Kementerian PUPR Sebut Hunian Berbasis Transit Bantu Milenial Miliki Rumah
Ilustrasi hunian berbasis transit oriented development atau TOD. (Foto: Antara)
MerahPutih.com- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan mengungkapkan hunian berbasis transit oriented development atau TOD dapat membantu generasi milenial untuk memiliki hunian.
"Saat ini pemerintah sedang mencoba mencanangkan hunian berbasis TOD," ujar Direktur Rumah Umum dan Komersial Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Fitrah Nur di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa.
Baca Juga:
Pembebasan Lahan Underpass Joglo, PUPR Anggarkan Rp 400 Miliar
Menurut Fitrah, hunian berbasis TOD tersebut dekat atau bahkan terkoneksi dengan stasiun kereta seperti komuter dan LRT.
Generasi milenial memiliki sikap yang berbeda terhadap kepemilikan rumah, ada yang cenderung menyewa atau mengontrak dulu. Hal ini dikarenakan mereka lebih ingin tinggal di hunian yang berlokasi dekat dengan tempat kerja.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa rusun yang terintegrasi dengan stasiun Kereta Rel Listrik ini (KRL) dibangun untuk masyarakat khususnya generasi milenial agar mereka bisa memiliki tempat tinggal yang dekat dengan transportasi umum dengan harga terjangkau.
Presiden Jokowi berharap agar hunian serupa dapat dibangun di kota-kota besar lain yang tingkat kemacetannya tinggi seperti di Jabodetabek, Bandung, dan Makasar, khususnya di lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang belum dimanfaatkan dengan baik.
Baca Juga:
Kementerian PUPR Targetkan Perbaikan Jalan Daerah Mulai Juni 2023
Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan dengan memilih tinggal di rusun TOD seperti ini, maka masyarakat secara tidak langsung bisa menghemat biaya transportasi. Apalagi ada jaminan jadwal kereta api atau KRL yang lebih pasti dan saat ini pelayanan PT KAI semakin baik kepada masyarakat.
Konsep TOD sejalan dengan Program Satu Juta Rumah untuk memenuhi kebutuhan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Rusun berbasis TOD tidak hanya bertujuan pada integrasi moda transportasi, tetapi juga ke pengembangan kawasan dan kota (urban development) sekaligus untuk pengurangan kawasan kumuh perkotaan. (*)
Baca Juga:
Kemen PUPR Sebut Kondisi Jalan Tol Pulau Jawa hingga Bali 90 Persen dalam Kondisi Baik
Bagikan
Mula Akmal
Berita Terkait
Pemerintah Janji 600 Unit Hunian Korban Banjir di Sumatera Rampung Pada Pekan Depan
Kejagung Selamatkan Rp 6,6 Triliun, Prabowo: Bisa Bangun 100 Ribu Rumah untuk Korban Bencana
270.985 Unit Rumah FLPP Terserap Warga di 2025, Tertinggi Sejak 2010
Hunian Sementara Korban Banjir Aceh Mulai Dibangun di Pidie, Aceh Tengah dan Gayo Lues Segera Menyusul
Bangun 2.000 Rumah untuk Korban Banjir Sumatra, DPR Minta Pemda Gerak Cepat
PSI Desak Gubernur Pramono Ubah Aturan BPHTB, Era Anies Digratisiskan Rumah di Bawah Rp 2 Miliar
KPR Masih Dominasi Pembelian Rumah di Indonesia
Menteri PU Klaim Investasi Tol Masih Sangat Menarik, 2 Dari 4 Rencana Proyek Tol Rampung Due Diligence
Begini Cara UMKM Akses Kredit Program Perumahan Buat Penuhi Target 3 Juta Rumah
Setahun Prabowo-Gibran: Program Makan Gratis Prabowo Disorot Tajam, Dianggap Sebagai 'Nasi yang Belum Matang Sempurna'