Kemarau Panjang Bikin Air Langka, JHL Foundation Bantu Warga Cicalengka

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 01 November 2023
Kemarau Panjang Bikin Air Langka, JHL Foundation Bantu Warga Cicalengka

JHL Foundation melakukan bakti sosial di Kampung Ciakar, Desa Cicalengka. (Foto: Side.Id/Prasso)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUSIM kemarau panjang melanda berbagai wilayah Indonesia. Termasuk pula Kampung Ciakar, Desa Cicalengka, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Akibatnya, sejumlah warga setempat menderita. Sumur mereka kering. Air pun jadi langka. Aktivitas mereka terganggu.

Merespons kondisi tersebut, JHL Foundation memberikan bantuan kepada warga setempat agar dapat mengakses air untuk keperluan sehari-hari. Sejumlah titik pengeboran pun disiapkan untuk menjadi sumber air bagi warga.

“Hari ini kita ada bakti sosial pengeboran sumur air untuk masyarakat di wilayah Cicalengka yang mengalami kekeringan. Ini baru tempat pertama, besok kita akan ada pengeboran juga dekat sini, masih di Desa Cicalengka juga,” kata Fajrin, Ketua Pelaksana Kegiatan JHL Foundation, kepada Merahputih.com, Rabu (1/11).

Baca juga:

Herloom Serviced Residence Berkonsep Hotel Bintang Empat dan Pet-Friendly

Pengeboran sumur air sudah dilakukan sejak pukul 07.00 wib. (Foto: Side.id/Prasso)
Pengeboran sumur air sudah dilakukan sejak pukul 07.00 wib. (Foto: Side.id/Prasso)

“Ini kan termasuk musibah. Dari pihak JHL Foundation, apa pun musibahnya pasti kita bantu tanpa embel-embel apa pun,” lanjut Fajrin.

Pengeboran sumur air di Kampung Ciakar sudah dilakukan sejak pukul 07.00 WIB dan masih berlangsung hingga pukul 16.00 WIB tadi. Fajrin mengatakan masih ada dua titik lagi untuk pengeboran.

“Setelah itu nanti di Senin, kita akan lanjut ke tujuh titik yang ada di Tanjung Lesung,” sambung Fajrin.

Bakti sosial yang dilakukan oleh JHL Foundation ini beroleh apresiasi dari Yusuf, salah satu perangkat Desa Cicalengka.

Ia mengatakan, masyarakat sangat terbantu berkat pengeboran sumur ini. Musim kemarau dan kekeringan menyebabkan warga harus berjalan kurang lebih 500 meter untuk mendapatkan air bersih.

Baca juga:

Rayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, Carstensz Mall Gelar Cosplay Costume Nusantara

Langkah ini diharapkan dapat membantu warga sekitar mendapatkan air bersih. (Foto: Side.id/Prasso)
Langkah ini diharapkan dapat membantu warga sekitar mendapatkan air bersih. (Foto: Side.id/Prasso)

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada JHL Foundation yang tanpa pamrih memberikan bantuannya, khususnya di Desa Cicalengka. Sudah tiga bulan ini kita mengalami kekeringan. Warga harus jalan kaki ke masjid untuk mengambil air buat keperluan mandi, minum, dan cuci piring,” kata Yusuf.

Di musim kemarau ini, lanjut Yusuf, warga saling membantu untuk menguatkan satu sama lain. Ada warga setempat yang tunanetra dan hidup sendirian di rumah. Untuk kebutuhan airnya, warga setempat membantu sang nenek dalam beraktivitas. Terlebih dalam situasi sulit ini.

“Air keran aja enggak nyala. Ember di sini kosong. Air minum juga enggak ada. Di rumah ini kedalaman pipanya 16 meter, tapi air tetap enggak mengalir,” kata Yusuf.

Saidi, Ketua RW 04 Kampung Ciakar Saidi, juga berpendapat serupa Yusuf. Ia mengapresiasi langkah JHL Foundation memberikan bantuan di tengah kesulitan air yang dialami warga.

“Sangat terima kasih sudah membantu masyarakat. Harapannya untuk JHL Foundation, semoga apa pun yang dilakukan lancar dan sukses,” tutup Saidi. (and)

Baca juga:

Bike Enthusiast Ramaikan Grand Opening The Cobbs Bistro Alam Sutera

#JHL Group #Kemarau #Musim Kemarau
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Danau Cinere Mengering, Dasar Danau Dikeruk untuk Menambah Kedalaman
Sejumlah kendaraan melintasi kamera pengawasa tilang elektronik (ETLE) di Jalan Jenderal Sudirman, Kawasan Senayan, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Danau Cinere Mengering, Dasar Danau Dikeruk untuk Menambah Kedalaman
Indonesia
Owner PT RAI Jerry Hermawan Lo Dorong Hilirisasi Kelapa demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Kelapa memiliki potensi ekonomi yang besar karena hampir seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Owner PT RAI Jerry Hermawan Lo Dorong Hilirisasi Kelapa demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Indonesia
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Sebanyak 75,4 juta liter air bersih telah disalurkan ke 33 kabupaten/kota di Jawa Tengah akibat kekeringan. Distribusi menjangkau 2,34 juta jiwa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Berita Foto
Kemarau Panjang, Danau Cinere Berubah Menjadi Hamparan Tanah Kering
Anak-anak berjalan di antara tanah yang retak akibat mengeringnya Danau Cinere di Depok, Jawa Barat, Selasa (23/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 23 September 2026
Kemarau Panjang, Danau Cinere Berubah Menjadi Hamparan Tanah Kering
Indonesia
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Data analisis BMKG menunjukan sebanayk 25 wilayah akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Indonesia
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
BMKG mencatat lebih dari 61 persen wilayah Indonesia masih kemarau. Bantul mengalami 131 hari tanpa hujan, musim hujan diprediksi mulai November-Desember 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
Indonesia
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim hujan pada November-Desember 2026. Awalnya tak serentak dan sejumlah daerah diprediksi terlambat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
Indonesia
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Menyambut World Cleanup Day 2026, JHL Group dan Banksasuci menggelar aksi bersih-bersih Sungai Cisadane lewat program Impactful Ecosystem. Simak aksi selengkapnya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Indonesia
El Nino Ekstrem Kepung NTB, Satwa Endemik Terancam Punah Dilindas Kemarau
El Nino ekstrem hingga Desember 2026 mengancam kepunahan satwa endemik NTB akibat kekeringan parah
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
El Nino Ekstrem Kepung NTB, Satwa Endemik Terancam Punah Dilindas Kemarau
Indonesia
BPBD DKI Ingatkan Potensi Kekeringan, Warga Diminta Hemat Air
Wilayah yang masuk kategori Awas meliputi Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, serta Kabupaten Kepulauan Seribu.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
BPBD DKI Ingatkan Potensi Kekeringan, Warga Diminta Hemat Air
Bagikan