Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Keputusan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Kembali Molor

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 03 September 2015
Keputusan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Kembali Molor

Pengunjung mengamati miniatur kereta cepat dalam Pameran Kereta Cepat Dari Tiongkok di Jakarta, Kamis (13/8). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Keputusan pemenang tender kereta cepat (High Speed Railways/HSR) rute Jakarta-Bandung terkait apakah proposal Tiongkok atau Jepang yang akan dipilih Pemerintah kembali molor dari jadwal. Pasalnya hingga kini Pemerintah masih belum dapat memutuskan apa hasil keputusan dari proyek tersebut.

Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution mengakui bahwa pihaknya telah mendengarkan laporan dari Boston Consultan Group (BCG), dan Pemerintah juga sudah memiliki rekomendasi yang akan diajukan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis besok (3/9).

"Laporan konsultan, secara bersama-sama sudah diklarifikasi oleh masing-masing. Sudah disampaikan pertanyaan untuk melengkapi apa yang sudah dijelaskan. Kita memang sudah punya rekomendasinya. Cuma rekomendasinya, kita mau laporkan besok ke Presiden," ujarnya di seusai rapat koordinasi (rakor) di Kantornya, Jakarta, Rabu, (2/9).

Adapun butir yang akan direkomendasikan ke Presiden besok siang, seperti komitmen pemerintah dan risiko yang akan ditanggung pemerintah, Teknologi dan semua kaitannya, Sosial economic dan impactnya, serta Project planningnya.

"Jadi keempat itu mereka menganalisisnya, dan memberikan scorenya," katanya.

"Memang kalau dilihat dari hasil assesment dari konsultan itu lebih ditekankan kepada trackrecord pengalaman dan ditekankan kepada komitmen apa yang harus dipikul pemerintah. Kalau Tiongkok itu lebih unggul pada sosial economic impactnya. Kalau Jepang lebih unggul pada trackrecord teknologinya," lanjut Darmin.

Kendati demikian, Darmin masih enggan berkomentar siapa yang akan mengerjakan projek ini nantinya, karena semua keputusan ada ditangan presiden.

"Saya belum ingin menyampaikannya, karena saya harus lapor dulu. Kita harus lapor dulu ke Presiden, nanti saya jawab kalau presiden sudah jawab," janjinya sambil tertawa dan masuk ke lift. (rfd)


Baca Juga:

Kereta Cepat Harus Utamakan Keselamatan Penumpang

Proyek Kereta Cepat Tidak Dibiayai dari APBN 

Tiongkok Sebut Berpengalaman Bangun Kereta Cepat di Daerah Beriklim Tropis 

Tiongkok Tawarkan Bangun Stasiun di Halim

 

#Kereta Trans Jakarta-Bandung #Kereta Cepat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Diserahkan ke Kemenkeu, Purbaya Janji Urusan Kereta Cepat Beres
Purbaya belum bisa memberikan informasi lebih rinci lantaran proses penyerahan KCIC belum rampung
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Diserahkan ke Kemenkeu, Purbaya Janji Urusan Kereta Cepat Beres
Indonesia
Libur Sekolah dan Tahun Baru Islam, Tiket Whoosh Dijual Mulai Rp 250 Ribu!
Whoosh menghadirkan promo tiket selama libur sekolah dan Tahun Baru Islam. Tiket tersebut dijual mulai Rp 250 ribu.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Libur Sekolah dan Tahun Baru Islam, Tiket Whoosh Dijual Mulai Rp 250 Ribu!
Indonesia
Libur Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Cepat dari Bandung ke Jakarta Melonjak
Okupansi perjalanan dari arah Bandung menuju Jakarta sudah berada di atas 70 persen persen,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Libur Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Cepat dari Bandung ke Jakarta Melonjak
Indonesia
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Penunjukan AHY sendiri tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 29 Tahun 2026
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Indonesia
Liburan Hemat Naik Whoosh, Beli Tiket PP Cashback Sampai 50% Berlaku Hingga 1 Juni
Penjualan tiket promo dibuka setiap hari pukul 12.00–13.00 WIB dan 18.00–19.00 WIB.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Liburan Hemat Naik Whoosh, Beli Tiket PP Cashback Sampai 50% Berlaku Hingga 1 Juni
Indonesia
Danantara Pastikan Keterlibatan Pemerintah Restrukturisasi Utang Whoosh
Intervensi pemerintah dalam proyek ini merupakan bentuk keberpihakan terhadap penggunaan transportasi umum.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Danantara Pastikan Keterlibatan Pemerintah Restrukturisasi Utang Whoosh
Indonesia
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Belum Diputuskan, Masih Disempurnakan
Pembicaraan terkait upaya penyelesaian utang Whoosh pun telah didiskusikan bersama pemerintah China.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 April 2026
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Belum Diputuskan, Masih Disempurnakan
Indonesia
Semarak Hari Kartini, Ratusan Perempuan Petugas Whoosh Berkebaya Bagikan Bunga dan Hadiah kepada Penumpang
Hari Kartini merupakan momentum penting untuk mengapresiasi peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam sektor transportasi.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
Semarak Hari Kartini, Ratusan Perempuan Petugas Whoosh Berkebaya Bagikan Bunga dan Hadiah kepada Penumpang
Dunia
Layanan Kereta Cepat Disetop, PM Jepang Imbau Warga Mengungsi Antisipasi Tsunami
Jepang menangguhkan operasional layanan kereta cepat (Shinkansen) antara Tokyo dan Prefektur Aomori menyusul gempa besar sore tadi.
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
Layanan Kereta Cepat Disetop, PM Jepang Imbau Warga Mengungsi Antisipasi Tsunami
Indonesia
Penumpang Tahan Pintu Kereta Cepat Whoosh, KCIC: Berbahaya dan Langgar Aturan
Seorang penumpang menahan pintu kereta cepat Whoosh karena barangnya tertinggal. KCIC pun menilai tindakan itu berbahaya dan melanggar aturan.
Soffi Amira - Jumat, 10 April 2026
Penumpang Tahan Pintu Kereta Cepat Whoosh, KCIC: Berbahaya dan Langgar Aturan
Bagikan