Kemenag Solo Bolehkan Salat Idul Adha di Lapangan

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 23 Juli 2020
Kemenag Solo Bolehkan Salat Idul Adha di Lapangan

Plt Kepala Kemenag Solo, Rosyid Ali Safitri, Rabu (22/7). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Kementerian Agama (Kemenag) Solo, Jawa Tengah memperbolehkan umat Islam melaksanakan Salat Idul Adha di masjid, musala, dan lapangan.

Kebijakan tersebut sedikit berbeda dengan kebijakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah yang melarang pelaksaan Salat Idul Adha di lapangan terbuka karena sulit menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga

Jelang Idul Adha, Harga Hewan Kurban Melonjak Tajam

Plt Kepala Kemenag Solo, Rosyid Ali Safitri, mengatakan pihaknya pada Hari Raya Kurban 1441 H memperbolehkan umat Islam mengadakan salat Idul Adha di masjid, musala, dan lapangan. Namun demikian, penerapan protokol kesehatan penanganan COVID-19 tetap harus diterapkan.

"Salat Idul Adha di masjid, musala, dan lapangan kami izinkan. Namun, dengan catatan, jemaah hanya warga sekitar lokasi pelaksanaan salat," ujar Rosyid, Rabu (22/7).

Hewan kurban sapi bantuan dari masyarakat diberikan di Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningkat. (MP/Ismail)
Hewan kurban sapi bantuan dari masyarakat diberikan di Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningkat. (MP/Ismail)

Ia meminta para takmir mengawasi sendiri jamaahnya. Kalau mendapati ada orang luar kampung segera menertibkannya. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus COVID-19.

"Mereka sendiri yang tahu warganya siapa. Jangan lupa tetap harus dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat," kata dia.

Untuk penentuan imam dan khatib, lanjut dia, juga diwajibkan dari warga sekitar masjid. Ia menganjurkan agar khotbah Idul Adha dilaksanakan dengan singkat dan harus disisipkan tentang tema pencegahan penyebaran COVID-19.

Demikian dengan tata cara pedoman penyembelihan hewan kurban, lanjut dia, diwajibkan berkoordinasi dengan Ketua Gugus Tugas COVID-19 Solo. Sedangkan, terkait dengan penyembelihan hewan kurban, diperbolehkan dilaksanakan di luar ruang.

Baca Juga

Umat Islam Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Saat Salat Idul Adha

"Penyembelihan hewan kurban diharapkan dilakukan di ruang tertutup dan steril, dengan jumlah petugas penyembelih dibatasi. Jangan sampai jadi tontonan dan menimbulkan kerumunan," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Idul Adha #Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Menegaskan kasus tersebut berjalan sebelum Ahmad Ali masuk PSI.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Indonesia
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Kebijakan tersebut berlaku bagi rumah ibadah yang mengalami peralihan hak untuk kepentingan keagamaan dan sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Indonesia
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Budi mengaku tujuannya datang ke Solo untuk mengundang ke acara podcast The Johan Budi Untold Stories.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Salat istisqa tersebut dilakukan di tengah musim kemarau panjang dan kebakaran TPA Putri Cempo yang belum padam
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Indonesia
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
PB XIV Hangabehi resmi dikukuhkan sebagai penerus PB XIII lewat upacara jumenengan. Sebelumnya Purbaya sudah mendeklarasikan diri sebagai PB XIV. Konflik daualisme kepemimpinan makin rumit.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
Indonesia
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Pelaksanaan water bombing difokuskan pada sisi timur TPA Putri Cempo yang masih mengeluarkan asap.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Indonesia
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Pemadaman dibantu menggunakan water bombing yang akan dilakukan mulai Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Indonesia
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Gas metana merupakan salah satu penyebab kebakaran dan ada bahan yang mudah terbakar.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Indonesia
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Sejumlah titik api yang sebelumnya berkobar mulai padam. Kepulan asap membumbung tinggi ditiup angin masih terlihat di lokasi kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Ada dua RW yang berpotensi terdampak apabila kebakaran terus meluas dan sulit dipadamkan.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Bagikan