Keponakan Prabowo Subianto Kecam Pengeroyokan Pendukung Persija

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 26 September 2018
Keponakan Prabowo Subianto Kecam Pengeroyokan Pendukung Persija

Haringga Sirila semasa hidup. (Hendri/BolaSkor.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota DPR Fraksi Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengecam perilaku sejumlah oknum pendukung Persib Bandung yang mengeroyok pendukung Persija, Haringga Sirila (23) hingga tewas.

"Ini memprihatinkan buat kita semua. Perlu ada tindakan tegas kepada pelaku, dan pemerintah sudah harus mengambil kebijakan yang terukur agar kasus seperti ini tidak terulang kembali," ujarnya di Jakarta, Rabu (26/9).

Keponakan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ini mendukung setiap langkah kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tewasnya Haringga Sirilia. Ia berharap keadilan bisa ditegakkan kepada setiap pelaku.

Rahayu juga menghimbau kepada para pendukung sepakbola di Indonesia untuk dapat menahan diri dan menunjukan sportivitas sebagai contoh yang patut diteladani.

"Sepakbola itu olahraga rakyat. Kita semua harus turut serta dalam pembentukan karakter masa depan bangsa," ucap Legislator asal Jakarta ini.

Haringga Sirila
Postingan Haringga Sirila sebelum berangkat ke Bandung. (Instagram)

Rahayu menyarankan PSSI dan pemerintah belajar cara menangani pendukung dari penyelenggara liga-liga besar dan maju di Eropa. Baik itu komite sepakbola maupun klub sepakbola memiliki aturan yang ketat bagi perilaku suporternya.

"Ketegasan klub terhadap pendukung dibutuhkan, bukan hanya Persib atau Persija, tapi semua klub yang ada. Dalam hal ini, saya berharap adanya ketegasan terhadap klub yang pendukungnya melakukan kekerasan dan tentunya kita perlu mengingatkan adanya keterlibatan orang tua dalam pembinaan terutama bagi para pelaku yang masih anak-anak," tegasnya.

Sebelumnya, sepak bola tanah air kembali dinaungi alam gelap. Pendukung Persija Jakarta, Haringga Sirila, merenggang nyawa dikeroyok oknum pendukung Persib Bandung di area parkir Gelora Bandung Lautan Api menjelang laga Gojek Liga 1 bersama Bukalapak yang mempertemukan Maung Bandung kontra Macan Kemayoran, Minggu (23/9). (Pon)

#Gerindra #Haringga Sirila
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ponakan Prabowo Kasih Bukti Keluar Gerindra Saat Fit and Proper Test Deputi Gubernur BI
Thomas menjelaskan telah mengundurkan diri dari jabatan Bendahara Umum Gerindra sejak Maret 2025 dan resmi keluar dari partai per 31 Desember 2025
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Ponakan Prabowo Kasih Bukti Keluar Gerindra Saat Fit and Proper Test Deputi Gubernur BI
Berita
Dasco Tegaskan Pencalonan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI bukan Usul Prabowo
Pengajuan nama calon Deputi Gubernur BI sepenuhnya berasal dari Gubernur BI sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
Dasco Tegaskan Pencalonan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI bukan Usul Prabowo
Indonesia
Gerindra Pastikan Thomas Djiwandono Keponakan Prabowo Sudah Tidak Pegang KTA Partai
Prasetyo Hadi menambahkan Thomas sudah tidak lagi memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Gerindra.
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Januari 2026
Gerindra Pastikan Thomas Djiwandono Keponakan Prabowo Sudah Tidak Pegang KTA Partai
Indonesia
Thomas Djiwandono Dikabarkan Keluar dari Gerindra, Demi Posisi Deputi Gubernur BI
Semua calon yang diajukan melalui surat Presiden Prabowo Subianto ke DPR RI telah memenuhi semua persyaratan, termasuk melepas keanggotaan di partai politik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
Thomas Djiwandono Dikabarkan Keluar dari Gerindra, Demi Posisi Deputi Gubernur BI
Indonesia
Cegah Penyalahgunaan, Fraksi Gerindra DKI Dorong Pengawasan Ketat Obat Keras
Fraksi Gerindra DPRD DKI meminta Pemprov DKI melalui Dinkes memperketat izin penjualan obat keras seperti tramadol dan alprazolam guna mencegah penyalahgunaan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Cegah Penyalahgunaan, Fraksi Gerindra DKI Dorong Pengawasan Ketat Obat Keras
Indonesia
Pengamat Ungkap Dampak Kepala Daerah Dipilih DPRD, hanya Partai Penguasa yang Bisa Tentukan Arah dan Picu Kompromi Politik
Mekanisme pemilihan melalui DPRD membuka peluang dominasi partai penguasa dalam menentukan calon kepala daerah tanpa melibatkan penyelenggara pemilu.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Pengamat Ungkap Dampak Kepala Daerah Dipilih DPRD, hanya Partai Penguasa yang Bisa Tentukan Arah dan Picu Kompromi Politik
Indonesia
Ikuti Jejak Golkar, Gerindra Usulkan Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD
Partai Gerindra mengikuti jejak Golkar, yakni mengusulkan kepala daerah dipilih oleh DPRD.
Soffi Amira - Senin, 29 Desember 2025
Ikuti Jejak Golkar, Gerindra Usulkan Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD
Indonesia
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Didepak Gerindra Buntut Umrah Viral di Tengah Bencana
Sugiono menjelaskan bahwa pemberhentian Mirwan dari struktur partai dilakukan setelah DPP Gerindra menerima laporan terperinci
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 06 Desember 2025
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Didepak Gerindra Buntut Umrah Viral di Tengah Bencana
Indonesia
Ketua DPC Solo Terang-terangan Tolak Rencana Budi Arie Mau Masuk Gerindra
“Kami tegaskan Solo sendiri juga sama (menolak), tidak begitu bisa menerima, Budi Arie Projo masuk Gerindra,” kata Ardianto
Wisnu Cipto - Selasa, 11 November 2025
Ketua DPC Solo Terang-terangan Tolak Rencana Budi Arie Mau Masuk Gerindra
Indonesia
Di Hadapan Kader Gerindra, Prabowo Tekankan Pemimpin Sejati Harus Paham Arah Bangsa, Bukan Sekadar Punya Rasa Suka atau Tidak Suka
Ia juga menekankan pentingnya amanat Pasal 33 UUD 45 dan perlunya pemimpin sejati memahami arah bangsa
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 November 2025
Di Hadapan Kader Gerindra, Prabowo Tekankan Pemimpin Sejati Harus Paham Arah Bangsa, Bukan Sekadar Punya Rasa Suka atau Tidak Suka
Bagikan