan anak gajah yang terluka di Kota Giritale. Daily News, media milik negara Sri Lanka, Kamis (20/2), melaporkan kereta Meenagaya menabrak kawanan gajah tersebut di Km 140 antara Stasiun Minneriya dan Galoya pada Rabu sekitar pukul 23.30 waktu setempat.

"Menurut pernyataan yang dirilis Departemen Konservasi Satwa Liar, pejabat Departemen Perkeretaapian, polisi, dan petugas satwa liar segera berkoordinasi di lokasi kejadian. Penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk menentukan penyebab kecelakaan ini.

Menurut World Wildlife Fund (WWF), gajah Sri Lanka merupakan terbesar dan tergelap di antara spesies gajah Asia. Ukuran kawanan mereka biasanya terdiri dari 12-20 ekor, dengan gajah betina tertua sebagai pemimpinnya.

Baca juga:

Jalur Kereta Api Terindah Asia di Sri Lanka


Gajah memiliki makna simbolis, budaya, dan ekonomi yang penting bagi Sri Lanka. Gajah juga menjadi daya tarik wisata utama. Namun, konflik antara gajah dan manusia terus meningkat karena habitat hutan mereka semakin berkurang akibat pembangunan infrastruktur dan pertanian.

Insiden serupa telah terjadi sebelumnya. Pada Oktober lalu, Associated Press melaporkan setidaknya dua ekor gajah tewas ketika sebuah kereta pengangkut ribuan galon bahan bakar menabrak kawanan gajah di Kota Minneriya, sekitar 200 km dari ibu kota Kolombo.

Taman Nasional Minneriya dikenal sebagai tempat berkumpulnya kawanan gajah Asia terbesar di dunia dan menarik banyak wisatawan.

Masinis kereta yang mengalami kecelakaan di Oktober 2024 mengatakan kepada Associated Press bahwa kawanan gajah, yang terdiri dari hampir 20 ekor, tiba-tiba berusaha menyeberangi rel kereta.

"Jarak kami dengan mereka sekitar 10 meter. Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Kami menekan rem hingga maksimal, tetapi tidak banyak yang bisa dilakukan. Setidaknya empat gajah tertabrak," kata masinis NW Jayalath kepada Associated Press.(dwi)

Baca juga:

Setelah Menjabat, Presiden Baru Sri Lanka Bubarkan Parlemen

#Sri Lanka #Gajah #Kecelakaan Kereta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
2 Kereta Tabrakan di Inggris, Korban Capai 80 Orang
Dilaporkan satu orang meninggal dunia dan beberapa orang lainnya terluka setelah dua kereta api bertabrakan di dekat Kota Bedford.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
2 Kereta Tabrakan di Inggris, Korban Capai 80 Orang
Indonesia
Kecelakaan Maut KA Argo Bromo vs KRL, DPR Dorong Pembangunan Flyover Bekasi tak Bisa Ditunda
DPR mendesak pembangunan flyover Bekasi dipercepat, setelah tragedi KRL vs KA Argo Bromo Anggrek.
Soffi Amira - Jumat, 22 Mei 2026
Kecelakaan Maut KA Argo Bromo vs KRL, DPR Dorong Pembangunan Flyover Bekasi tak Bisa Ditunda
Indonesia
Sopir Taksi Green SM Tersangka Tabrakan Kereta Maut Bekasi, Dijerat Pasal Kelalaian UU Lalu Lintas
Terancam pidana penjara paling lama 6 bulan dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000,00.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Sopir Taksi Green SM Tersangka Tabrakan Kereta Maut Bekasi, Dijerat Pasal Kelalaian UU Lalu Lintas
Indonesia
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memastikan berkas perkara kasus kecelakaan tabrakan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur pada akhir April lalu telah rampung.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Indonesia
Hampir Sebulan Berlalu, 5 Korban Tabrakan Maut Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS
Hampir sebulan pasca tabrakan maut KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, lima korban masih dirawat di rumah sakit.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Hampir Sebulan Berlalu, 5 Korban Tabrakan Maut Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS
Indonesia
KAI Tutup 20 Perlintasan Sebidang Berisiko Tinggi, Keselamatan Jadi Prioritas
KAI bersama stakeholder menutup 20 perlintasan sebidang dan meningkatkan keselamatan di ribuan titik lain demi mengurangi risiko kecelakaan kereta api.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
KAI Tutup 20 Perlintasan Sebidang Berisiko Tinggi, Keselamatan Jadi Prioritas
Indonesia
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Keselamatan publik dalam bermobilisasi merupakan isu strategis yang menuntut perhatian serius
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Indonesia
KAI Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Bekasi Timur, Minta Tunggu Hasil Investigasi KNKT
KAI buka suara soal insiden kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur. KAI meminta publik menunggu hasil investigasi KNKT.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
KAI Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Bekasi Timur, Minta Tunggu Hasil Investigasi KNKT
Indonesia
90 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Sudah Boleh Pulang dari RS, 17 Masih Dirawat
Layanan klaim, trauma healing, dan Lost and Found korban tabrakan kereta Bekasi Timur tetap dibuka hingga 11 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
90 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Sudah Boleh Pulang dari RS, 17 Masih Dirawat
Indonesia
Polisi belum Tetapkan Tersangka Kasus Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, masih Pendalaman meski sudah Periksa 36 Saksi
Para saksi yang dimintai keterangan yaitu dari kuarga korban, warga di sekitar lokasi kejadian, hingga beberapa petugas perkeretaapian.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
Polisi belum Tetapkan Tersangka Kasus Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, masih Pendalaman meski sudah Periksa 36 Saksi
Bagikan