Kementerian PU Bangun 20 Blok Huntara di Aceh Tamiang, Sisanya Terus Dipercepat

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Februari 2026
Kementerian PU Bangun 20 Blok Huntara di Aceh Tamiang, Sisanya Terus Dipercepat

Suasana hunian sementara bagi warga terdampak bencana di Aceh. (ANTARA/HO - Kementerian PU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah tengah mempercepat pembangunan empat titik lagi hunian sementara (Huntara) di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang, sehingga segera ditempati masyarakat yang masih tinggal di tenda pengungsian.

"Ada beberapa yang masih di tenda dan minta percepatan. Insya Allah kita coba kejar sebelum Lebaran diselesaikan, ada empat titik lagi yang diminta kita kerjakan di Aceh Tamiang," kata Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan Kementerian PU di Aceh Tamiang, Rabu (25/2).

Kementerian PU sudah membangun sebanyak 20 blok Huntara atau sekitar 240 hunian (22 pintu per blok) pada dua lokasi berbeda di Aceh Tamiang. Selanjutnya, penambahan di empat lokasi lainnya.

"Di sini (Desa Bundar) ada 13 blok yang kita sudah bangun, di sebelah sana juga ada tujuh blok ya, total masih 20 blok, dan nanti masih ada empat titik lagi," ujarnya.

Baca juga:

Kementerian PU Bangun Huntara Modular Bagi Korban Bencana, Rampung Sebelum Ramadan

Dirinya berharap, pembangunan Huntara selanjutnya benar-benar selesai dikerjakan sebelum Lebaran Idul Fitri, sehingga nantinya masyarakat tidak lagi di tenda pengungsian.

"Mudah-mudahan, mohon doa semua agar warga kita yang masih ada di tenda pengungsian bisa semuanya segera masuk kepada rumah-rumah hunian," katanya.

Dalam kesempatan ini, Menteri Dody juga menegaskan, terkait siapa-siapa yang menempati Huntara, dilaksanakan berdasarkan data atau list dari pemerintah daerah setempat dan BNPB. Artinya, tinggal menunggu waktunya saja sampai pembangunan Huntara selesai.

Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, semua pengungsi bakal masuk atau menempati rumah hunian sementara. Hanya saja prosesnya panjang, mulai dari pencarian lahan hingga pembangunannya.

"Insya Allah, kita upayakan rekan-rekan yang di tenda secepatnya bisa keluar dari tenda. Hanya membutuhkan waktu saja," demikian Dody Hanggodo.

Pernyataan itu disampaikan Dody Hanggodo kepada awak media usai melaksanakan sahur bersama masyarakat yang tinggal di Huntara Kementerian PU di Desa Bundar Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang.

#Banjir Sumatra #Aceh #Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Fun
Sinopsis Film Pasukan 1000 Janda, Kisah Perjuangan Berdarah Pahlawan Perempuan Aceh
Film Pasukan 1000 Janda memotret perjuangan berdarah Laksamana Malahayati dan laskar Inong Balee melawan penjajah. Tayang di bioskop 12 November 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Sinopsis Film Pasukan 1000 Janda, Kisah Perjuangan Berdarah Pahlawan Perempuan Aceh
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Indonesia
DPR Setujui Revisi UU Pemerintahan Aceh Jadi RUU Usul Inisiatif, 27 Ketentuan Diubah
DPR RI menyetujui revisi UU Pemerintahan Aceh. Ada 27 ketentuan yang bakal diubah dalam UU tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Revisi UU Pemerintahan Aceh Jadi RUU Usul Inisiatif, 27 Ketentuan Diubah
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Banda Aceh Sempat Ricuh, Polisi Mulai Selidiki Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Polda Aceh menyelidiki kerusuhan di Banda Aceh setelah massa mengibarkan bendera bulan bintang saat rangkaian kegiatan zikir dan doa tolak bala.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Banda Aceh Sempat Ricuh, Polisi Mulai Selidiki Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Indonesia
Yusril Minta Situasi Aceh Tetap Kondusif Usai Kericuhan Peringatan Damai Aceh
Yusril Ihza Mahendra berharap situasi Aceh tetap kondusif setelah kericuhan dalam rangkaian peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Yusril Minta Situasi Aceh Tetap Kondusif Usai Kericuhan Peringatan Damai Aceh
Indonesia
Ada Kericuhan di Aceh dan Papua Tengah, Menko Polkam Ingatkan Simbol Negara Wajib Dihormati
Kemenko Polkam juga mengoordinasikan langkah bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, serta kementerian dan lembaga terkait untuk mencegah eskalasi
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
Ada Kericuhan di Aceh dan Papua Tengah, Menko Polkam Ingatkan Simbol Negara Wajib Dihormati
Bagikan