Kemenag Dinilai Kurang Terbuka kepada Pers dan Publik

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 11 September 2020
Kemenag Dinilai Kurang Terbuka kepada Pers dan Publik

Menteri Agama Fachrul Razi di halaman Istana Negara, Jakarta. (ANTARA/Bayu Prasetyo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementrian Agama (Kemenag) kembali menjadi sorotan publik karena kerap mengeluarkan pernyataan dan kebijakan yang kontroversial. Kemenag juga dinilai kurang terbuka kepada insan pers dan publik.

Banyak insan pers yang mengeluh karena sulit mewawancara sebagian besar pejabat Kemenag. Hal ini yang menjadi indikasi kurang terbukanya Kemenag kepada publik.

Seorang wartawan senior yang bertugas meliput berbagai isu, program dan kebijakan Kemenag juga mengakui sulitnya berkomunikasi dengan sebagian pejabat Kemenag. Menurutnya, selama bertugas di Kemenag, sejumlah pejabat di sana kurang komunikatif.

Baca Juga:

Penjelasan Kemenag Soal Pernyataan Fachrul Razi Radikalisme Disebar Orang 'Good Looking'

"Itu sudah berlangsung lama. Beberapa pejabat di sana (Kemenag) sangat sulit dihubungi ketika ingin kami wawancarai," kata wartawan itu, yang tidak ingin disebut namanya, di Jakarta, Jumat (11/9).

Sejak era Menteri Lukman Hakim Saifuddin, Kemenag sudah meniadakan ruangan wartawan atau press room. Kebijakan Kemenag ini juga menuai protes dari banyak wartawan.

Dugaan Kemenag tidak terbuka kepada insan pers dan publik semakin menguat terlebih pejabat-pejabat Kemenag banyak yang sulit dihubungi untuk diwawancara.

"Jadi kita di sini kayak rombongan liar, tidak ada fasilitas press room. Mereka (Humas Kemenag) beralasan kalau di sana tidak ada wartawan, padahal kami minim informasi agenda kegiatan Kemenag," ujar wartawan lainnya berinisial BA.

Menteri Agama Fachrul Razi rapat kerja di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2020) ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Menteri Agama Fachrul Razi rapat kerja di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2020) ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Sebenarnya para jurnalis yang bertugas di Kemenag tidak diam dengan kondisi tersebut. Mereka sudah berusaha untuk memberikan masukan kepada Humas Kemenag agar Kemenag terbuka kepada insan pers dan publik.

"Tapi apa yang kami lakukan seakan tidak mereka pedulikan, seperti mereka punya agenda sendiri, di era keterbukaan informasi seperti sekarang ini, masih ada lembaga negara yang seperti ini," kata HAM, seorang wartawan media cetak.

Meskipun pejabat di Kemenag kurang terbuka, namun wartawan yang biasa meliput di Kemenag tetap ingin lembaga tersebut menjadi lembaga yang betul-betul menjalankan slogannya yaitu "Ikhlas Beramal".

"Yang paling sulit dihubungi itu menurut kita Dirjen Haji dan Umrah, itu sudah dari dulu. Bagaimana mungkin seorang Dirjen Haji dan Umrah yang begitu penting mengurus persoalan haji, sangat sulit dikontak apalagi diwawancara. Kami berharap ada perubahan pola komunikasi di Kemenag, agar lebih baik kedepannya," kata BU menambahkan.

Baca Juga:

Kemenag Pastikan Tak Potong Dana BOS Madrasah dan Pesantren

Kemenag dengan cakupan tanggung jawab besar seharusnya mampu menyajikan informasi yang tepat kepada masyarakat. Proses penyampaian pesan yang hanya satu arah sama saja dengan menutup diri, padahal saat ini merupakan era masyarakat informasi.

"Saluran informasi yang tidak sampai kepada masyarakat dengan baik, ditambah pernyataan Menag Fachrul Razi yang terus mengangkat isu radikalisme, semakin menambah citra buruk Kemenag," kata AZR, wartawan media online.

Sebelumnya, dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI. Para anggota dewan juga mencecar pola komunikasi yang dilakukan oleh pejabat di Kemenag. Salah satu kritik datang dari anggota Komisi VIII, Iskan Qolba Lubis yang mempertanyakan peranan Kehumasan di Kemenag.

Menurut Iskan, kurangnya peran kehumasan ini penyebab menteri agama kerap melontarkan pernyataan kontroversial. (Pon)

Baca Juga:

Kemenag Solo Bolehkan Salat Idul Adha di Lapangan

#Kementerian Agama
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kemenag Sebut Menteri Agama Mundur dari Jabatannya Hoaks
Isu mundurnya Menag pertama kali dipublikasikan salah satu media online.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Kemenag Sebut Menteri Agama Mundur dari Jabatannya Hoaks
Indonesia
Gus Yaqut Jalani Sidang Perdana Kasus Korupsi Kuota Haji, Siap Hadapi Proses Hukum
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi kuota haji di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (11/8).
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Gus Yaqut Jalani Sidang Perdana Kasus Korupsi Kuota Haji, Siap Hadapi Proses Hukum
Indonesia
Begini Materi Terkait LGBTQ Yang Bakal Diajarkan ke Siswa Kelas IV SD sampai SMA
Sehingga anak-anak memiliki pemahaman dan dapat memberikan respons yang tepat agar tidak terjebak dalam gerakan-gerakan penyebaran budaya LGBTQ
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Begini Materi Terkait LGBTQ Yang Bakal Diajarkan ke Siswa Kelas IV SD sampai SMA
Indonesia
Kemenag Verifikasi Arah Kiblat di 725.669 Lokasi Lewat Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026
Sebanyak 725.669 lokasi mengikuti Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026. Kemenag memanfaatkan fenomena Rashdul Qiblat untuk memverifikasi arah kiblat.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Kemenag Verifikasi Arah Kiblat di 725.669 Lokasi Lewat Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026
Indonesia
Kemenag Rancang Program Sistematis Tangkal LGBTQ, Salah Satunya lewat Bimbingan Perkawinan
Dalam upaya mencegah penyebaran budaya LGBTQ, ada sejumlah peran penting yang bisa diambil Kementerian Agama.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Kemenag Rancang Program Sistematis Tangkal LGBTQ, Salah Satunya lewat Bimbingan Perkawinan
Indonesia
Kemenag Tegaskan LGBTQ Dilarang dalam Pandangan Semua Agama
Kemenag memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk menindaklanjuti amanah Perpres No 111 Tahun 2025.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Kemenag Tegaskan LGBTQ Dilarang dalam Pandangan Semua Agama
Indonesia
Tindak Lanjuti Perpres Prabowo, Kemenag Susun Kurikulum Anti LGBT Pelajaran Agama SD-Kampus
Wamenag Romo Muhammad Syafi’i menegaskan materi pencegahan budaya LGBTQ akan masuk ke kurikulum pendidikan agama dari SD hingga perguruan tinggi, sesuai Perpres 111/2025.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Tindak Lanjuti Perpres Prabowo, Kemenag Susun Kurikulum Anti LGBT Pelajaran Agama SD-Kampus
Indonesia
Kemenag Tegaskan Perpres Anti LGBT Didukung Tokoh Semua Agama di RI
Wamenag Romo Muhammad Syafi’i menegaskan Perpres 111/2025 tentang pencegahan LGBT didukung semua agama di Indonesia. Kemenag siapkan edukasi resmi berbasis nilai agama, Pancasila, dan UUD 1945.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenag Tegaskan Perpres Anti LGBT Didukung Tokoh Semua Agama di RI
Indonesia
Direktorat Baru di Kementerian Agama Kelola Rp 4,5 Triliun Dana Bagi Pesantren
sejauh ini dari sekitar 1.900 pesantren di Aceh, hanya 87 pesantren mendapatkan biaya operasional dengan jumlah berkisar Rp 7 juta hingga Rp 10 juta per tahun.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 25 Juni 2026
Direktorat Baru di Kementerian Agama Kelola Rp 4,5 Triliun Dana Bagi Pesantren
Indonesia
KPK Buka Peluang Panggil Pansus Haji DPR dalam Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
KPK membuka peluang memanggil Pansus Haji DPR dalam penyidikan dugaan korupsi kuota haji 2023-2024. Dalami dugaan aliran dana dari Kemenag ke Pansus Haji.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
KPK Buka Peluang Panggil Pansus Haji DPR dalam Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Bagikan