Kuliner

Kemenparekraf Targetkan 4.000 Restoran Indonesia Buka di Luar Negeri pada 2024

Andrew FrancoisAndrew Francois - Rabu, 09 November 2022
Kemenparekraf Targetkan 4.000 Restoran Indonesia Buka di Luar Negeri pada 2024

Program 'Indonesia Spice Up the World' untuk tingkatkan industri kuliner lokal. (Foto: Unsplash/Fahrizal Saugi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBANYAK 4.000 restoran Indonesia ditargetkan bakal hadir di luar negeri pada 2024 mendatang, seperti yang diungkapkan Direktur Tata Kelola Ekonomi Digital Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatof Republik Indonesia (Kemenparekraf) Yuana Rochma Astuti, seperti dilaporkan ANTARA, (9/11).

"Kita akan mengenalkan program pemerintah bernama Indonesia Spice Up the World dengan target hingga 2024 menghadirkan 4.000 restoran Indonesia di luar negeri. Tujuannya ialah memperkenalkan kuliner Nusantara seperti rendang, nasi goreng, sate, soto, dan gado-gado," ungkap Yuana.

Yuana memaparkan tahun ini terjadi perubahan paradigma dalam strategi pengembangan pariwisata yang diharapkan dapat menjadi kunci dalam mengantisipasi gelombang resesi global yang dapat menerpa ekonomi Indonesia tahun depan.

Strategi pertama ialah From City to Countryside yang fokus pada destinasi yang mempromosikan aktivitas outdoor dan berkelanjutan (sustainable) sehingga dapat menyelesaikan isu over tourism capacity. Kedua, Tweak Tourism Policies, yang mengedepankan destinasi nan beragam guna mengurangi kepadatan di suatu destinasi.

Baca juga:

Dukung Keberlanjutan, Kemenparekraf Ingin Tingkatkan Pariwisata 'Hijau'

Kuliner Indonesia dinilai punya potensi besar. (Foto: Unsplash/Damar Handyanjaya)

Ketiga, ialah Switching to Digital Economy, yaitu pelayanan pariwisata dengan beralih ke ekonomi digital. Strategi keempat yakni Inclusive Growth yang menargetkan investasi untuk mengatur pertumbuhan pariwisata yang inklusif dan berkesinambungan.

Terakhir, yakni Sustainable Tourism, yaitu pengembangan pariwisata yang mengarah pada eco-tourism dan mengurangi dampak negatif dari aktivitas pariwisata, seperti sampah, limbah, dan jejak karbon.

Berdasarkan UU No 24 Tahun 2019, ekonomi kreatif (ekraf) merupakan sektor perekonomian yang memiliki nilai tambah dari kekayaan intelektual yang bersumber dari kreativitas manusia berbasis warisan budaya, ilmu pengetahuan, dan teknologi.

Ekraf mencakup 17 subsektor, di antaranya kuliner, kriya, dan fesyen yang menempati posisi paling atas. Sektor yang potensial dioptimalkan yakni gim, animasi, dan aplikasi.

Baca juga:

Kemenparekraf Gandeng ‘Ride Hailing’ untuk Pulihkan Wisata Bali

Restoran Indonesia punya pasar nan potensial di luar negeri. (Foto: Unsplash/shawnanggg)

"Kalau bicara tentang kontribusi ekraf terhadap PDB nasional, kita cukup berbangga hati karena kontribusinya sudah mencapai 7,5 persen. Ekraf Indonsia menempati peringkat ketiga setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan," tukas Yuana.

Untuk ekspor ekraf yang paling tinggi dari produk fesyen yang pada triwulan I 2022 menyumbang sebesar 56,53 persen dari total ekspor ekraf, diikuti produk kriya dan kuliner. Negara tujuan ekspor ekraf terbesar ialah Amerika Serikat dengan USD 3,13 miliar, Swiss dengan USD 1,09 miliar, dan Singapura dengan USD 0,38 miliar.

"Kita juga mempunyai komoditas unggulan untuk rempah seperti lada, pala, cengkih, dan lainnya dengan potensi ekspor yang sangat besar. Ditargetkan, nilai ekspor bumbu dan rempah dapat ditingkatkan sebesar USD 2 miliar dengan negara tujuan seperti Afrika, Australia, Belanda, dan Amerika Serikat," tambahnya. (waf)

Baca juga:

Kemenparekraf Gandeng Huawei untuk Kembangkan Industri Parekraf

#Kuliner #Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Fun
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
CasaLena Jakarta memperkenalkan menu lunch dan dinner terbaru mulai 1 Desember 2025, menghadirkan pengalaman kuliner Latin American Grill yang lebih fokus dan premium.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 November 2025
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
ShowBiz
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Video yang dihapus itu berisi permintaan maaf Chef Paik terkait dengan isu pelanggaran label asal produk, iklan menyesatkan, serta tuduhan penyalahgunaan siaran.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Fun
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Survei SiteMinder 2026 mencatat 59% wisatawan RI menginginkan layanan hotel berbasis AI untuk pengalaman menginap lebih efisien.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Lifestyle
10 Rekomendasi Tempat Wisata Purwokerto Terbaik 2025, Harga Terjangkau!
Temukan 10 tempat wisata terbaik di Purwokerto 2025 dengan detail lengkap, alamat, harga tiket, dan keunggulannya. Liburan seru dan hemat di Purwokerto!
ImanK - Sabtu, 08 November 2025
10 Rekomendasi Tempat Wisata Purwokerto Terbaik 2025, Harga Terjangkau!
Indonesia
Hasil Lab Nyatakan Halal, Bakso Viral di Solo Buka Kembali dan Bagikan 450 Porsi Gratis
ni merupakan perdana bakso Solo buka setelah tutup sejak Senin (3/11).
Dwi Astarini - Jumat, 07 November 2025
Hasil Lab Nyatakan Halal, Bakso Viral di Solo Buka Kembali dan Bagikan 450 Porsi Gratis
Kuliner
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Gastrodiplomacy merupakan strategi kebudayaan dan ekonomi yang memperkenalkan identitas bangsa melalui cita rasa.
Wisnu Cipto - Sabtu, 01 November 2025
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Kuliner
Jamuan ala ‘Bon Appetit, Your Majesty’ di KTT APEC, Menu Khas Korea dengan Sentuhan Modern dan Kemewahan
Hidangan fusion Korea yang disajikan dibuat dari bahan-bahan terbaik dari seluruh Korea
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Jamuan ala ‘Bon Appetit, Your Majesty’ di KTT APEC, Menu Khas Korea dengan Sentuhan Modern dan Kemewahan
Kuliner
Kuah Keju Sensasi Inovasi Baru Menikmati Bakso Tradisional
Bakso Boedjangan menghadirkan inovasi terbaru kuah keju.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Kuah Keju Sensasi Inovasi Baru Menikmati Bakso Tradisional
Kuliner
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Tahun ini, Jakarta Coffe Week memasuki usia satu dekade, menunjukkan aksi progresif.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Bagikan