Kenali 5 Bahaya Onani Berlebihan bagi Pria, Apa Saja?

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 14 Oktober 2024
Kenali 5 Bahaya Onani Berlebihan bagi Pria, Apa Saja?

Ini 5 bahaya onani berlebihan, pria wajib baca. (Foto: Pexels/Anna Shvets)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Onani atau masturbasi merupakan aktivitas seksual yang umum dilakukan. Namun, jika dilakukan secara berlebihan, maka dapat menimbulkan beberapa risiko kesehatan.

Lalu, apa saja risiko yang disebabkan dari onani berlebihan? Bagi pria yang terlalu sering melakukan onani, maka kenali beberapa bahayanya di bawah ini.

Baca juga:

Bahaya yang Mengintai Jika Berlebihan Konsumsi Kafein

5 Bahaya Onani Berlebihan bagi Pria

Bahaya onani berlebihan bagi pria
Bahaya onani berlebihan bagi pria. Foto: Unsplash/Mike Dorner

Berikut ini adalah lima bahaya onani berlebihan yang perlu diketahui oleh para pria:

1. Penurunan Sensitivitas Seksual

Onani berlebihan dapat mengurangi sensitivitas seksual. Akibatnya, pria mungkin merasa sulit mencapai orgasme saat berhubungan seksual dengan pasangan.

Selain itu, kebiasaan ini juga bisa mengganggu kehidupan seksual dan mempengaruhi kepuasan dalam hubungan.

2. Kelelahan Fisik

Masturbasi yang dilakukan terlalu sering dapat menyebabkan kelelahan fisik. Aktivitas berulang ini dapat menguras energi tubuh, membuat Anda merasa lemas, kurang bertenaga, hingga bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Baca juga:

Orgasme Bonus Seks, Jangan Tekan Pasangan

3. Masalah Psikologis

Onani berlebihan juga dapat memicu perasaan bersalah, cemas, atau bahkan depresi. Perasaan ini bisa semakin buruk jika pria merasa ketergantungan atau tidak bisa mengendalikan dorongan untuk terus melakukan onani.

4. Iritasi Kulit

Aktivitas onani yang berlebihan dan tidak dilakukan dengan hati-hati dapat menyebabkan iritasi pada area genital. Kulit di sekitar penis bisa menjadi lecet atau memerah, yang pada akhirnya bisa menimbulkan rasa tidak nyaman.

Baca juga:

Kenali Ciri-Ciri Pasangan yang Suka 'Love Bombing'

5. Gangguan Kesehatan Reproduksi

Onani berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan reproduksi pria. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan ini. Jika dilakukan terlalu sering, maka dapat mempengaruhi kualitas sperma dan mengurangi kesuburan.

Meski onani adalah hal normal, penting bagi pria untuk melakukannya secara seimbang agar terhindar dari dampak negatif yang bisa muncul. (waf)

#Seks #Kesehatan #Aktivitas Seksual
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan