Kemenkes Tetap Lakukan Surveilans Evaluasi Pelaksanaan PTM

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 September 2021
Kemenkes Tetap Lakukan Surveilans Evaluasi Pelaksanaan PTM

PTM.(Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penutupan sekolah di tengah pandemi COVID-19 telah menurunkan sistem kualitas pendidikan di banyak negara di dunia. Selain itu, dari studi bank dunia, mendapatkan hasil pencapaian years of schooling juga terlihat menurun

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi memperkirakan , bila sekolah terus melaksanakan pembelajaran jarak jauh maka kemungkinan pendapatan di masa depan akan jauh lebih rendah dari kondisi saat ini.

Baca Juga:

Langgar Prokes saat PTM, Ratusan Siswa dan Guru di Solo Dites Swab Antigen

Ia mengatakan, dengan pelaksanaan pembelajaran tatap muka, sekolah harus memastikan telah menyiapkan protokol kesehatan dengan baik di lingkungan sekolah.

Sekolah juga sudah harus mendapatkan izin pembukaan pembelajaran tatap muka, dan pembelajaran tatap muka harus dilakukan atas izin orang tua siswa, yang berarti orang tua juga harus terlibat aktif dalam menyiapkan anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka.

"Kembalinya anak-anak ke sekolah perlu kita lindungi agar tidak tertular COVID-19," ujar Nadia.

Selain dengan menjalankan protokol kesehatan yang tepat, cakupan vaksinasi yang tinggi pada dewasa atau sasaran lainnya juga akan memberikan perlindungan kepada anak-anak.

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid berbicara dalam Siaran Pers PPKM virtual di Jakarta, Rabu (29/9/2021). (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid berbicara dalam Siaran Pers PPKM virtual di Jakarta, Rabu (29/9/2021). (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)

Pemerintah Indonesia juga melakukan surveilans untuk bisa mengevaluasi pelaksanaan dari pembelajaran tatap muka. Hasil evaluasi itu akan digunakan sebagai dasar untuk melanjutkan atau menunda sebuah pembelajaran tatap muka. Itu menjadi bagian dari kewaspadaan pemerintah.

Kepala daerah diharapkan dapat mendukung pelaksanaan strategi surveilans COVID-19 yang terstandar untuk evaluasi pembelajaran tatap muka. Peran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di daerah juga perlu diaktifkan termasuk untuk pelaksanaan surveilans sekolah tersebut.

"Strategi surveilans harus dilakukan bersama-sama dengan pengujian COVID-19 tinggi bagi orang yang bergejala dan pelacakan kontak erat di lingkungan satuan pendidikan," katanya.

Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan, keluarga terkhusus orang tua harus memastikan anak sehat dan memahami untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan baik sebelum mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM).

"Pada saat kita sudah siap memutuskan anak untuk ikut pembelajaran tatap muka, maka orang tua dan seluruh anggota keluarga wajib memastikan anak tersebut fit dan sehat untuk pergi ke sekolah," kata Reisa. (Asp)

Baca Juga:

Ratusan SMA/SMK di DIY Gelar Uji Coba PTM Pekan Depan

#Sekolah #PTM #Sekolah Tatap Muka #Kemenkes
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Enak Nih! Guru Sekolah Garuda Bakal Dapat Rumah Dinas
Selain itu, ada peraturan presiden (perpres) yang mengatur tentang tunjangan bagi guru Sekolah Garuda.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
Enak Nih! Guru Sekolah Garuda Bakal Dapat Rumah Dinas
Indonesia
Kemenkes Keluarkan Aturan Hadapi Krisis Kesehatan
Permenkes menjelaskan tentang partisipasi publik dalam penanganan KLB, wabah, dan krisis kesehatan, mulai dari manajemen, pengendalian faktor risiko, pendanaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Februari 2026
Kemenkes Keluarkan Aturan Hadapi Krisis Kesehatan
Indonesia
Kemenkes Kirim Lagi 396 Tenaga Kesehatan Cadangan ke Aceh, Bekerja Selama14 Hari
Sejak masa tanggap darurat bencana hingga hari ini, sudah lebih dari 1.200 tenaga kesehatan Kemenkes dan Dinkes Aceh diterjunkan ke kabupaten/kota terdampak bencana di Aceh.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Kemenkes Kirim Lagi 396 Tenaga Kesehatan Cadangan ke Aceh, Bekerja Selama14 Hari
Indonesia
Kemenkes Pastikan Belum Ada Temuan Virus Nipah di Indonesia
Virus Nipah telah dikenal sejak 1998 dan hingga saat ini jumlah kasusnya secara global masih terbatas.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Januari 2026
Kemenkes Pastikan Belum Ada Temuan Virus Nipah di Indonesia
Indonesia
Angin Kencang Terjang Cilincing, 51 Rumah dan 1 Sekolah Rusak
Sebanyak 51 rumah dan satu sekolah di Cilincing rusak akibat diterjang angin kencang. Peristiwa itu terjadi pada Senin (26/1) kemarin.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Angin Kencang Terjang Cilincing, 51 Rumah dan 1 Sekolah Rusak
Indonesia
Upacara Bendera di Sekolah Wajib Dilakukan Setiap Hari Senin, Kini Ada Ikrar Pelajar Indonesia
Ikrar Pelajar Indonesia dibacakan setelah pembacaan naskah Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Upacara Bendera di Sekolah Wajib Dilakukan Setiap Hari Senin, Kini Ada Ikrar Pelajar Indonesia
Indonesia
Kemenkes Perluas Program Cek Kesehatan Gratis 2026, Penanganan Medis Kini Ikut Gratis
Kemenkes memperluas program Cek Kesehatan Gratis 2026 dengan penanganan medis gratis pasca-skrining. Berlaku 15 hari dan dilanjutkan lewat BPJS Kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Kemenkes Perluas Program Cek Kesehatan Gratis 2026, Penanganan Medis Kini Ikut Gratis
Indonesia
1 Tahun Berjalan, 55% Rakyat Indonesia Belum Tahu Ada Program Cek Kesehatan Gratis
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan sepanjang tahun 2025, tercatat 70 juta masyarakat Indonesia telah mengikuti cek kesehatan gratis (CKG).
Wisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
1 Tahun Berjalan, 55% Rakyat Indonesia Belum Tahu Ada Program Cek Kesehatan Gratis
Indonesia
DPR Minta Guru dan Murid Korban Bencana Tak Sekadar Dibangunkan Gedung, Tapi Dipulihkan Mentalnya
Trauma mendalam akibat bencana dapat menghambat perkembangan intelektual anak jika tidak ditangani oleh tenaga ahli
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
DPR Minta Guru dan Murid Korban Bencana Tak Sekadar Dibangunkan Gedung, Tapi Dipulihkan Mentalnya
Indonesia
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Ia menekankan bahwa pemerintah harus hadir dengan bantuan konkret agar anak-anak tidak berlama-lama terjebak dalam situasi pendidikan yang tidak layak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Bagikan