Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kementan Klarifikasi soal Buah Jalanan Berformalin

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 06 Desember 2016
Kementan Klarifikasi soal Buah Jalanan Berformalin

Jumpa pers dan talkshow YLKI tentang "Menyoal Tingkat Keamanan pada Buah" di Bakoel Coffe, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (5/12). (Foto: MerahPutih/John Abimanyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Keuangan - Kementerian Pertanian menemukan banyak pedagang yang melakukan treatment khusus agar buah nampak segar dengan menggunakan bahan berbahaya yang dilarang.

Kepala Bidang Keamanan Hayati Nabati Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian Islana Ervandiari mengatakan, hal itu membuat masyarakat resah dan konsumsi buah menurun.

"Saya klarifikasi, kita perlu survei dengan scope yang luas. Memang betul, kondisi ini pernah terjadi beberapa tahun lalu. Hal ini berdasarkan hasil survei BPOM dan Kementan kepada pedagang buah eceran, mereka tidak lagi menggunakan bahan berbahaya yang dilarang," kata Islana saat memberikan paparan di acara talkshow "Menyoal Tingkat Keamanan pada Buah" di Bakoel Kopi, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (5/12).

Islana menjelaskan, hasil survei BPOM yang dilakukan pada tahun 2009-2010, banyak pedagang di pinggir jalan di kawasan Kampung Rambutan, Jakarta Selatan berjualan buah impor.

"Rata-rata pedagang disitu 90% menjual buah impor. Sedangkan 17% buah tersebut mengandung bahan formalin," ungkapnya. (Abi)

BACA JUGA:

  1. Hasil Pengujian YLKI Buah Adanya Kandungan Formalin
  2. YLKI Temukan 3 Indikator Buah Beredar Tidak Layak Konsumsi
  3. Buah Berenuk, Si Penyubur di Taman Buah Mekarsari
  4. Taman Buah Mekarsari, Pusat Pelestarian Buah-buahan Tropika Terbesar Dunia
  5. Ingin Makan Buah Gratis? Datanglah ke Acara Fruit Indonesia 2016 di Senayan
#Buah #YLKI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Hak Konsumen Terganggu Imbas Listrik Padam, YLKI Minta Prabowo Turun Tangan
YLKI mendesak Prabowo turun tangan atas pemadaman listrik bergilir di Indonesia. Gangguan listrik dinilai merugikan konsumen dan perlu evaluasi menyeluruh.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Hak Konsumen Terganggu Imbas Listrik Padam, YLKI Minta Prabowo Turun Tangan
Indonesia
Mati Listrik Sumatra, Konsumen Merugi, YLKI Minta PLN Tanggung Jawab
Gangguan kelistrikan tentu menyebabkan kerugian, baik dari PLN maupun masyarakat sebagai konsumen.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Mati Listrik Sumatra, Konsumen Merugi, YLKI Minta PLN Tanggung Jawab
Indonesia
Pasar Induk Kramat Jati yang Tak Pernah Tidur: Menjemput Berkah di Ambang Ramadan 2026
Di saat sebagian besar warga Jakarta masih terlelap dalam mimpi, Pasar Induk Kramat Jati justru sedang berada di puncak nadinya
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Pasar Induk Kramat Jati yang Tak Pernah Tidur: Menjemput Berkah di Ambang Ramadan 2026
Indonesia
YLKI Kritik Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Dinilai Rugikan Pasien Penyakit Kronis
YLKI mengkritik penonaktifan PBI BPJS Kesehatan. Hal itu dinilai merugikan pasien penyakit kronis.
Soffi Amira - Selasa, 10 Februari 2026
YLKI Kritik Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Dinilai Rugikan Pasien Penyakit Kronis
Indonesia
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Masyarakat diminta tidak meremehkan gangguan kesehatan yang muncul secara mendadak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Februari 2026
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Indonesia
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi buah terbuka. Hal itu dilakukan untuk mencegah virus Nipah.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Dunia
Hari Durian Nasional Malaysia Diusulkan Tiap 7 Juli, Bareng Momen Panen Raya
DMA beralasan 7 Juli dipilih sebagai Hari Durian Nasional karena bertepatan dengan puncak musim panen durian di Malaysia.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 November 2025
Hari Durian Nasional Malaysia Diusulkan Tiap 7 Juli, Bareng Momen Panen Raya
Dunia
Durian Diajukan Jadi Buah Nasional Malaysia, Tiap 7 Juli Hari Durian Nasional
DMA juga mengusulkan tanggal 7 Juli sebagai Hari Durian Nasional di Malaysia.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 November 2025
Durian Diajukan Jadi Buah Nasional Malaysia, Tiap 7 Juli Hari Durian Nasional
Indonesia
Aqua Dianggap Bohongi Konsumen soal Sumber Air, YLKI Minta Pemerintah Lakukan Audit
Aqua kini dianggap membohongi konsumen soal sumber air. YLKI pun meminta pemerintah untuk melakukan audit terhadap produsen air minum tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 24 Oktober 2025
Aqua Dianggap Bohongi Konsumen soal Sumber Air, YLKI Minta Pemerintah Lakukan Audit
Indonesia
Harga Beras di Retail Moderen Bisa Capai Rp 130 Per 5 Kilogram, YLKI Pertanyakan Stok Beras Melimpah
YLKI mencatat soal polemik beras, pada sisi konsumen definisi stok beras melimpah seharusnya bukan hanya berada di hulu/gudang saja melainkan harus tersedia di pasaran.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 06 September 2025
Harga Beras di Retail Moderen Bisa Capai Rp 130 Per 5 Kilogram, YLKI Pertanyakan Stok Beras Melimpah
Bagikan