Jangan Asal Trendi! Kenali 5 Dampak Buruk Pengunaan 'Skinny Jeans'!

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Minggu, 30 Desember 2018
Jangan Asal Trendi! Kenali 5 Dampak Buruk Pengunaan 'Skinny Jeans'!

Celana jeans yang Trendi. (Pixalbay/StockSnap)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAMPIL kekinian dan trendi merupakan idola banyak orang. Enggak heran bila banyak orang rela menerima efek apapun agar bisa tampil trendi.

Salah satu tren dunia fashion, terutama denim dan jeans, Skinny Jeans menjadi semacam item terpenting bagi semua orang selama dua tahun belakangan.

Gaya tersebut memang mudah diaplikasikan dengan macam-macam atasan dan sangat trendi. Namun, di balik ketrendian itu, Skinny Jeans juga menyimpan efek buruk bagi kesehatanmu.

Enggak percaya? Ini dia beberapa dampak penggunaan skinny jeans bagi kesehatan seperti dilansir dari Go-Dok;

1. Infeksi saluran kemih

Sakit saluran kemih. (Pixalbay/WolfBlur)
Sakit saluran kemih. (Pixalbay/WolfBlur)

Bagi kamu para pria hobi mengenakan skinny jeans, berhati-hatilah! Sebab, kamu beresiko besar terkena infeksi saluran kemih yang menyebabkan rendahnya jumlah sperma yang dihasilkan.

2. Infeksi

Gambaran jamur candida. (Pixalbay/geralt)
Gambaran jamur candida. (Pixalbay/geralt)

Jamur candida senang hidup dan berkembangbiak di lingkungan lembab. Nah, penggunaan skinny jeans secara terus menerus dapat meningkatkan kelembapan kulit sebab bahannya yang ketat tidak dapat menyerap panas. Hasilnya? Area kelamin akan rentan terserang rasa nyeri dan gatal.

3. Infeksi folikulitis

Pakai celana jeans. (Pixabay/PublicDomainPictures)
Pakai celana jeans. (Pixabay/PublicDomainPictures)

Gesekan berulang antara bahan celana jeans dengan kulit terbukti dapat menyebabkan peradangan folikel rambut atau folikulitis dikulit yang tertutup celana. Peradangan ini terjadi akibat adanya infeksi bakteri atau jamur. Ciri utama dari infeksi folikulitis adalah tumbuhnya benjolan kecil berwarna kemerahan serta munculnya rasa gatal di sekujur kaki.

4. Kemandulan

Gambaran pasangan mandul. (Pixabay/3907349)
Gambaran pasangan mandul. (Pixabay/3907349)

Saat memakai skinny jeans terlalu lama, suhu di sekitar paha dan selangkangan akan meningkat. Hati-hati! Akibat dari meningkatnya suhu di area kelamin ternyata dapat memicu kemandulan. Lho, kok bisa? Bagi kaum pria, suhu selangkangan tidak ideal dapat menurunkan jumlah serta kualitas sperma. Sedangkan bagi wanita, tekanan kuat dari skinny jeans terus menerus digunakan akan menurunkan tingkat kesuburan.

5. Tersumbatnya sirkulasi darah

Sirkulasi darah. (Pixabay/qimono)
Sirkulasi darah. (Pixabay/qimono)

Terakhir, kebiasaan menggunakan celana jeans ketat ternyata dapat menyebabkan sirkulasi darah di area paha, selangkangan, dan organ intim terhambat. Jangan anggap sepele, lho! Jika dibiarkan terus berlanjut dapat menyebabkan varises hingga pembengkakan di area kaki. (*)

Baca Juga: Waspada, Ini Bahaya Memakai Skinny Jeans

#Celana Jeans #Kesehatan #Tips Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Bagikan