Kemenag Larang Warga Minta Sumbangan di Jalan

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Sabtu, 17 Juni 2017
Kemenag Larang Warga Minta Sumbangan di Jalan

Kepala Kantor Kemenag Padang, Japeri (kedua kiri). ( ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Padang, Sumetera Barat, Japeri melarang masyarakat meminta sumbangan di jalan-jalan di kota itu sewaktu liburan perayaan Idul Fitri 1438 Hijriah.

"Kami melarang tindakan tersebut karena mengganggu lalu lintas kendaraan yang melintas di kota ini," kata Japeri di Padang, Sabtu (17/6).

Selain itu, menurutnya tata cara meminta sumbangan di jalan seperti itu tidak diperkenankan. Masih banyak cara lain yang bisa digunakan oleh masyarakat atau pengurus masjid untuk mengumpulkan dana.

"Kita mengimbau agar masyarakat jangan melakukan hal itu, meskipun jumlah kendaraan yang melintas lebih banyak daripada hari-hari biasa," tambahnya.

Ia mengemukakan banyaknya perantau yang pulang ke kampung halaman membuat sebagian besar pengurus masjid atau masyarakat mencoba mengumpulkan dana di jalan raya.

"Baik itu untuk pembangunan masjid, pelaksanaan MTQ atau perbaikan jalan secara manual, namun sebaiknya jangan dilakukan karena bisa mengganggu ketertiban berlalu lintas," ujar dia.

Dirinya akan berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Padang untuk mengingatkan masyarakat yang tetap melakukan pemungutan sumbangan di jalan-jalan yang ada di kota itu.

"Kami hanya bisa mengeluarkan imbauan terkait pengawasan dan penindakan kami akan minta bantuan Satpol PP," sebutnya.

Sementara Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang, Duski Samad mengatakan pihaknya juga telah memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak meminta sumbangan di jalan-jalan sewaktu libur lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah.

Menurutnya hal tersebut akan menjatuhkan martabat umat yang seakan-akan tidak mampu untuk mengumpulkan dana untuk kegiatan keagamaan.

"Ada cara-cara yang telah ditentukan misalnya melalui badan amil zakat, lembaga kemanusiaan atau mengumpulkan donasi dari jamaah," tegasnya.

Ia menambahkan Islam mengajarkan agar berbuat baik dan tidak mengganggu ketertiban umum. Ia mencontohkan dalam hadist Nabi Muhammad memberikan contoh, apabila ada duri di tengah jalan maka duri itu harus disingkirkan agar tidak ada orang lain yang terkena duri tersebut.

"Seharusnya masyarakat juga memfasilitasi orang yang melintas di lingkungan mereka, jangan malah menghambat dengan cara meminta-minta sumbangan," ujar dia.

Sumber: ANTARA

#Kemenag #Sumatera Barat #Zakat #Zakat Fitrah
Bagikan
Ditulis Oleh

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu

Berita Terkait

Lifestyle
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Musisi asal Sumatera Barat, Miya Maharani yang dikenal dengan nama panggung Bumiy, merilis lagu berjudul “Hati Bertali”, sebagai ruang perenungan sekaligus penguat perasaan bagi mereka yang mengalami perpisahan
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Indonesia
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Tindakan tersebut dinilai merupakan pelanggaran serius terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) yang harus diusut hingga ke akar permasalahannya.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Indonesia
Badan Geologi Jelaskan Asal Mula Sinkhole di Limapuluh Kota, Sumbar, tak Terjadi Tiba-Tiba
Amblesan tersebut terjadi akibat proses erosi buluh atau pengikisan tanah oleh aliran air bawah permukaan.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Badan Geologi Jelaskan Asal Mula Sinkhole di Limapuluh Kota, Sumbar, tak Terjadi Tiba-Tiba
Indonesia
Banjir Bandang Terjang Pasar Maninjau Agam, 40 Rumah Terdampak
Setidaknya ada 200 orang mengungsi ke musala, rumah keluarga, dan fasilitas pemerintah.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Banjir Bandang Terjang Pasar Maninjau Agam, 40 Rumah Terdampak
Indonesia
Hutan di Sumbar Kian Menyusut, DPR Desak Rehabilitasi Hutan Bukit Barisan
Hutan di Sumatera Barat kini kian menyusut. DPR pun mendesak adanya rehabilitasi Hutan Bukit Barisan.
Soffi Amira - Rabu, 17 Desember 2025
Hutan di Sumbar Kian Menyusut, DPR Desak Rehabilitasi Hutan Bukit Barisan
Indonesia
Kabupaten Agam dan Pesisir Selatan Sumbar Belum Dialiri Listrik, Kapolda: Akses Jalan Terputus dan Potensi Bencana Susulan
Ada tujuh titik yang belum dialiri listrik, 6 di antaranya Kabupaten Agam dan satu di Kabupaten Pesisir Selatan
Frengky Aruan - Minggu, 07 Desember 2025
Kabupaten Agam dan Pesisir Selatan Sumbar Belum Dialiri Listrik, Kapolda: Akses Jalan Terputus dan Potensi Bencana Susulan
Indonesia
Sungai di Agam Sumbar Meluap Lagi, Jembatan Darurat Buatan TNI-Polri Hanyut
Jembatan darurat itu hanyut terbawa arus akibat hujan deras yang berlangsung sekitar satu jam membuat air sungai langsung membesar.
Wisnu Cipto - Sabtu, 06 Desember 2025
Sungai di Agam Sumbar Meluap Lagi, Jembatan Darurat Buatan TNI-Polri Hanyut
Indonesia
Gunung Marapi Sumbar Erupsi, Kabupaten Agam Terdampak Abu Vulkanis
Kecamatan Baso dan Kecamatan Canduang di Kabupaten Agam menjadi dua daerah yang terpapar kabut abu vulkanis ini.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Desember 2025
Gunung Marapi Sumbar Erupsi, Kabupaten Agam Terdampak Abu Vulkanis
Indonesia
Waspadai Ancaman Banjir Rob Pesisir Sumbar 3-7 Desember
BMKG mengimbau masyarakat di tepi pantai atau wilayah pesisir Sumbar dan Mentawai agar tetap waspada
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
 Waspadai Ancaman Banjir Rob Pesisir Sumbar 3-7 Desember
Indonesia
Gubernur Sumbar Instruksikan Manfaatkan Kunjungan Pejabat Pusat untuk Korban Banjir
Gubernur menyebutkan sejak Jumat (28/11), sejumlah pejabat pusat telah mulai berdatangan ke Sumbar untuk melihat langsung dampak bencana.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Desember 2025
Gubernur Sumbar Instruksikan Manfaatkan Kunjungan Pejabat Pusat untuk Korban Banjir
Bagikan