Kena Sanksi Uni Eropa, Rusia Tingkatkan Ekspor Minyak ke Asia

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juni 2022
Kena Sanksi Uni Eropa, Rusia Tingkatkan Ekspor Minyak ke Asia

Pemandangan umum terminal minyak Transneft – Pelabuhan Kozmino dekat kota timur jauh Nakhodka, Rusia 15 November 2017. ANTARA/REUTERS/Yuri Maltsev

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lonjakan permintaan dari pembeli Asia membuat Rusia meningkatkan ekspor minyak dari pelabuhan timur utama Kozmino. Pengiriman ini mengimbangi dampak sanksi Uni Eropa.

Moskow saat ini, mengubah rute ekspor energi dari Barat ke Asia, melalui perjalanan kapal tanker setelah sanksi Barat atas konflik di Ukraina.

Baca Juga:

Janji OPEC+ Tingkatkan Produksi Tidak Bisa Turunkan Harga Minyak

Rusia berencana mengirim tambahan 80.000 barel per hari ke Kozmino melalui kereta api dari Meget. Pasokan ini, memungkinkan Kozmino meningkatkan pemuatan keseluruhan menjadi sekitar 900.000 barel per hari di bulan-bulan mendatang, dari rata-rata sekitar 750.000 barel per hari sepanjang tahun ini.

Dilansir Antara, pada 2021, Kozmino memuat sekitar 720.000 bph (35,1 juta ton). Ekspor minyak ESPO melalui Kozmino direncanakan mencapai tertinggi sepanjang masa sekitar 880.000 barel per hari pada Juli. Kozmino saat ini memiliki kapasitas untuk menangani pemuatan hingga 1,1 juta barel per hari.

Uni Eropa mengumumkan embargonya terhadap minyak Rusia pekan lalu, dengan mengatakan akan menghentikan impor 90 persen minyak dan produk dari Rusia mulai akhir tahun.

Sementara itu, Goldman Sachs meningkatkan perkiraan harga minyak Brent sebesar USD 10 menjadi USD 135 per barel untuk periode antara paruh kedua 2022 dan paruh pertama tahun depan, dengan alasan bahwa defisit pasokan struktural masih belum terselesaikan.

Tercatat, harga minyak naik pada Selasa (7/6), dengan minyak mentah berjangka Brent di USD 120,57 per barel, karena pasar menyeimbangkan sentimen risiko dengan kekhawatiran pasokan dan prospek permintaan yang lebih tinggi karena Tiongkok melonggarkan pembatasan COVID-nya. (*)

Baca Juga:

Tekan Lonjakan Harga, Arab Saudi Janji Tingkatkan Produksi Minyak

#Minyak #Minyak Bumi #Harga Minyak Dunia #Rusia #Ukraina
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
ESDM Tetapkan ICP Mei 2026 Turun ke USD 106,56 per Barel, Dipicu Meredanya Konflik Timur Tengah
Harga minyak mentah Indonesia (ICP) pada Mei 2026 turun menjadi USD 106,56 per barel. ESDM sebut meredanya konflik geopolitik dan melemahnya permintaan global jadi faktor utama.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
ESDM Tetapkan ICP Mei 2026 Turun ke USD 106,56 per Barel, Dipicu Meredanya Konflik Timur Tengah
Indonesia
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Namun, pasar modal masih menghadapi sejumlah risiko. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp1,39 triliun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Indonesia
Tim Indonesia Borong Emas di Kejuaraan Dunia Olimpiade Biologi 2026 Rusia, Cetak Sejarah Baru
Delegasi Indonesia meraih total enam medali individu, terdiri atas 1 medali emas, 4 medali perak, dan 1 medali perunggu.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Tim Indonesia Borong Emas di Kejuaraan Dunia Olimpiade Biologi 2026 Rusia, Cetak Sejarah Baru
Indonesia
Produksi Sumur Minyak Rakyat Capai 400 Barrel Per Hari, Beli Kontraktor Migas
Peringkat tertinggi berasal dari sumur rakyat di Jambi, dengan produksi puncak mencapai sekitar 2.700 barel minyak.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Produksi Sumur Minyak Rakyat Capai 400 Barrel Per Hari, Beli Kontraktor Migas
Indonesia
Indonesia Siapkan Skema Khusus Impor Ratusan Juta Barel Minyak Rusia
PT Pertamina (Persero) mengandalkan obligasi global (global bond) dalam pendanaan bisnisnya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 21 Mei 2026
Indonesia Siapkan Skema Khusus Impor Ratusan Juta Barel Minyak Rusia
Indonesia
Rusia dan China Bangun Tata Kelola Global Anyar, Tolak Hegemoni Sepihak
Situasi global saat ini "kompleks dan bergejolak" karena meningkatnya "hegemoni sepihak," tetapi perdamaian, pembangunan, dan kerja sama tetap menjadi aspirasi utama dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Rusia dan China Bangun Tata Kelola Global Anyar, Tolak Hegemoni Sepihak
Indonesia
Direktur Pertamina International Shipping Hadapi Sidang Putusan Dugaan Korupsi Minyak Mentah
Dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero) periode 2013-2024, Arief didakwa merugikan keuangan negara senilai Rp 285,18 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Mei 2026
Direktur Pertamina International Shipping Hadapi Sidang Putusan Dugaan Korupsi Minyak Mentah
Indonesia
KTT ASEAN di Filipina Sepakati Perjanjian Kerangka Keamanan Minyak Bumi
Para pemimpin ASEAN juga membahas upaya memperkuat stabilitas kawasan, termasuk perkembangan situasi di Myanmar
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
KTT ASEAN di Filipina Sepakati Perjanjian Kerangka Keamanan Minyak Bumi
Indonesia
Sudah Deal, Rusia Janji Tetap Kirim Minyak ke RI di Tengah Sanksi Uni Eropa
Rusia menegaskan tetap memasok minyak ke Indonesia sesuai perjanjian meski menghadapi sanksi Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Sudah Deal, Rusia Janji Tetap Kirim Minyak ke RI di Tengah Sanksi Uni Eropa
Indonesia
Krisis Energi Dunia Bakal Berlanjut Walupun Iran dan AS Damai
Eskalasi lanjutanya adalah blockade Selat Hormuz baik oleh Iran maupun Amerika Serikat yang membuat Harga minyak melambung tinggi
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Krisis Energi Dunia Bakal Berlanjut Walupun Iran dan AS Damai
Bagikan