Kepala BNPB Doni Monardo Ditunjuk Jadi Ketua Satgas Penanganan Corona
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo. Foto: BNPB
MerahPutih.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo ditunjuk jadi Ketua tim reaksi cepat penanganan virus corona Covid-19.
Presiden Joko Widodo mengatakan, tim yang akan dipimpin mantan Danjen Kopasuss ini akan bersiaga di 135 lokasi pintu gerbang masuk Indonesia. Baik di darat, di pelabuhan, di laut, maupun di airport.
Baca Juga
Virus Corona Merebak, Istiqlal Tetap Gelar Tarawih dan Buka Puasa Bersama
Tim reaksi cepat juga akan berjaga di 132 rumah sakit rujukan, 109 rumah sakit TNI, 53 rumah sakit Polri, dan 65 rumah sakit BUMN.
"Protokol keamanan, protokol kesehatan juga diterapkan seperti tadi yang saya lihat," kata Jokowi kepada wartawan di Tangerang, Banten, Jumat (13/3).
Selain menjaga masuknya potensi COVID-19 ke Indonesia, tim reaksi cepat juga bertugas melacak pesebaran virus dari pasien yang sudah dinyatakan positif.
"Yang pasti setiap ada klaster baru tim reaksi cepat kita memagari," kata Jokowi.
Jokowi mengatakan saat ini pemerintah telah mengantisipasi penyebaran virus corona atau COVID-19 di Indonesia. Utamanya, setelah World Health Organization (WHO) telah menetapkan status wabah virus corona menjadi pandemik.
Baca Juga
Pasien Ibu-Anak Sembuh Tak Berbarengan, Padahal Diisolasi Bersamaan
"Pengawasan dan isolasi pasien suspect juga terus dijalankan tim reaksi cepat dibentuk, dikomandani oleh Kepala BNPB dan disiapkan di RS tipe A," kata Jokowi
IA mengimbau masyarakat Indonesia untuk meningkatkan imunitas tubuh dengan rakin berolahraga. Selain olahraga teratur, Jokowi meminta masyarakat mengonsumsi makanan yang bergizi.
"Saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan imunitas tubuh kita melalui olahraga yang baik dan rutin makan, makanan yang bergizi," ujar ayah tiga orang anak ini.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga meminta masyarakat tidak boleh stres. Sebab hal tersebut dapat mengganggu imunitas tubuh.
"Kemudian juga jangan sampai stres karena itu mengganggu imunitas tubuh," kata kakek dari Sedah Mirah dan Jan Ethes ini.
Baca Juga
Pasien Positif Corona Kabur dari RSUP Persahabatan Sejak Minggu Lalu
Ia juga meyakini semua pihak bisa memainkan peran dalam menangani pandemi corona.
"Saya ajak seluruh elemen bangsa mari kita bersama sama saling bekerja keras dan beri dukungan, memberikan energi positif, upaya serta tekad untuk melawan virus corona ini. Saya percaya setiap dari kita bisa memainkan peranan penting bersama-sama menangani pandemi ini," katanya.
Sebelumnya, Jokowi menyebutkan ada dua pasien positif corona yang meninggal dunia. Namun, Jokowi tak merinci identitas dan asal dari kedua pasien yang sudah meninggal tersebut. Dia hanya menyampaikan, jika 117 negara saat ini sudah terinfeksi virus corona. (Knu)
Bagikan
Berita Terkait
Hari Kedelapan Pencarian Longsor Cisarua, BNPB Sebut 6 Korban Belum Ditemukan
Awal Februari Ini, Berbagai Daerah Dilanda Longsor, Banjir, Karhutla dan Cuaca Ekstrem
48 Rumah Warga Korban Longsor Cisarua Bakal Direlokasi, Segera Dapat Huntara
Hujan Lebat yang Dapat Disertai Angin Kencang Akan Terjadi di Sejumlah Wilayah di Indonesia hingga 29 Januari, BNPB Imbau Tingkatkan Kewaspadaan
Kesulitan Akses Alat Berat, Masih Ada Puluhan Korban Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Korban Bencana Sumatra Tembus 1.189 Orang, 195 ribu Jiwa Masih Bertahan Hidup di Tenda Pengungsian
Curah Hujan Tinggi, BNPB Turun Tangan Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta
Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1