Barang Bawaan Penumpang Ketinggalan dan Hilang di Kereta Whoosh, Begini Cara Urus Layanan Lost & Found
Barang yang tertinggal di Kereta Cepat.(foto:dok KCIC)
MERAHPUTIH.COM - JUMLAH barang penumpang kereta cepat Jakarta-Bandung yang tertinggal ternyata cukup banyak. PT KCIC mencatat sepanjang 2025 terdapat 6.500 barang yang ditemukan petugas di area stasiun maupun di layanan dan stasiun Whoosh. Data tersebut menunjukkan rata-rata terdapat sekitar 650 barang tertinggal setiap bulannya, seiring tingginya mobilitas penumpang Whoosh di berbagai waktu perjalanan.
General Manager of Corporate Secretary of KCIC Eva Chairunisa menegaskan KCIC menyediakan layanan Lost & Found sebagai bagian dari komitmen peningkatan pelayanan penumpang. Seluruh area Whoosh juga telah dilengkapi 1.846 CCTV yang tersebar di titik-titik strategis sebagai dukungan pengawasan dan verifikasi laporan bila diperlukan.
Sistem yang terhubung antarstasiun dan ribuan CCTV yang terpasang memungkinkan proses pendataan dan pengembalian dilakukan dengan cepat dan sesuai dengan prosedur.
“Meski KCIC menyediakan layanan Lost & Found di setiap Stasiun, penumpang tetap harus menjaga barang bawaannya karena kehilangan barang menjadi tanggung jawab setiap penumpang,” ujar Eva kepada wartawan di Jakarta, Selasa (2/12).
Baca juga:
Jelang Angkutan Nataru 2026, Semua Awak Kereta Cepat Jakarta-Bandung Wajib Tes Urine oleh BNN
Barang yang paling sering tertinggal meliputi tumbler atau botol minum, kantong belanja, makanan, topi, dompet, telepon genggam, laptop, koper, hingga dokumen perjalanan. Banyak kasus terjadi ketika penumpang terburu-buru saat turun dari kereta atau berpindah saat di area stasiun.
Oleh karena itu, KCIC terus mengingatkan pentingnya memeriksa kursi, rak bagasi, dan kantong penyimpanan di depan kursi sebelum meninggalkan tempat duduk. Setiap barang yang ditemukan petugas langsung diamankan, didata, difoto, dan disimpan sesuai SOP.
Penumpang yang merasa kehilangan dapat melapor melalui Customer Service di stasiun atau Contact Center KCIC melalui 150909, WhatsApp chat ke 0811-8888-111, email ke [email protected], serta melalui DM ke Instagram @keretacepat_id.
Eva menegaskan, meski KCIC menyediakan layanan Lost & Found, barang bawaan pribadi tetap menjadi tanggung jawab setiap penumpang. Eva berharap seluruh pengguna Whoosh semakin teliti menjaga barang bawaannya.
“KCIC akan terus menjaga standar pelayanan terbaik, termasuk memastikan setiap barang temuan petugas disimpan dengan aman hingga diambil oleh pemiliknya,” tutup Eva.(knu)
Baca juga:
Gaet Penumpang Asing, KCIC Siapkan Perluasan Kanal Penjualan Tiket Whoosh ke Pasar Internasional
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Long Weekend Isra Mikraj, Jumlah Penumpang Kereta Cepat Whoosh Meningkat
Polri Pastikan Layanan Contact Center 110 Diakses Gratis, Masyarakat Bisa Lapor 24 Jam
Whoosh Angkut 362 Ribu Penumpang Selama Nataru, Keterlambatan Masih Terjadi
372 Barang Penumpang Tertinggal di Kereta Whoosh Selama Nataru 2026, ini Nomor Kontak untuk Pengambilan Kembali
Malam Pergantian Tahun, Jumlah Penumpang Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tembus 16 Ribu Orang dalam Sehari
Kereta Whoosh Jadi Destinasi Wisata, Orang Malaysia Ramai ke Indonesia untuk Mencoba
Satu Hari Jelang Natal, 23 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Cepat Whoosh
Libur Nataru, KCIC Operasikan 1.098 Perjalanan Kereta Cepat Whoosh
Lidik Dugaan Korupsi Whoosh, KPK Telusuri Status Lahan di Halim Benar Tidak Milik TNI AU
Barang Bawaan Penumpang Ketinggalan dan Hilang di Kereta Whoosh, Begini Cara Urus Layanan Lost & Found