Jangan Anggap Enteng Psoriasis
Jenis psoriasis ada beberapa dengan gejala dan area infeksi tertentu. (Foto: Pixabay)
PSORIASIS merupakan penyakit autoimun yang biasanya berhubungan dengan faktor genetik. Jenis autoimun kulit ini bisa terjadi di beberapa bagian tubuh.
Jenis psoriasis pertama adalah plaque psoriasis. Jenis psoriasis ini menyebabkan bercak (lesi) kulit yang kering, terangkat, dan merah ditutupi dengan sisik keperakan. Juga plak yang mungkin gatal atau lunak, dan bisa jadi ada sedikit atau banyak.
Baca Juga:
Tanpa Penanganan Tepat, Penyakit Autoimun Kulit Munculkan Komplikasi
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Amelia Soebyanto, Sp.DV mengatakan plak psoriasis biasanya berupa plak yang muncul di siku, lutut, punggung bawah dan kulit kepala.
Jenis psoriasis kedua yakni nail psoriasis yang dapat mempengaruhi kuku tangan dan kuku kaki. Nail psoriasis menyebabkan pertumbuhan kuku yang tidak normal dan perubahan warna. "Kuku psoriasis mungkin mengendur dan terpisah dari dasar kuku (onikolisis). Kasus yang parah dapat menyebabkan kuku hancur," ungkap Amelia.
Sementara jenis psoriasis yang biasa terjadi pada orang dewasa muda dan anak-anak adalah guttate psoriasis. Guttate psoriasis ditandai dengan lesi kecil, berbentuk drop, bersisik pada batang tubuh, lengan atau kaki. "Jenis psoriasis ini biasanya dipicu oleh infeksi bakteri seperti radang tenggorokan," jelasnya.
Baca Juga:
Jika guttate psoriasis paling sering terjadi, jenis psoriasis yang jarang terjadi dikenal dengan pustular psoriasis. Pustular psoriasis menyebabkan lesi berisi nanah yang jelas terjadi di bercak luas (psoriasis pustular umum) atau di area yang lebih kecil di telapak tangan atau telapak kaki. Psoriasis lain yang juga cukup tidak lazim terjadi adalah erythrodermic psoriasis. "Psoriasis ini menutupi seluruh tubuh dengan ruam merah, mengelupas, bisa terasa gatal atau terbakar hebat," jelas Amelia.
Adapun Inverse psoriasis terjadi pada lipatan kulit selangkangan, bokong dan payudara. "Inverse Psoriasis menyebabkan bercak halus pada kulit merah yang memburuk dengan gesekan dan keringat. Infeksi jamur dapat memicu jenis psoriasis ini," terangnya.
Bukan hanya bercak merah, psoriasis juga bisa menyebabkan bengkak dan nyeri sendi misalnya psoriatic arthritis. Terkadang gejala sendi adalah gejala atau tanda pertama atau satu-satunya dari psoriasis. Gejalanya berkisar dari ringan hingga parah dan radang sendi psoriatik dapat mempengaruhi sendi mana pun. "Ini dapat menyebabkan
kekakuan dan kerusakan sendi progresif yang dalam kasus yang paling serius dapat menyebabkan kerusakan sendi permanen," pungkasnya. (avia)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya