Kelebihan Muatan, Kapal di Afrika Terbalik
Ilustrasi: kecelakaan kapal (ANTARA/Insan Faizin Mubarak)
MerahPutih.com - Sebuah kapal di Afrika yang melintas di Sungai Mpoko dekat Bangui, ibu kota Republik Afrika Tengah (CAR) terbalik. Kapal tersebut tidak seimbang karena diperkirakan kelebihan penumpang.
Akibatnya, 58 orang tewas karena peristiwa tersebut. Demikian menurut laporan media setempat mengutip pernyataan Kepala Perlindungan Sipil Thomas Djimasse, seperti dilansir Antara, Minggu (21/4).
Baca juga:
Menurut Djimasse, kapal tersebut mengangkut lebih dari 300 orang. Kapal dengan ukuran panjang 20 meter dan lebar tiga meter itu memiliki tujuan ke sebuah pemakaman seorang kepala desa.
Kemungkinan besar, kapal tersebut mengalami kecelakaan karena kelebihan muatan. Sejauh ini juga diperkirakan masih ada korban di sungai yang belum ditemukan.
Baca juga:
RI Beli 2 Kapal Patroli Lepas Pantai Italia Rp 20,4 T, Begini Spesifikasinya
“Kami telah mengevakuasi 58 jasad. Kami belum mengetahui berapa jumlah korban yang masih berada di sungai,” kata Djimasse kepada stasiun Radio Guira pada Sabtu.
Operasi pencarian saat ini masih terus dilakukan. Belum ada informasi terbaru mengenai peristiwa ini hingga berita ini diturunkan. (ikh)
Baca juga:
Indonesia Beli 2 Kapal Selam dari Perancis, 1 Bakal Dibuat di PT PAL
Bagikan
Berita Terkait
4 ABK WNI Diculik Bajak Laut di Gabon, Kemlu RI Siapkan Upaya Pembebasan
Indonesia Segera Dapat Kapal Baru dari Jepang, Datang di 2027
Data Dishub DKI Jakarta: Bus Sepi Saat Nataru 2025/2026, Kereta Api dan Angkutan Laut Jadi Favorit
Kapal Wisata di Labuan Bajo Dilarang Berlayar Sampai Pergantian Tahun
Mengharukan! ini Momen Kapal SPPG Antar MBG untuk 951 Anak di Pulau Terpencil
Selain Perkuat Maritim Indonesia, Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Juga Punya Dukung OMSP untuk Bawa Logistik
DPR Sebut KSOP Abaikan Aturan, 2 Kapal Celaka dalam Sekejap Mata
Kacau! Jumlah Penumpang Berbeda dengan Manifes, Nahkoda Kapal KM Barcelona V Menjadi Tersangka
Mengenal Kapal Motor Barcelona yang Terbakar di Perairan Minahasa hingga Tewaskan Sejumlah Penumpang
Banyak Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya Belum Ditemukan, Operasi Pencarian Diperpanjang 7 Hari